Wabup Bu Min Fokus Garap Big Data dan Berdayakan Perempuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aminatun Habibah. SP/M.AIDID
Aminatun Habibah. SP/M.AIDID

i

 SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Aminatun Habibah telah ditetapkan menjadi Wakil Bupati terpilih perempuan pertama di Kabupaten Gresik. Wanita yang kerap disapa Bu Min atau Ning Min ini mengaku bersyukur diberi kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Oleh karena itu, pasca dilantik nanti pihaknya lebih memilih untuk segera melakukan perbaikan data terutama warga kurang mampu.

Putri dari pendiri salah satu pondok pesantren tertua di Pantura Jawa,  Pesantren Qomaruddin, yakni KH Ahmad Muhammad Al-Hammad ini menjadi wakil bupati perempuan pertama sepanjang sejarah di Gresik. Menurutnya semua ini bentuk perjuangan dari para kiai dan santri yang mendorong untuk mengabdi kepada  masyarakat, dan semua pihak termasuk masyarakat yang menginginkan perubahan.

"Bersyukur diberi kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat Gresik. Banyak juga kepala daerah perempuan di Jawa Timur, seperti di Surabaya. Kita tidak boleh malu belajar kepada kepala daerah perempuan yang berprestasi dan berhasil membangun daerahnya," ujarnya, Minggu (24/1/2021).

Wanita yang aktif berorganisasi sejak muda ini aktif sebagai Wakil Sekretaris PW Ma'arif NU Jatim dan Bendahara MKKS SMK Maarif NU dan Pondok Pesantren Jatim.

Selain itu juga memiliki latar belakang di dunia pendidikan seperti Kepala SMK Assa'adah Bungah Gresik, kemudian pernah dipercaya sebagai Ketua 1 PC Fatayat NU Gresik dan Pengurus PC Muslimat NU Gresik.

Selanjutnya, Bu Min lebih memilih fokus untuk melakukan perbaikan data. Gresik harus memiliki big data yang valid. Mulai dari data keluarga kurang mampu, pendidikan dan kesehatan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Agar supaya bantuan untuk masyarakat kurang mampu harus benar-benar tepat sasaran.

Big data tersebut akan di update dalam kurun waktu tertentu, agar sesuai dengan kenyataan di lapangan. Teknis perbaikan data akan berbeda dibanding sebelumnya.

Yaitu, pemberdayaan warga setempat, mulai dari karang taruna, muslimat dan fatayat NU, atau yang lainnya akan dilibatkan untuk memperbaiki data di lapangan. Yang jelas, warga setempat itu dilibatkan.

"Selama ini kan, yang mengawasi atau mendampingi bukan orang asli situ. Makanya masih ada yang terima bantuan tapi orangnya mampu, ada yang benar-benar tidak mampu tapi tidak dapat bantuan. Nah, ini jangan sampai terjadi lagi. Kita siapkan big data agar bantuan tidak salah sasaran," ucapnya.

Jika big data itu sudah valid, bantuan kepada warga tidak perlu ribet. Cukup menggunakan E-KTP dan dicek dalam big data. Misalkan untuk berobat ke rumah sakit, cukup bawa KTP saja untuk proses administrasi, langsung diproses tidak perlu mencari surat untuk validasi data. Hal ini juga berlaku di dunia pendidikan dan bantuan sosial lainnya.

Salah satu program Nawa Karsa pasangan Niat untuk perempuan adalah 'Bunda Puspa'. Yakni, bantuan untuk pemberdayaan perempuan usaha dan pendidikan anak. Melalui program ini nantinya mampu meningkatkan ekonomi perempuan di dalam keluarga. Pemberdayaan yang dilakukan mulai dari pelatihan usaha, bantuan modal, hingga pemasaran secara online maupun offline.

"Artinya perempuan harus punya tambahan ekonomi. Ini yang akan kita garap di sektor UMKM, akan kami maksimalkan,"katanya.

Masih banyak perempuan yang ditemuinya terjebak dalam hutang rentenir. Pihaknya akan memberikan fasilitas kepada ibu-ibu supaya mengerti untuk memanfaatkan fasilitas bantuan dari program ini.

"Di kampung-kampung itu banyak yang punya usaha. Seperti usaha pentol, mereka sangat tradisional sekali. Kita bantu memberdayakan agar bisa melakukan penjualan secara online," kata dia. did

Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) juga tak luput perhatiannya. Selama ini dianggap masih kurang maksimal.

"Nanti ada UPT nya sendiri untuk pemberdayaan perempuan dan anak. Karena urusan perempuan dan anak ini banyak, sedangkan anggarannya sangat kecil. Ini yang mau kami perjuangkan nanti," tutup Bu Min. did

Berita Terbaru

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…