PPKM, Nasib Angkutan Umum di Kota Batu Memprihatinkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana sepi di terminal Kota Batu. SP/ JN
Suasana sepi di terminal Kota Batu. SP/ JN

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dimasa PPKM di Kota Batu, nasib angkutan umum di Kota Batu semakin memprihatinkan. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan sepinya penumpang ditambah tidak adanya pembelajaran tatap muka (PTM).

Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Regu A Terminal Kota Batu, Kacung Supriyanto mengatakan, sejak Pandemi Covid-19 melanda, penumpang mulai sepi. Terlebih saat PSBB hingga PPKM diterapkan.

"Keadaan normal saja angkutan sudah sepi, apalagi pandemi. Sekarang semakin parah. Tiap hari hanya bisa mengangkut satu sampai dua orang. Sepi sekali," ungkap Kacung, Senin (25/1/2021).

Selain itu, masyarakat juga khawatir ketika menggunakan angkutan umum yang banyak berinteraksi dengan orang asing. Bahkan untuk keluar rumah pun juga masih banyak yang takut.

"Seperti ini, angkot hanya mengantar beberapa orang dari pasar. Biasanya ramai karena anak sekolah, tapi karena sekolah belajar online, jadi ya sepi mampring (sangat sepi)," tambahnya.

Kacung menyebut bahwa bukan hanya angkutan saja, tapi juga melanda bus umum. Jika hari normal ada 40 pemberangkatan, sekarang hanya ada 14 saja.

"Alasan kami ramai atau sepi tetap berangkat ke terminal ya kebutuhan sehari-hari. Semoga pandemi lekas berakhir dan keadaan kembali seperti semula," tuturnya.

Sementara salah satu sopir angkutan umum, Slamet Wiyono menerangkan, akibat sepi penghasilan, tiap hari tak cukup untuk makan terlebih setoran ke pemilik angkutan.

"Sehari dapat Rp 100 ribu saja sulitnya minta ampun. Setoran ke juragan Rp 50 ribu, belum kebutuhan bahan bakar. Susutnya penumpang dari banyak hal, pandemi malah membuat keadaan semakin parah," tegas Slamet.

Belum lagi adanya pembatasan orang di dalam angkutan umum. Slamet hanya bisa pasrah karena aturan itu diterapkan pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19.

"Semoga segera berlalu, karena kebutuhan masih berlanjut dan harus terpenuhi," pungkasnya. Dsy14

Berita Terbaru

Bank Jatim dan PCI Muslimat NU Hong Kong Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Layanan Remitansi bagi PMI

Bank Jatim dan PCI Muslimat NU Hong Kong Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Layanan Remitansi bagi PMI

Selasa, 28 Jul 2026 16:05 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 16:05 WIB

SurabayaPagi, Hong Kong - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kemudahan layanan keuangan bagi…

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim di Hong Kong, Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim di Hong Kong, Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 15:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 15:51 WIB

SurabayaPagi, Hong Kong - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya melalui dukungan…

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka melestarikan seni dan budaya Jawa Timur, sekaligus mendukung proses regenerasi bagi seniman muda di Kota Pahlawan,…

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus terkait dugaan korupsi yang menjerat Choirul Anwar (CA), mantan Direktur Utama KBS menyisakan sejumlah…

Dinkes: 1.359 Warga Trenggalek Menderita Gangguan Jiwa, Pasien Didominasi Laki-Laki

Dinkes: 1.359 Warga Trenggalek Menderita Gangguan Jiwa, Pasien Didominasi Laki-Laki

Selasa, 28 Jul 2026 14:40 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sepanjang semester I 2026, sebanyak 1.359 warga mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) untuk menjalani pelayanan kesehatan jiwa…

Bupati Sumenep: Hapus Kesenjangan Pembangunan Wilayah Daratan dan Kepulauan

Bupati Sumenep: Hapus Kesenjangan Pembangunan Wilayah Daratan dan Kepulauan

Selasa, 28 Jul 2026 14:38 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menghapus kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan kembali…