Viral Pasien tak Puas Hasil Covid-19, Gleneagles Sudah SOP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Dari kiri, dr. May Fanny Tanzilia., Sp.PK, Dr. dr. Herni Suprapti, M.Kes, dan Michael Subroto, SH.
Dari kiri, dr. May Fanny Tanzilia., Sp.PK, Dr. dr. Herni Suprapti, M.Kes, dan Michael Subroto, SH.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya- Kabar viralnya pasien yang tidak puas dengan hasil pemeriksaan Laboratorium Gleneagles di Jalan TAIS Nasution 5, yang berbeda dengan laboratorium lain membuat manajemen Gleneagles Diagnostic Center angkat bicara.
Tidak hanya itu, pasien tersebut melalui kuasa hukumnya berencana melakukan somasi dan gugatan perdata terkait hasil pasien tersebut terdeteksi Virus SARS-COV-2.

Dikatakan General Manager Gleneagles Diagnostic Centre Surabaya Dr. dr. Herni Suprapti, M.Kes, yang mewakili manajemen laboratorium, bahwa di Laboratorium Gleneagles semua peralatan telah bersertifikasi dan secara rutin dikalibrasi oleh instansi yang memiliki kompetensi dan bersertifikat.

“Demikian juga dengan SDM Gleneagles, memiliki kompetensi dan melaksanakan tugas-tugas sebagai dokter laboran dan analis. Laboratorium Gleneagles memiliki sertifikasi mutu ISO 9001:2015,” ujarnya, Selasa (12/1).

Lanjut Herni, bahwa pihaknya menerapkan SOP yang ketat, sehingga dipastikan hasil pemeriksaan yang dikeluarkan Laboratorium Gleneagles khususnya untuk kasus di atas dapat dipertangungjawabkan keakuratannya.

“Apabila ada pertanyaan mengenai hasil pemeriksaan laboratorium maka hendaknya dikonsultasikan dengan dokter yang merawatnya,” tambah Dr. dr. Herni Suprapti, M.Kes.

Sebenarnya kalau metodenya berbeda dan gen yang diperiksa berbeda, selalu ada kemungkinan hasil antar laboratorium tidak sama. Juga adanya perbedaan viral load pada setiap pemeriksaan terutama pada kondisi sekitar ambang batas deteksi.

“Hasil positif atau berbeda hari menjadi negatif dan/atau sebaliknya mungkin saja dapat terjadi. Saya sebagai klinisi menghimbau sekaligus sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, yang paling penting adalah misalnya saya positif, apa yang harus saya lakukan. Tidak ada gejala, dan tidak demam serta batuk. Saya akan isolasi mandiri. Sebaliknya, saya merasa tidak ada gejala tetapi sebenarnya saya positif, dan senang-senang, ke mal padahal membawa virus serta potensi menyebarkannya ini yg tidak bijak pungkas Dr. dr. Herni Suprapti, M.Kes.

Sementara itu, dr. May Fanny Tanzilia, SpPK (dokter Spesialis Patologi Klinik) selaku penanggungjawab laboratorium menyatakan bahwa hingga sekarang tidak ada konfirmasi atau komplain hasil terkait berita yang beredar di media sosial.

Tambah May Fanny, bicara secara keilmuan dan bukan kasus pasien yang viral di medsos bahwa terdapat beberapa penyebab dan faktor yang bisa menyebabkan hasil di satu lab berbeda dengan hasil lab lain, dan ini hal yang sering terjadi.

“ Terdapat tiga tahapan dalam suatu proses laboratorium yaitu pre analitik, analitik, dan post analitik yang dapat mempengaruhi hasil laboratorium. Apabila masing-masing tahapan tersebut sudah dilakukan sesuai prosedur, maka hasil dapat dipertanggungjawabkan. ” ujarnya.

“ Perbedaan hasil itu sangat mungkin terjadi. Yang penting laboratorium sudah melakukan sesuai prosedur,” jelasnya.

Perbedaan hasil bisa saja terjadi dari faktor perbedaan alat, perbedaan reagent, dan lain sebagainya. Untuk itu, lanjut May Fanny, berdasarkan bukti ilmiah, hasil dari satu lab, tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan lab yang lain.

“Semua dikembalikan kepada kondisi klinis pasien, riwayat perjalanan penyakit, dan sebagainya dan dilakukan oleh dokter. Hasil laboratorium adalah penunjang diagnostik,” pungkas May Fanny.

Sedangkan Michael Subroto,SH., legal Laboratorium Gleneagles menambahkan, bahwa dirinya saat ini masih menunggu rencana somasi dan gugatan perdata yang akan diajukan oleh advokat pasien tersebut sesuai dengan pemberitaan yang ada di medsos.

“Tentunya kita nanti akan melihat dan menunggu, dan sementara ini yang timbul di luar adalah masih pernyataan-pernyataan melalui media. dan kemudian dari sisi advokat beliau ada pernyataan akan melakukan somasi dan gugatan secara perdata, jadi seandai mereka begitu kita akan menanggapi,” jelasnya.

Disinggung soal tindakan ITE, Michael masih mempelajarinya. “Secara bidang hukum kita melihat dari banyak sisi dan aturan undang2 kalau mengarah dari hal itu (UU ITE) kita akan pelajari. Jika memenuhi semua unsurnya, kita akan lakukan (somasi/laporan pidana/gugatan perdata)” pungkas Michael.sem

Berita Terbaru

4.653 Penerima Bansos di Tulungagung Terindikasi Aktivitas Judol Daring

4.653 Penerima Bansos di Tulungagung Terindikasi Aktivitas Judol Daring

Minggu, 01 Nov 2026 13:48 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Berdasarkan data Kementerian Sosial selama 10 bulan terakhir, sebanyak 4.653 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial di…

Pemkot Probolinggo Perkuat Branding Kota Mangga Lewat Mango Carnival 2026

Pemkot Probolinggo Perkuat Branding Kota Mangga Lewat Mango Carnival 2026

Minggu, 01 Nov 2026 13:39 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penyelenggaraan Mango Carnival of Indonesia 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo semakin memperkuat branding…

Harga Gabah Jombang Masih Tinggi di Tengah Peralihan ke Musim Penghujan

Harga Gabah Jombang Masih Tinggi di Tengah Peralihan ke Musim Penghujan

Minggu, 01 Nov 2026 13:30 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah peralihan musim penghujan, harga gabah di Kabupaten Jombang masih bertahan di angka yang tinggi. Tak hanya itu, tingginya…

Desa Wisata Bunga di Kota Batu, Beragam Tanaman Hias Bisa Dibawa Pulang

Desa Wisata Bunga di Kota Batu, Beragam Tanaman Hias Bisa Dibawa Pulang

Minggu, 01 Nov 2026 13:23 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Kawasan budidaya bunga tersebar di sejumlah wilayah di Kota Batu. Tiga di antaranya berada di Desa Gunungsari, Kelurahan Dadaprejo,…

Bupati Sumenep Pidato Bahasa Madura di Puncak Hari Jadi ke-757, 16 Penghargaan Jadi Kado Istimewa

Bupati Sumenep Pidato Bahasa Madura di Puncak Hari Jadi ke-757, 16 Penghargaan Jadi Kado Istimewa

Minggu, 01 Nov 2026 12:52 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Puncak Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep berlangsung unik dan berbeda. Upacara yang digelar di depan Masjid Jamik…

Perkuat KDMP, Pemkab Bojonegoro Dorong Peningkatan Kapasitas Pengurus

Perkuat KDMP, Pemkab Bojonegoro Dorong Peningkatan Kapasitas Pengurus

Minggu, 01 Nov 2026 12:47 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Guna memperkuat kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro…