Kabar Hoaks Sebut Kasdim Gresik Meninggal Setelah Divaksin Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapendam V Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi saat memimpin acara konferensi pers di Aula Makodim 0817 Gresik. SP/M.AIDID
Kapendam V Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi saat memimpin acara konferensi pers di Aula Makodim 0817 Gresik. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik– Kabar yang menyebutkan bahwa Kepala Staf Kodim 0817 Gresik Mayor Kav Sugeng Riyadi meninggal dunia usai menjalani vaksinasi Covid-19 adalah tidak benar atau hoaks.

Demikian bantahan disampaikan Kapendam V Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi didampingi Komandan Kodim Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat konfrensi pers di Markas Kodim 0817 Gresik, Senin (18/1) petang.

Menurut Imam, kabar hoaks yang menyebut perwira menengah TNI AD meninggal dunia usai menjalani vaksinasi Covid-19 ini tidak dibenarkan.

Sebab, hingga saat ini Kasdim masih menjalankan aktivitas tugas dan dalam kondisi sehat.

"Yang bersangkutan hari ini masih melaksanakan tugas dan kondisinya sehat walafiat, informasi yang menyebutkan Kasdim Gresik meninggal usai vaksinasi Covid-19 itu hoaks dan berita tidak benar," katanya.

Imam mengatakan, awal mula tersebarnya informasi hoaks tersebut saat foto Komandan Koramil Kebomas Mayor Gatot Supriyono melakukan penjagaan diambil pada 10 Januari 2021 dijadikan obyek informasi hoaks di media sosial.

Kemudian dijelaskan Imam, Mayor Gatot Supriyono meninggal dunia pada Sabtu (16/1) pukul 23.00 WIB dengan indikasi sakit jantung.

Sedangkan, sehari sebelumnya, Kasdim Sugeng memang menjalani vaksinasi Covid-19, menggantikan Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail yang saat itu kurang fit.

"Jadi Danramil Kebomas yang ada di foto itu meninggal, tapi indikasi jantung. Itu foto yang dijadikan obyek hoaks. Beliau juga tidak pernah divaksin. Yang divaksin saat itu adalah Kasdim, saat ini kondisinya sehat," jelasnya.

Kapendam Imam menyatakan setelah ada klarifikasi ini, dia berharap masyarakat cerdas serta menelusuri informasi dan kroscek sebelum dishare maupun dibagikan ulang di media sosial.

Menurutnya, informasi hoaks kali ini sangat serius, sebab saat ini pemerintah tengah berupaya menanggulangi pandemi Covid-19 dengan program vaksinasi, namun ada berita hoaks yang sangat merugikan jajarannya.

"Ini pelanggaran hoaks yang sangat luar biasa. Kami akan bekerjasama pihak kepolisian dengan tindaklanjuti pelanggaran ini," terangnya, menambahkan.

Sementara itu, Kasdim Gresik Sugeng Riyadi mengaku kaget atas informasi yang menyebutkan dirinya meninggal usai divaksin Covid-19. Dia mengetahui informasi tersebut malam tadi, usai kegiatan virtual.

"Adanya berita terus terang kaget, info yang saya dapat malam. Ini sudah ditindaklanjuti komandan. Kita serahkan proses ini ke pimpinan," ungkap dia.

Terkait kondisi setelah divaksin Covid-19, diterangkan Kasdim Mayor Sugeng dirinya tidak merasakan apapun.

Bahkan, menurutnya setelah divaksin, ia semakin fit dan bugar.

"Alhamdulillah, saya dalam keadaan sehat Walafiat, seperti biasanya. Seperti ini kondisinya, seperti yang rekan-rekan lihat saat ini dan gak ada efek samping setelah mengikuti vaksinasi Covid-19," ujar Kasdim Gresik yang dikabarkan meninggal.

Menindaklanjuti kejahatan penyebaran kabar bohong ini, aparat Satreskrim Polres Gresik telah membentuk tim untuk memburu pelaku. did

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Siapkan Pendampingan IKM Tembus Pasar Internasional

Pemkot Surabaya Siapkan Pendampingan IKM Tembus Pasar Internasional

Kamis, 24 Sep 2026 12:07 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) setempat berkomitmen dalam…

Cegah Anemia, Dinkes Madiun Gencar Kampanye Konsumsi TTD Siswa Putri

Cegah Anemia, Dinkes Madiun Gencar Kampanye Konsumsi TTD Siswa Putri

Kamis, 24 Sep 2026 11:49 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya menekan kasus anemia, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kota Madiun,…

Cegah Genangan dan Banjir, Pemkot Surabaya Bongkar 21 Bangunan di Atas Saluran Air

Cegah Genangan dan Banjir, Pemkot Surabaya Bongkar 21 Bangunan di Atas Saluran Air

Kamis, 24 Sep 2026 11:40 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menekan genangan dan banjir menjelang musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, mulai melakukan pembongkaran sebanyak…

Pemkab Lumajang Bekali UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pendampingan Gratis

Pemkab Lumajang Bekali UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pendampingan Gratis

Kamis, 24 Sep 2026 11:18 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Ekspor gratis yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan…

Hadapi Ancaman Influenza A, Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Perlu Panik

Hadapi Ancaman Influenza A, Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Perlu Panik

Kamis, 24 Sep 2026 11:01 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti ancaman penyakit influenza A di wilayah Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat…

Surat Distributor Jadi Kunci, Saksi Bareskrim Ungkap Wire Rope Pemasok PT BPI Bermasalah SNI

Surat Distributor Jadi Kunci, Saksi Bareskrim Ungkap Wire Rope Pemasok PT BPI Bermasalah SNI

Kamis, 24 Sep 2026 10:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 10:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…