Banjir Surut, Warga Lamongan Ganti Dihinggapi Gatal Sampai Flu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir di jalanan Lamongan mulai surut. SP/ DECOM
Banjir di jalanan Lamongan mulai surut. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring surutnya banjir yang terjadi di 7 kecamatan Kabupaten Lamongan, kini warga di Lamongan mulai dihinggapi berbagai penyakit. Seperti gatal, demam, batuk dan flu. Gejala tersebut dikarenakan kondisi air saat banjir yang kotor dan karena sejak banjir, banyak anak-anak sering bermain air.

Menurut keterangan salah satu warga Desa Tiwet Ani Fauziah (48), datangnya penyakit ini dialami warga Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah. Seperti gatal-gatal, demam, batuk dan flu. Masyarakat yang terkena berbagai macam penyakit umumnya melanda anak-anak.

"Kalau penyakit yang dialami warga terdampak banjir gatal-gatal, flu, demam dan batuk, untuk penyakit diare masih belum ada," katanya, Senin (18/1/2021).

Selama ini, jelas dia, kebutuhan air bersih digunakan memasak dan minum membeli air galon di toko. Meski begitu, di desanya sudah berdiri posko kesehatan yang dibangun pemerintah desa.

"Untuk kebutuhan air bersih kami menggunakan air galon. Kalau ada keluhan penyakit kami juga bisa datang ke pos kesehatan," imbuhnya.

Meski banjir berangsur surut, namun aktivitas warga belum kembali normal. Warga masih mengandalkan perahu untuk dijadikan alat transportasi mengangkut barang belanjaan kebutuhan sehari-hari.

"Semoga ada peninggian jalan agar banjir datang tidak lagi terendam dan kami masih bisa beraktivitas," kata Budi, warga Desa Tiwet lainnya.

Sementara bersih-bersih eceng gondok terus dilanjutkan mulai hulu sampai hilir Sungai Bengawan Njero. Ratusan orang dari Pemda, TNI, Polri, perguruan silat hingga organisasi masyarakat kembali 'turun gunung' membersihkan eceng gondok. Alat berat berupa backhoe juga diturunkan. Ini dilakukan untuk memperlancar arus air ke Bengawan Solo.

"Kerja bakti ini akan terus dilaksanakan hingga Selasa (19/1/2021) besok dan dievaluasi," kata Kabag Prokopim Lamongan Arif Bachtiar.

Pihaknya juga membuka pintu air Wangen dan pintu Sluis Kuro. Sebab, ketinggian Bengawan Solo kini di bawah Sungai Bengawan Njero. Dibukanya pintu air di Sluis Kuro ini, imbuh Arif, membuat pembuangan air dari Bengawan Njero saat ini jauh lebih lancar.

"Pemerintah Kabupaten Lamongan juga telah menyalurkan sebanyak 30 ton beras kepada masyarakat terdampak banjir," jelasnya. Dsy8

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…