Ubaya Terapkan Metode Hybrid Learning Pada Pendidikan Tahap Profesi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
FK Ubaya terapkan metode hybrid learning Rabu (03/02/2021). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI 
FK Ubaya terapkan metode hybrid learning Rabu (03/02/2021). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI 

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Di masa pandemi, Pendidikan tahap profesi Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (Ubaya) terapkan metode hybrid learning. Metode ini merupakan pembelajaran gabungan antara kegiatan belajar mengajar mahasiswa serta dosen secara luring dan daring. Rabu (03/02/2021).

 Dekan Fakultas Kedokteran Ubaya, dr. Irwin, M.Epid., M.Med.Ed., mengatakan bahwa, metode hybrid learning diterapkan guna mengoptimalkan pembelajaran dokter muda. Pembelajaran yang dimaksud adalah kegiatan pelayanan kesehatan dan aktivitas pelayanan klinis di rumah sakit maupun masyarakat di masa pandemi.

Irwin yang juga menjabat sebagai Ketua Laboratorium Pendidikan Kedokteran dan Bioetika Ubaya ini menjelaskan, seseorang wajib menjalani tahap pendidikan kedokteran jika ingin berprofesi sebagai dokter dan memiliki izin praktik. Pendidikan kedokteran ini adalah gabungan dari pendidikan tahap akademik dan tahap profesi. 

Seperti halnya mahasiswa Fakultas Kedokteran Ubaya yang harus menempuh pendidikan tahap akademik selama 8 semester atau 4 tahun. Kemudian dilanjutkan masuk ke tahap berikutnya yaitu pendidikan tahap profesi selama 4 semester atau 2 tahun.

dr. Irwin menambahkan, "Mereka (Mahasiswa) harus terlibat langsung dalam kegiatan pelayanan kesehatan dan aktivitas pelayanan klinis di Rumah Sakit maupun komunitas. Hal ini bertujuan agar dokter muda lebih memahami terkait SOP dan kegiatan yang lazim dilakukan di Rumah Sakit. Pendidikan tahap profesi akan diakhiri dengan memperoleh gelar dokter (dr)," paparnya.

Tentu tak mudah menjadi seorang dokter atau tenaga kesehatan yang dapat memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat. Membutuhkan beberapa tahap dan jenjang pendidikan yang perlu dijalani dalam mencapai gelar profesi tersebut. Namun, merebaknya wabah Covid-19 membuat aktivitas pendidikan tahap profesi perlu dilakukan penyesuaian agar kompetensi kurikulum pendidikan kedokteran tetap bisa diperoleh mahasiswa. 

Proses pembelajaran pendidikan tahap profesi sudah berjalan sejak tanggal 4 Januari 2021. Sebelum memulai tugas sebagai dokter muda, Fakultas Kedokteran Ubaya sangat memperhatikan kondisi keselamatan dan keamanan mereka.

Fakultas Kedokteran Ubaya mewajibkan mahasiswa mengikuti tes PCR sebelumnya. Biaya tes PCR maupun tempat karantina telah disediakan serta ditanggung oleh kampus dan RSUD Ibnu Sina, Gresik sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama. "Adanya kerjasama yang baik ini membuat Mahasiswa menjadi tidak terbebani masalah tarif biaya dan dapat melaksanakan aktivitas pelayanan kesehatan secara optimal," terangnya. 

Irwin menjelaskan, “Pembelajaran luring dilakukan di rumah sakit. Setelah mereka menyelesaikan tugasnya bertemu dengan pasien (bukan pasien Covid-19), mereka akan menemui dosen pembimbing yang bertugas sebagai dokter di rumah sakit tersebut untuk melakukan bimbingan atau laporan. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin sampai Kamis. Sedangkan pembelajaran secara daring atau online dapat dilakukan dari rumah masing-masing setiap Jumat dan Sabtu,” jelas dr. Irwin.

Dirinya menilai, ini kesempatan yang baik untuk melakukan kolaborasi, inovasi, dan tentu harus kreatif sehingga kebutuhan pembelajaran bisa terpenuhi. “Betul jika saat ini kita punya banyak keterbatasan. Tetapi keterbatasan itu bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan apa-apa. Meskipun dididik di masa Covid-19, tentu tidak akan kalah dengan dokter yang dihasilkan diluar masa pandemi,” pungkasnya. mbi

 

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…