Satgas Covid-19 Jatim akan Beri Sanksi Gleneagles Diagnostic Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Clara, dua kali tes Swab (second opinion) ke Mitra Keluarga dan Nasional Hospital, hasilnya negatif.
Clara, dua kali tes Swab (second opinion) ke Mitra Keluarga dan Nasional Hospital, hasilnya negatif.

i

 

Dinkes Diminta Efektifkan Kontrol pada Laboratorium yang Berpotensi Menyalahgunakan Hasil Tes Swab

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Clara Cynthia Dewi, 26 tahun, warga Perum Dian Istana D2 No 21 Surabaya, sejak Jumat (8/1/2021) mengalami beban pikiran yang berat. Pasalnya, setelah menjalani Swab tes di Gleneagles Diagnostic Jalan Taman AIS Nasution Nomor 5, Embong Macan Surabaya, anak pengusaha Jimmy ini dinyatakan positif Covid-19. Namun, keesokan harinya tes swab ulang di Mitra Keluarga Satelit, justru negatif.

Atas hal ini pengusaha Jimmy, tak terima bila anaknya mendapat perlakuan yang tidak professional dari klinik  ini. Pasalnya, dihari esok dan lusanya, Clara dan suaminya, melakukan tes swab secon opinion di Mitra Keluarga dan National Hospital Surabaya, hasilnya negatif.

“Kami sekeluarga gelisah. Clara kita isolasikan mandiri di sebuah hotel, karena semua rumah sakit rujukan menolak merawat Clara. Kini kita akan gugat perusahaan. Termasuk Kemenkes juga, gimana pengawasannya. Mending ditutup saja,” kata Jimmy.

Kekeliruan tes Swab yang dilakukan Gleneagles Diagnostic Surabaya, direspon oleh tim Satgas Covid-19 Jatim. Menurutnya, bila laboratorium atau lembaga yang menyalahgunakan swab test, akan diberikan sanksi oleh Dinas Kesehatan terkait.

“Laboratorium atau lembaga yang menyalahgunakan swab test harus mendapatkan sanksi. Karena di kala pandemi, sangat tidak manusiawi memanfaatkan hal tersebut. Jadi Dinas Kesehatan harus mengambil tindakan tegas dan menelusuri hal ini," ungkap dr. Makhyan Jibril, tim Satgas Kuratif Covid-19 Jawa Timur, Minggu (10/1/2021).

Hal ini tertuang pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 411/Menkes/PER/III/2010 tentang Laboratorium Klinik. Pada Bab VIII, terkait Pembinaan dan Pengawasan, Pasal 31, dijelaskan, bahwa bila laboratorium melakukan pelanggaran dengan menyalahgunakan sebagai laboratorium Kesehatan. Mulai Kementerian Kesehatan hingga Dinas Kesehatan harus memberikan teguran hingga pencabutan izin.

“(1) Menteri, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan laboratorium klinik dengan mengikutsertakan tenaga yang kompeten dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan atau Balai Laboratorium Kesehatan, organisasi profesi, dan asosiasi laboratorium kesehatan. (2)Dalam rangka pembinaan dan pengawasan, Menteri, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangan masing-masing dapat mengambil tindakan administratif. (3)Tindakan administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat berupa: a.teguran lisan; b.teguran tertulis; atau c.pencabutan izin.”

 “Jadi bila dalam penelusuran, melanggar berat. Tegurannya bisa dari teguran lisan hingga pencabutan izin,” katanya.

Tidak hanya itu, tambah Jibril, Dinas Kesehatan juga harus memperhatikan pergerakan dari beberapa laboratorium. Hal itu tentu menjadi salah satu cara untuk melakukan kontrol pada laboratorium yang berpotensi menyalahgunakan hasil tes swab.

 “Untuk mengantisipasi hal itu, Pasien harus tau laboratorium yang memang sudah diakui oleh Kemenkes," tambah Jibril.

 Menurutnya, langkah pemerintah dalam menentukan kebijakan swab test untuk keluar-masuk ke beberapa kota sudah tepat. "Melakukan swab test sebelum berwisata atau bepergian ke luar kota bisa mengantisipasi kenaikan angka positif covid19. Karena mobilisasi juga tentu terbatasi karena itu. Ditambah lagi di setiap perbatasan kota ada check point," pungkasnya.

 

Harus Punya Standart

Terpisah, M. Said Utomo menyoroti, laboratorium klinik Kesehatan, harus memiliki standar yang sesuai terutama saat penyelenggaraan Swab di pandemi Covid-19 ini.

"Laboratorium harus memiliki standart yang tinggi, minimal nasionalis dan telah terakreditasi di LAN (Lembaga Akreditasi Nasional) atau Internasional," ujar Ketua YLPK Jatim, Minggu (10/1/2021).

Pada dasarnya, seorang konsumen memiliki hak-hak normatif paska transaksi atau konsumsi dalam pembelian. "Pelaku usaha wajib memberikan kompensasi atas kerugian akibat penggunaan. Selain itu, juga ganti rugi apabila barang atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian," ujar Said.

Atas dasar itu, Konsumen juga harus mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut," pungkasnya. mbi

Berita Terbaru

Budiono Kawal Penyerahan  Sapi 1,2 Ton dari Presiden Prabowo

Budiono Kawal Penyerahan Sapi 1,2 Ton dari Presiden Prabowo

Selasa, 26 Mei 2026 17:53 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyalurkan sapi kurban berbobot 1,2 ton untuk Pondok Pesantren Modern Al Fatimah…

IIMS Surabaya 2026, Produsen Tawarkan SUV 7-Seater Elektrifikasi untuk Segmen Keluarga

IIMS Surabaya 2026, Produsen Tawarkan SUV 7-Seater Elektrifikasi untuk Segmen Keluarga

Selasa, 26 Mei 2026 17:49 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Segmen kendaraan keluarga berbasis elektrifikasi semakin kompetitif seiring hadirnya berbagai model baru dalam ajang Indonesia I…

Salurkan BLT DBHCHT, Ratusan Buruh Rokok di Bojonegoro Terima Bantuan

Salurkan BLT DBHCHT, Ratusan Buruh Rokok di Bojonegoro Terima Bantuan

Selasa, 26 Mei 2026 17:40 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:40 WIB

SurabayaPagi, Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (…

Momentum Hari Raya Idul Adha Dongkrak Ekonomi Peternak, Stok Jatim Surplus

Momentum Hari Raya Idul Adha Dongkrak Ekonomi Peternak, Stok Jatim Surplus

Selasa, 26 Mei 2026 17:35 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:35 WIB

SurabayaPagi, Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan pengecekan langsung kesiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1…

Surabaya Kian Strategis Jadi Pusat Distribusi Otomotif Kawasan Timur Indonesia

Surabaya Kian Strategis Jadi Pusat Distribusi Otomotif Kawasan Timur Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 17:29 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bridgestone Tire Indonesia kembali berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 yang digelar p…

Terancam Dirumahkan di 2027, Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Gruduk DPRD dan Pemkab Ponorogo 

Terancam Dirumahkan di 2027, Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Gruduk DPRD dan Pemkab Ponorogo 

Selasa, 26 Mei 2026 15:48 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 15:48 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Gelombang keresahan melanda ribuan guru honorer di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebanyak hampir 1.000 guru yang tergabung dalam F…