Buat Onar di Sidoarjo, Gerombolan Pemuda Silat Ditangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para tersangka penganiayaan dan kekerasan dihadirkan saat jumpa pers di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (3/2/2021). SP/Sugeng
Para tersangka penganiayaan dan kekerasan dihadirkan saat jumpa pers di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (3/2/2021). SP/Sugeng

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Setelah diburu akhirnya tim Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo meringkus delapan pemuda yang diduga sebagai tersangka kasus penganiayaan di tiga lokasi yang berbeda. Dua diantara tersangka ini, masih berusia dibawah umur.

Kedelapan tersangka itu, masing-masing adalah MRP (20) warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, AWS (23) warga Desa Karangtanjung, Kecamatan Candi, HDR (19) warga Manukan, Kecamatan Tandes, Surabaya, RTP (22) warga Kelurahan Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo, RS (22) warga Desa Gelam, Kecamatan Candi, dan DP (20) warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo. Selain itu, dua diantaranya yang berusia dibawah umur yakni PP (17) dan RHP (17) keduanya warga Kecamatan Sidoarjo.

"Mereka ini, diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan atau penganiayaan. Mereka diduga terlibat dalam pengeroyokan di pertigaan Pucang, Kecamatan Sidoarjo pada hari yang sama. Untuk memastikannya masih dalam tahap penyelidikan," ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, Rabu (03/02/2021) di Polresta Sidoarjo.

Kombes Pol Sumardji menjelaskan aksi para tersangka itu sudah direncanakan. Hal itu, dibuktikan dengan salah satu tersangka yang membawa sebuah kapak yang kini diamankan polisi. Selain itu, para tersangka ini ingin membuat kekacauan di Sidoarjo. Karena itu, aksi pengeroyokan dan pelemparan dilakukan di tiga lokasi berbeda. Yakni mulai dari JL Raya Gelam, Kecamatan Candi, kemudian di depan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) hingga di pertigaan Pucang, Kecamatan Sidoarjo.

"Awalnya membuat rusuh di warkop di Candi. Kemudian sekelompok perguruan silat ini membuat rusuh di depan Umsida," terang dia.

Parahnya, lanjut Sumardji, dari kerusuhan itu, salah satu pelaku melakukan pembacokan kepada pengendara motor. "Ada yang mengaku melakukan pembacokan pakai kapak. Korban mengalami luka sobek di bagian kepala tapi korban tidak melapor ke polisi," ungkapnya.

Kemudian, gerombolan itu menuju ke arah kota dan mengeroyok dan melempar paving kepada Rosalia May Dwinanti Sujarwo dan Hendri Setiawan, Selain itu kelompok ini juga memukuli pengendara motor lain. "Korban wanita mengalami luka sangat serius di bagian kepala. Lalu teman lakinya melaporkan ke kami. Kami akan kejar terus semua pelaku," pungkasnya.

 

Mengaku Balas Dendam

Sumardji menjelaskan, aksi kelompok pemuda ini sudah direncanakan. Mereka mengaku dari perguruan silat dan akan balas dendam, tapi salah orang. “Akhirnya semua orang yang ditemui dijadikan sasaran," imbuhnya.

Dari laporan dua korban, baik aksi di Gelam, Umsida maupun di Pucang sama-sama dilakukan ramai-ramai. Selisihnya antara 30 sampai 45 menit dari setiap kejadian. Sedangkan arah perjalanan kelompok para tersangka ini dari Candi menuju Kota (Sidoarjo).

"Karena para korban hingga kini masih di rumah sakit, kami akan terus mengejar para anggota kelompok ini. Kami mensinyalir pelakunya tidak hanya 8 pemuda ini saja. Kami akan mengembangkan penyelidikan mendalam hingga terungkap keterlibatan kelompok ini dalam aksi di Pucang," tegasnya.

Kapolresta Kombes Pol Sumardji memastikan aksi nekad para tersangka ini didasari sakit hati. Salah satu anggota mereka mengaku dianiaya di daerah sekitar Candi. Sebelum beraksi mereka pesta minuman keras (miras) terlebih dahulu.

"Bisa jadi salah satu kelompok ini dikeroyok itu hanya alibi saja. Yang jelas aksi kejahatan kelompok ini direncanakan. Mereka bakal dijerat pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Penganiayaan. Mereka terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara," tandasnya. sg/cr2/ham

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…