Calo Tanjung Perak Masih Berkeliaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana keberangkatan kapal penumpang pada pertengahan Januari 2021 lalu. Foto: SP/Semmy Mantolas
Suasana keberangkatan kapal penumpang pada pertengahan Januari 2021 lalu. Foto: SP/Semmy Mantolas

i

 

Tawarkan Surat Lolos Rapid Antigen

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Sejak awal tahun kemarin hingga Rabu (03/02/2021), Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya terpantau sepi. Tak ada aktivitas penumpang yang lalu lalang seperti biasanya. Pandemi Corona benar-benar berdampak signifikan membuat dinamika aktivitas di sini, lesu. Namun, meski lengang aktivitas, siapa sangka jika calo masih bebas beraktivitas memburu mangsa. Berikut ini hasil undercover wartawan tim Surabaya Pagi yang ditulis dengan gaya Story Telling (bertutur).

 

Rabu (3/2/2021) pagi kemarin, di dekat pintu masuk terminal, persis di depan parkiran motor, nampak 2 pria duduk sembari bermain ponsel pintarnya. 

Seketika, saya yang baru datang, langsung memarkirkan motor di area parkir dekat dua pria tersebut. Sejurus kemudian, seorang dari mereka berbaju hitam dengan sedikit jenggot datang menghampiri saya.

"Kemana bos?," tanyanya sok akrab.

"Ke Banjarmasin, Pak," jawab saya sekenanya.

"Banjarmasin saya kasih 375 (ribu) saja," balasnya. "Sudah ada antigen?," tanyanya lagi

"Belum pak, berapa kalau urus di sini?," timpal saya.

Belum juga ia membalas, rekannya yang bertopi datang dan menjelaskan bila antigen diurus olehnya, maka saya cukup membayar Rp  200 ribu. Namun bila banyak orang yang berangkat akan dipotong harga menjadi Rp 175 ribu.

"Berangkat tanggal berapa bos, biar kami urus semua. Tinggal terima beres saja," katanya.

"Masih belum pasti Pak, kemungkinan tanggal belasan pak," balas saya disambutnya dengan nada sedikit memaksa.

"Jangan lama-lama bos, harganya bisa naik lagi," tegas dia dengan nada meninggi.

Lalu, dia pun meminta kontak saya untuk dikabari terkait keberangkatan dan pengurusan administrasi lainnya. Saya pun memberi nomor telpon acak kepadanya karena khawatir akan ditipu.

Nampaknya perbincangan kami didengar oleh pengunjung lain yang datang ke terminal. Kepada saya, ia mewanti-wanti untuk selalu berwaspada karena ada calo yang beroperasi di terminal pelabuhan Tanjung Perak.

"Hati-hati, jangan percaya orang. Itu calo tadi," kata pria yang diketahui bernama Agung ini.

 

Harga Resmi

Saya pun mencoba mencoba mengkonfirmasi harga tiket yang disebutkan dua sejoli tadi dengan harga tiket resmi yang dijual oleh Pelni. Harga penjualan tiket PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang termuat di situsnya untuk tanggal keberangkatan 6 Februari 2021 dengan tujuan Pelabuhan Batulicin Kalimantan Selatan adalah Rp 209 ribu.

Sementara untuk harga tiket kapal KM Kirana IX dengan rute Surabaya-Banjarmasin adalah Rp.300 ribu untuk kelas ekonomi. Dari data ini, dapat dilihat bahwa keuntungan yang diambil bila melakukan transaksi pembelian tiket-di luar dari agen atau website resmi-maka penumpang akan merugi sekitar Rp 75 ribu hingga Rp170 ribu. Jumlah itu tergantung kapal yang dipilih.

 

Serba Online

Tindakan kedua orang tadi pun saya konfirmasikan ke Kantor Otoritas Pelabuhan (KOP) Tanjung Perak.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Laut (Kabid Lala) Nanang Afandi saat ditemui menyampaikan, pihaknya telah memberlakukan pembelian tiket berbasis online sejak Februari 2020 lalu.

Tujuan pembelian berbasis online tersebut adalah untuk mengantisipasi terjadi penjualan tiket melalui para calo dan atau oknum lain yang tidak bertanggungjawab. "Kalau ada yang seperti itu, tangkap saja dan bawa ke petugas," kata Nanang Afandi.

Model penjualan tiket yang berbasis online tersebut, telah terkoneksi dengan sistem yang ada di terminal pelabuhan Tanjung Perak.

Tatkala penumpang membeli tiket, mereka akan mendapatkan boarding pass. Boarding pass tersebut selanjutnya dipakai untuk masuk ke terminal.

"Terminal sudah pakai Auto Gate System. Penjualan tiket online mereka terkoneksi dengan aplikasi yang ada diterminal," katanya

Pembelian tiket online, kata Nanang, dilakukan melalui aplikasi yang telah disediakan oleh masing-masing operator kapal penumpang. Dan sistem pembelian tersebut juga terkoneksi dengan sistem yang ada di terminal.

"Jadi Pelni jual berapa tiket, itu akan terdaftar di terminal," ujarnya

Kendati telah menerapkan sistem pembelian tiket berbasis online, Nanang mengaku pihaknya masih mengizinkan 1 agen tiket yang beroperasi di terminal pelabuhan Tanjung Perak.

Tujuannya adalah untuk mempermudah para penumpang yang berasal dari wilayah lain ketika ingin melakukan pembelian tiket.

"Kita masih izinkan 1 agen tiket yang di sana. Untuk antisipasi orang yang dari jauh datang ke terminal mereka bisa beli di situ," terangnya.

Tak hanya itu, kepada reporter Surabaya Pagi ia mengaku, pihaknya juga menurunkan beberapa tim ke lapangan untuk melakukan patroli secara mobile.

Manakala dalam patroli tersebut menemukan calo tiket yang masih beroperasi maka akan segera dilakukan tindakan. "Ada 3 orang yang selalu mobile di sana," akunya.

Kepada masyarakat, Nanang berpesan untuk selalu waspada tatkala melakukan pembelian tiket kapal. Bila menemukan aktivitas yang mencurigakan, ia menghimbau untuk segera melaporkan ke petugas. "Kalau ada yang seperti itu, langsung laporkan ke petugas untuk segera ditindak," pungkasnya. Semmy/cr2/ril

Berita Terbaru

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Paling a…

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Surabaya Pagi – Membangun talenta muda ekosistem olahraga Futsal Games of Society menggelar Wondr Futsal Series 2026. Even tersebut resmi dirgulir di Surabaya, …

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif kembali…