Tak Kunjung Berikan Uang Gadai Rumah, Emak-Emak Dipolisikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka Julaikah saat diamankan di mapolsek Kabuh.
Tersangka Julaikah saat diamankan di mapolsek Kabuh.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Julaikah (33) warga Dusun Prayungan desa Kedungjati kecamatan Kabuh kabupaten Jombang harus meringkuk di balik jeruji besi usai dilaporkan tetangganya ke polisi. Pelaku dilaporkan karena membawa kabur uang gadai rumah milik tetangganya, Suparti (51) sebesar Rp 33 juta.

Kapolsek Kabuh AKP Darmawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada bulan November 2019. Suparti ditawari Julaikah untuk menggadaikan sertifikat ke kenalannya bernama Ida, warga Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan.

Saat itu, Suparti sedang butuh uang untuk membangun kamar mandi rumahnya. Bukannya uang diberikan ke Suparti, malah uang hasil gadai sertifikat dibawa dipakainya untuk kepentingannya sendiri.

"Pada November 2019 pelapor hendak menggadaikan sertifikat. Pelaku lantas menawari untuk digadaikan ke kenalannya, dengan alasan bunganya lebih murah. Uangnya cair Rp 33 juta tapi tidak dikasihkan, malah dipakai oleh pelaku sendiri," terangnya kepada wartawan, Kamis (21/01).

Setahun lebih berjalan, uang tersebut tak kunjung diserahkan oleh pelaku. Korban pun melaporkan hal itu ke kepolisian pada Rabu (20/01) kemarin.

"Korban sudah menagih berkali-kali, tapi pelaku terus beralasan kalau sertifikat masih dalam proses dan uang belum bisa dicairkan. Karena kesal, korban melaporkannya ke Polsek Kabuh," kata Darmawan.

Berdasarkan laporan itu, polisi langsung meringkus Julaikah pada hari itu juga. Polisi juga berhasil menemukan sertifikat korban atas nama suaminya, Lamidi, yang digadaikan kepada Ida.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian karena tidak bisa menggadaikan sertifikatnya yang rencananya uang hasil gadai akan digunakan untuk membuat kamar mandi.

Atas perbuatannya, Julaikah kini mendekam di sel tahanan Polsek Kabuh. "Pelaku kita tahan dan kita kenakan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan," pungkasnya.

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…