GTT/PTT SMPN 8 Pasuruan Sambat Dewan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Workshop Peningkatan Kompetensi Desain Pembelajaran Jarak Jauh,  di Masa Pandemi Covid-19  di aula gedung-8 SMPN-8 Kota Pasuruan, Kamis (14/01/21).
Workshop Peningkatan Kompetensi Desain Pembelajaran Jarak Jauh,  di Masa Pandemi Covid-19  di aula gedung-8 SMPN-8 Kota Pasuruan, Kamis (14/01/21).

i

 

SURABAYAPAGI.COM,  Pasuruan - Sejumlah guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) SMPN 8 Kota Pasuruan curhat kepada komisi -1 DPRD Kota Pasuruan. Ada tiga hal yang disampaikannya yaitu, status kepegawaian, honor kecil dan masa kerja. 

Seperti yang disampaikan oleh Suud, selama sepuluh tahun mengabdi sebagai GTT mata pelajaran agama Islam, hingga sekarang  statusnya belum berubah. Honor yang diterima tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup keluarganya. Untuk menambah penghasilannya terpaksa dia menjadi PKL (pedagang kaki lima) berjualan sandal. 

Menurutnya, harapan GTT/PTT adalah menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Suud sendiri pernah mengikuti tes CPNS namun gagal. Gagal menjadi PNS dia berharap masuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tapi sampai kini tanda-tanda penerimaan PPPK  belum jelas kelihatan. 

"Harapan kami GTT/PTT bisa otomatis menjadi pegawai negeri sipil. Namun kami sadari kalau menjadi PNS tidaklah mudah. Sebab, syaratnya juga sangat ketat. Apalagi yang umurnya sudah melebihi ketentuan yakni 35 tahun. Harapannya tinggal di formasi PPPK. Kami mohon kepada bapak anggota dewan agar memperhatikan dan memperjuangkan nasib kami, "ujarnya ketika bertanya kepada anggota DPRD Kota Pasuruan dalam acara Workshop Peningkatan Kompetensi Desain Pembelajaran Jarak Jauh,  di Masa Pandemi Covid-19  di aula gedung-8 SMPN-8 Kota Pasuruan, Kamis(14/01/21). 

Suud menambahkan, untuk saat ini, GTT/PTT yang belum mendapatkan honor dari pemerintah Kota Pasuruan, berharap segera mendapat SK dari walikota. "Kami berharap mendapat SK  dari walikota untuk honorarium GTT/PTT. Namun kami mohon kepada bapak ibu anggota dewan untuk memperjuangkan nasib kami dengan menaikan honor GTT/PTT sesuai UMK Kota Pasuruan, " tutupnya. 

Mendapat curhatan GTT/PTT, Ketua Komisi-1 DPRD Kota Pasuruan Sutirta mengatakan, di forum ini sudah memperoleh informasi terkait masalah yang dialami GTT/PTT dan berjanji akan memperjuangkan aspirasi yang telah diusulkan oleh guru yang bekerja ikhlas ini. Pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah dan mendorongnya melalui penganggaran. Sebab, salah satu fungsinya adalah penganggaran. 

"Komisi -1 menampung semua curhatan GTT/PTT tersebut dan kami akan komunikasikan dengan pemerintah Kota Pasuruan. Kami mendorong melalui anggaran. Namun semuanya butuh proses. Sebab, kami harus melihat kemampuan anggaran daerah, " ucap Sutirta usai acara workshop. 

Kepala sekolah SMPN-8 Kota Pasuruan Mudayani, SPd., MPd., berharap agar curhatan GTT/PTT ditindak lanjuti dan diperjuangkan komisi-1. Menurutnya, masalah GTT/PTT perlu mendapat perhatian khusus dari eksekutif dan legislatif.

"Bagi sekolah, saat ini  menghadapi dilema seiring berkurangnya tenaga pendidik karena purna tugas dan tidak ada pengadaan guru baru, sedangkan kegiatan belajar mengajar jalan terus. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, terpaksa kami harus merekrut tenaga GTT. Disisi lain, pengadaan GTT tidak didukung dengan aturan terkait honorarium nya. Sebab, SK walikota terkait  honorarium GTT/PTT tidak setiap tahun diteken walikota," pungkas Mudayani. dir

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…