2 Sindikat Narkoba BB 53 Kg Sabu Dibongkar BNN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose (tiga kiri) menunjukkan barang bukti narkoba dalam jumpa pers di kantor BNN, Selasa (19/1).
Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose (tiga kiri) menunjukkan barang bukti narkoba dalam jumpa pers di kantor BNN, Selasa (19/1).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - dua kasus sindikat narkoba jaringan internasional berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Dalam kasus ini, BNN berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu dengan jumlah total 53,05 kilogram.

Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose dalam keterangan persnya mengatakan dalam kasus tersebut, selain mengamankan barang bukti BNN juga mengamankan 4 orang tersangka.

Petrus mengungkapkan, sindikat pertama yang diungkap berasal dari kasus di Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada 10 Januari 2021. Tiga orang ditangkap dalam pengungkapan kasus itu.

“Kasus pertama, BNN bekerja sama dengan Bea Cukai meringkus tiga pria berinisial AL, AS dan D dengan barang bukti sabu seberat 42,43 kilogram,” ujar Petrus, Selasa (19/1).

Pengungkapan itu, bermula saat petugas menggeledah sebuah kapal motor dan menemukan 3 karung plastik berisi 40 bungkus sabu seberat 42,43 kg. Sabu tersebut dibawa dari Malaysia melalui jalur laut.

Kasus kedua, merupakan jaringan sindikat Bagan-siapiapi. BNN berhasil meringkus kurir yang membawa sabu seberat 10,62 kg. Kurir sabu itu, kata Petrus, mengakali petugas dengan mengemas sabu dalam kemasan biskuit dan plastik klip.

Kurir sabu yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut berinisial J alias OKD. Dia ditangkap BNN di parkiran Rusun Kapuk Muara, Jakarta Utara, Pukul 15.00 WIB, Selasa (12/1).

"Saat ditangkap, petugas menemukan narkotika jenis sabu dalam 6 bungkus kemasan biskuit isi sabu seberat 6,34 kg. Kemudian, petugas melakukan penggeledahan di rusun milik tersangka dan kembali menemukan 4 bungkus kemasan biskuit isi sabu seberat 4,28 kg di rusun milik tersangka," ujar Petrus.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka kini terancam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman pidana dari jeratan pasal tersebut maksimal hukuman mati.

Berita Terbaru

Optimalkan KBM, Pemkot Madiun Usulkan Revitalisasi Bangunan SD Pakai APBN

Optimalkan KBM, Pemkot Madiun Usulkan Revitalisasi Bangunan SD Pakai APBN

Rabu, 12 Agu 2026 10:24 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan dan mengoptimalkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, telah mengusulkan…

Mobil Listrik Makin Banyak, Jalan Terancam? Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Skema Pajak Baru

Mobil Listrik Makin Banyak, Jalan Terancam? Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Skema Pajak Baru

Rabu, 12 Agu 2026 10:11 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Percepatan penggunaan kendaraan listrik di Jawa Timur dinilai perlu diimbangi dengan kebijakan fiskal dan infrastruktur yang…

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menyita uang tunai sebesar Rp1.240.000.000 dari anggota Dewan Perwakilan…

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Indah Kuntarti ke Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri, Sukur Priyanto,…

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna menegaskan Kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus…

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah menerima uang satu rupiah pun terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan…