Peternak Lele Belum Diperhatikan Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus Dono saat menemui peternak lele di Malang, Minggu (10/1/2021).SP/RKO
Agus Dono saat menemui peternak lele di Malang, Minggu (10/1/2021).SP/RKO

i

SURABAYAPAGI, Malang- Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang bergerak di bidang budidaya Ikan Lele di Jawa Timur ternyata belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Sejumlah peternak Lele pun mengadukan hal ini ke wakil rakyat.

Hal tersebut diungkapkan Agus Dono Wibawanto, anggota DPRD Jawa timur dari Daerah Pemilihan Malang Raya. UMKM budidaya lele di daerah Malang Raya masih mengharapkan adanya bantuan pengembangan usaha. Apalagi sejak Pandemi Covid19 ini penjualan mereka cukup berat untuk bisa bertahan.

“Warga pelaku usaha kecil ini membutuhkan bantuan modal dan alat untuk meningkatkan produksi lele. misalnya dibuat abon dan kerupuk,” jelas Agus Dono, Minggu (10/1/2021). 

Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan, dengan adanya bantuan tersebut, bisa memaksimalkan para pelaku UMKM terutama peternak lele untuk menjawab lesunya perekonomian di tengah pandemic saat ini.

“Covid-19 ini telah menghancurkan perekonomian masyarakat. Ini yang harus bisa ditangkap oleh pemerintah bagaimana caranya membangkitkan kembali ekonomi masyarakat. Segera menggulirkan bantuan apa yang diinginkan masyarakat,” terang pria yang juga pengusaha kopi di Malang Raya ini.

Sementara itu, di sela-sela menggelar kegiatan dengan peternak lele, pria yang juga politisi Partai Demokrat tersebut menyerahkan bantuan sembako untuk para pelaku umkm di Malang Raya.

“Bantuan yang saya berikan diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di tengah perekonomian yang sedang terpuruk saat pandemic,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…