PT SIER Surabaya Gelar Donor Darah dan Donor Plasma Konvalesen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu warga tengah mendonorkan plasma konvalesen di Jalan Rungkut Industri Raya No. 10, Selasa (02/02/2021). SP/Patrik Cahyo
Salah satu warga tengah mendonorkan plasma konvalesen di Jalan Rungkut Industri Raya No. 10, Selasa (02/02/2021). SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut atau SIER menggelar donor plasma konvalesen di Jalan Rungkut Industri Raya No. 10, Selasa (02/02/2021). Selain plasma konvalesen, juga turut diselenggarakan donor darah non konvalesen.

Didik Prastyono, selaku Direktur Operasi PT SIER mengatakan bahwa, kegiatan ini sebagai bentuk langkah sosialisasi terkait donor plasma konvalesen yang memiliki permintaan terbilang tinggi untuk mengatasi permasalahan pandemi COVID-19.

"Tingginya permintaan plasma Konvalesen yang mungkin belum populer, kami termasuk yang mempopulerkan," ujarnya.

Dirinya juga menyebut, donor darah ini juga dibantu oleh pihak Pemkot dan Polrestabes Kota Surabaya untuk memberikan pemahaman kepada warga yang pernah terpapar COVID-19 agar mau mengulurkan tangan membantu pasien COVID-19.

"Tadi pak kapolrestabes (Kombes. Pol. Jhonny Edison Isir) dan pak Plt wali kota (Whisnu Sakti Buana) datang untuk membantu sosialisasi bahwa setelah positif covid itu bisa jadi penolong," terangnya. 

Dalam gelaran itu, pihaknya juga memampang tagar atau hastag 'Menjadi Penolong', hal itu bertujuan untuk menstimulus rasa sosial di tengah kondisi pandemi.

Selain itu dirinya mengatakan, bahwa orang yang pernah terpapar COVID-19 tidak perlu merasa malu dan malah harus merasa bangga ketika bisa menjadi penolong bagi orang lain.

Selain itu, dirinya juga berharap gerakan ini bisa dilaksanakan di berbagai daerah guna mempercepat penanggulangan pandemi. "Apa lagi survivor harus bangga bisa jadi penolong, itu yang kita harapkan bisa terjadi ke depan. Kami berharap ini bisa direplikasi di berbagai tempat dan bisa menjadi gerakan sosial yang akhirnya orang tidak asing lagi dan tidak perlu ada malu setelah terkena covid," ujarnya.

Berbicara tentang proses donor plasma kovalen sen, Didik menerangkan, calon pendonor akan menjalani pemeriksaan atau screening terlebih dahulu. Setelah dinyatakan lolos maka yang bersangkutan akan dihubungi oleh pihak PMI. 

"Nah kalau cocok dihubungi yang bersangkutan untuk mendonorkan plasmanya. Kalau memenuhi syarat (akan dihubungi), karena tidak semua orang yang setelah kena covid itu memenuhi syarat," terangnya. 

Dirinya memaparkan, untuk kegiatan hari ini, pihak PMI menyediakan 175 bag untuk donor darah non plasma konvalesen dan 75 bag untuk donor darah plasma konvalesen. 

"Ini dari jam 10 pagi sampai jam 3 sore, jadi kita belum tau hasilnya melebihi atau masih di bawah kapasitas yang disediakan. Intinya kapasitasnya di sekitar 250 bag," tambahnya. 

Sementara itu salah seorang pendonor plasma konvalesen, Samuel Michael mengatakan, hari ini dirinya datang melakukan screening, setelah hasilnya cocok, maka akan dihubungi oleh pihak PMI untuk melakukan donor. 

"Sampling atau screening cuma 5 menit, diambil darah berapa mili, berapa botol kecil gitu. Kalau lolos pasti lolos soalnya ini kedua," kata Pria berusia 26 tahun itu.

Dirinya mengaku, memang sempat terpapar COVID-19 beberapa waktu lalu. Namun setelah sembuh dirinya bertekad untuk membantu pasien yang saat ini masih menjalani perawatan akibat terjangkit pandemi.

"Alasannya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, yang terpapar covid. Sebelumnya sudah positif. Donor plasma ini yang kedua, golongan B+," pungkas warga asal Kemayoran Baru, Kota Surabaya ini. mbi

Berita Terbaru

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…