Banjir di Lamongan Semakin Meluas, Sudah Genangi 3.842 Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Warga terdampak banjir saat menuntun motornya. SP/JIR
Caption: Warga terdampak banjir saat menuntun motornya. SP/JIR

i

SURABAYA PAGI, Lamongan -Hujan deras yang melanda Lamongan beberapa hari ini cukup berdampak. Bila sebelumnya baru belasan desa yang tergenang, kini sudah mencapai 39 desa, atau sudah menggenangi 3.842 rumah yang tersebar di 6 Kecamatan. 

Dari data yang diperoleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, ke enam Kecamatan yang kini warganya berjibaku dengan banjir adalah,  Kecamatan Karangbinangun dimana ada 1307 rumah yang terendam.  

Selain itu ada Kecamatan Glagah 460 rumah, Kecamatan Deket 293 rumah, Kecamatan Kalitengah 419 rumah, Kecamatan Turi 1313 rumah dan Kecamatan Karanggeneng 50.

"Untuk sementara ini Jumlah rumah yang tergenang akibat banjir kali ini ada 3842 rumah," kata Muslimin, Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Minggu (10/1/2021).

Kondisi ketinggian air di wilayah yang terdampak kata Muslimin juga variatif, antara 20 cm hingga 1 meter. Selain menggenangi rumah banjir kali ini juga menggenangi tempat ibadah, lembaga pendidikan, pondok pesantren, jalan, sawah dan tambak.  

Kerugian atas banjir ini diperkirakan sampai miliaran rupiah. Warga terdampak banjir berharap ada langkah konkret yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk meminimalisir terjadinya perluasan banjir dan kerugian yang dirasakan.

Selain menggenangi pemukiman warga, banjir juga menyebabkan sejumlah tanggul sungai jebol serta merendam lahan tambak dan persawahan."Untuk catatan lahan ikan hampir 6472 hektar tambak ikan," tutur Muslimin.

Untuk menanggulangi banjir tersebut, BPBD Lamongan telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Lamongan untuk menambah pompa air di tiga titik di Kuro, di Melik Kecamatan Kali Tengah dan di Babat.  

"Ini upaya-upaya yang kita lakukan berkoordinasi dengan SDA Kabupaten Lamongan, untuk mengurangi debit air di wilayah yang menjadi kantong air untuk dikeluarkan ke Bengawan Solo," ucapnya. 

Sementara untuk memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol, kata Muslimin, pihaknya juga telah mengirimkan material untuk perbaikan, seperti tiang bambu, karung, terpal dan material lainnya. 

Lebih lanjut Muslimin mengatakan, meski saat ini banjir di Lamongan telah menggenangi ribuan rumah, namun belum ada warga yang diungsikan."Tidak kita lakukan evakuasi ke tempat pengungsian, karena sudah menjadi kebiasaan orang Lamongan terjadi banjir seperti ini, jadi sudah terbiasa," pungkasnya.jir

Berita Terbaru

Usulkan Tambahan Anggaran, DLH Ponorogo Setop ‘Open Dumping’ di TPA Mrican

Usulkan Tambahan Anggaran, DLH Ponorogo Setop ‘Open Dumping’ di TPA Mrican

Rabu, 08 Jul 2026 11:20 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya penghentian sistem pembuangan sampah terbuka (open dumping) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican, Kecamatan…

KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dan Keamanan Selama Perjalanan Kereta Api

KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dan Keamanan Selama Perjalanan Kereta Api

Rabu, 08 Jul 2026 10:52 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Wujud komitmen nyata berkelanjutan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun meningkatkan keselamatan serta keamanan…

Tanggapi Aksi Balap Liar, Pemkab Situbondo Bakal Sanksi Tegas Pelajar yang Terlibat

Tanggapi Aksi Balap Liar, Pemkab Situbondo Bakal Sanksi Tegas Pelajar yang Terlibat

Rabu, 08 Jul 2026 10:46 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menindaklanjuti aksi balap liar yang mulai tidak kondusif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, akan memberi sanksi tegas…

Lewat Konsumsi Protein Hewani, Pemkab Bojonegoro Gencar Tekan Stunting 

Lewat Konsumsi Protein Hewani, Pemkab Bojonegoro Gencar Tekan Stunting 

Rabu, 08 Jul 2026 10:40 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai langkah strategis untuk menekan dan mencegah stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro saat ini tengah gencar…

Berdampak di Perekonomian, Warga Minta Kaji Ulang Rekayasa Satu Arah di Jalan Raya Lontar

Berdampak di Perekonomian, Warga Minta Kaji Ulang Rekayasa Satu Arah di Jalan Raya Lontar

Rabu, 08 Jul 2026 10:33 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinilai berpotensi berdampak pada aktivitas warga dan perekonomian setempat, sejumlah warga meminta Pemerintah Kota Surabaya…

Pemkab Catat per Januari-Juni, Produksi Padi di Situbondo Meningkat Capai 225.736 Ton

Pemkab Catat per Januari-Juni, Produksi Padi di Situbondo Meningkat Capai 225.736 Ton

Rabu, 08 Jul 2026 10:26 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Musim panen padi serentak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, mencatat selama periode Januari-Juni 2026 produksi padi…