Dua Rumah Warga Hancur Dihantam Batu Raksasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Batu raksasa di dalam rumah warga Pacitan akibat longsor. SP/ DECOM
Batu raksasa di dalam rumah warga Pacitan akibat longsor. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Akibat hantaman batu besar yang longsor dari tebing setinggi 100 meter yang terjadi di Pacitan sekitar pukul 00.45 WIB kemaren, membuat sebanyak dua rumah warga di RT 02 RW 04 Dusun/Desa Bomo, Kecamatan Punung rusak berat.

Sujarno, salah satu penghuni rumah tersebut menjelaskan saat peristiwa terjadi dia tengah terlelap di kamar belakang berdampingan dengan dapur. Sementara istrinya, Turami (64) menemani tidur cucunya bernama Farel (5) di sebelah kamar Sujarno.

Saat kejadian, mendadak terdengar deru suara mirip mesin pesawat terbang. Penghuni rumah pun kaget. Belum sempat mencari tahu asal bunyi tersebut, tembok belakang rumah sudah jebol.

Turami yang terkejut sontak meraih tubuh cucunya dan membawanya merangkak di balik pintu. Tanpa disadari bongkahan batu sebesar badan kerbau dewasa sudah bersarang di ranjang. Hanya terpaut beberapa sentimeter dari tempatnya tidur.

"Saya peluk cucu saya terus saya bawa turun dari kasur. Kalau ada apa-apa biar saya saja, yang penting cucu saya selamat," kata Turami terbata-bata lalu menangis histeris, Senin (18/1/2021).

Nasib serupa juga dialami Sogimun (62) dan Tuini (59). Pasangan suami istri yang merupakan tetangga dekat Sujarno juga kehilangan tempat tinggal. Bongkahan batu menghantam tembok belakang rumah hingga menghancurkan isinya.

Hingga pukul 15.00 WIB batu raksasa tersebut masih berada persis di ruang tamu. Sementara di sekelilingnya tampak puing-puing dan kayu berserakan. Pecahan kaca maupun perabot rumah tangga yang hancur juga bertebaran di mana-mana.

"Saya keluar kamar batu itu sudah di situ, Pak. Saya lihat tiang rumah sudah condong ke samping. Terus saya berusaha keluar rumah lewat sela-sela puing," ujar Tuini.

Kepala Desa Bomo, Suratmi mengatakan pihaknya belum dapat menginventarisasi kerusakan akibat bencana alam tersebut. Warga setempat bersama unsur terkait saat ini masih berupaya mengamankan warga dari ancaman longsor batu susulan.

"Di atas tebing masih terdapat sebongkah batu besar yang posisinya labil. Oleh karena itu warga bergotong royong mengupayakan agar (batu) tidak turun," terangnya.Dsy11

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…