Upah Buruh Tanam Mangrove Disunat Hingga Rp 900 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ibu-ibu penanam mangrove meminta bukti print penerimaan upah.  SP/M.AIDID
Ibu-ibu penanam mangrove meminta bukti print penerimaan upah. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Upah tanam bibit mangrove disunat, puluhan buruh tani di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah Gresik memprotes. Mereka kecewa karena upah yang diterima hanya berkisar Rp 200 ribu sampai Rp 2 juta dari seharusnya Rp 7 juta per petani.

Protes petani kemudian di mediasi pihak pemdes setempat dengan cara mempetemukan para petani dengan pengurus Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Desa Pangkahkulon, sebagai pemilik pekerjaan.

Namun pertemuan mediasi yang dipimpin Sekdes  Fathur Rozi pada Selasa (12/1) lalu juga tidak menemukan solusi alias buntu. Pasalnya, pada pertemuan penting di balai desa tersebut tidak dihadiri oleh Kades Ahmad Fauron, orang yang dianggap bisa menyelesaikan persoalan.

"Rapat hanya dibuatkan berita acara. Yang isinya para petani penanam mangrove dipertemukan dengan pengurus Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas). Padahal, pokok masalahnya sudah jelas. Kembalikan upah petani," kata Fahrur Rozi, warga Desa Pangkahkulon.

Lebih lanjut Fahrur Rozi mengatakan, upah buruh tani penanam mangrove yang dipotong terduga oknum Pokmaswas sangat besar. Yakni sekitar Rp 900 juta.

"Petani seharusnya menerima Rp 7 juta per orang, dengan hitungan Rp 100 ribu per hari dikalikan masa pekerjaan selama 70 hari," ungkapnya.

Tapi faktanya para petani hanya menerima upah Rp 200.000 sampai Rp 2 juta. Ibu-ibu hanya diberi Rp 200.000 dan pekerja laki-laku ada yang diberi upah Rp 2 juta. Misalkan rata-rata uang yang dipotong oknum Pokmaswas  Rp 6 juta dikalikan 150 orang, maka angka yang disunat sudah mencapai Rp 900 juta.

Sampai saat ini, para petani masih menunggu kejelasan Pengurus Pokmaswas yang dimediasi pihak desa. "Kita menunggu kejelasan dari desa dan Pokmaswas," katanya.

Bendahara Pokwasmas Desa Pangkahkulon Wiwin Zulfiyah saat dihubungi awak media melalui pesawat telepon selulernya tidak aktif. 

Sementara, Kepala Desa Pangkahkulon Ahmad Fauron, mengatakan akan memanggil semua pengurus Pokmaswas dan semua pihak yang terlibat. "Nanti kita panggil dulu pihak-pihak yang terlibat. Ada pokmaswas, pengawasnya dan pejabat pembuat komitmen," kata Fauron, dengan singkat. did

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…