Pemprov Jatim Siapkan Kampung Tangguh Untuk Hadapi PPKM Mikro

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Khofifah tinjau Kampung Tangguh Semeru desa Ngale kecamatan Pilang Kenceng Kabupaten Madiun SP/Beritajatim
Khofifah tinjau Kampung Tangguh Semeru desa Ngale kecamatan Pilang Kenceng Kabupaten Madiun SP/Beritajatim

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Timur, membuahkan hasil positif dengan penurunan dari zona merah. Selama PPKM dari tanggal 11 Januari lalu tercatat penurunan BOR Isolasi biasa sebanyak 24 persen dan BOR ICU yang awalnya 73 persen menjadi 67 persen.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungannya Kampung Tangguh Semeru desa Ngale kecamatan Pilang Kenceng Kabupaten Madiun,  Minggu (7/2/2021), menyampaikan jika memang ada dampak cukup besar dari adanya PPKM.

“Jadi kami berkomitmen  melaksanakan PPKM Mikro melalui salah satu embrio yang dimiliki sejak 8 bulan lalu yaitu Kampung Tangguh,” terang Khofifah, Minggu (7/2/2020).

Khofifah mengungkapkan, Kampung Tangguh ini adalah inovasi yang dicetuskan oleh Polda Jatim dengan dukungan penuh Pemprov Jatim, Pemerintah Kabupaten/Kota serta pilar-pilar terkait.

“Kampung Tangguh yang sudah ada di Jatim ini tentunya adalah suatu bentuk kearifan lokal yang akan membantu masyarakat melaksanakan edukasi protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya.

Imendagri no 3 tahun 2021, menginstruksikan Jawa Timur untuk melaksanakan PPKM Mukro dengan wilayah prioritas Malang Raya, Surabaya Raya dan Madiun Raya, mulai 9-22 Februari 2021. Di Jawa Timur per-tanggal 07 Februari 2020, jumlah Kampung Tangguh sudah mencapai 3.160 dan masih akan bertambah.

“Kami harapkan pelaksanaan PPKM Mikro ini nantinya bisa berjalan lancar di Jatim. Tentunya dengan dukungan seluruh elemen baik TNI, POLRI, serta masyarakat. Utamanya, dengan terus memperkuat dan memberdayakan keberadaan Kampung Tangguh yang memang sudah kita terapkan di Jatim,” pungkasnya. Arb8

 

Berita Terbaru

Kepercayaan Masyarakat Meningkat, RSUD Bantarangin Ponorogo Raih Trusted Hospital Awards 2026

Kepercayaan Masyarakat Meningkat, RSUD Bantarangin Ponorogo Raih Trusted Hospital Awards 2026

Rabu, 30 Sep 2026 09:32 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:32 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo — Peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan mengantarkan RSUD Bantarangin Ponorogo meraih penghargaan Trusted H…

Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur Perkuat Sinergi Antarpilar dan Kontribusi Sosial

Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur Perkuat Sinergi Antarpilar dan Kontribusi Sosial

Rabu, 30 Sep 2026 09:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai wadah sinergi antarpilar usaha, membangun jejaring, serta m…

Hamil Besar, Lisa Diadili dalam Kasus Penyekapan Lansia dan Harta Rp6 Miliar

Hamil Besar, Lisa Diadili dalam Kasus Penyekapan Lansia dan Harta Rp6 Miliar

Rabu, 30 Sep 2026 08:12 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perut Lisa Andriana tampak membesar saat terdakwa kasus dugaan penyekapan lansia itu duduk di kursi terdakwa Pengadilan Negeri…

Eri Larang Sekolah Jual Seragam

Eri Larang Sekolah Jual Seragam

Rabu, 30 Sep 2026 08:10 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan tidak membolehkan praktik jual-beli seragam sekolah di SD dan SMP negeri. Eri bahkan…

JPU PUTAR BALIK FAKTA

JPU PUTAR BALIK FAKTA

Rabu, 30 Sep 2026 08:08 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:08 WIB

Majelis Hakim Yth, Kemarin melalui putusan Sela, eksepsi saya ditolak. Ketika eksepsi saya ditolak, hal tersebut bukan berarti saya kalah divonis bersalah…

DILAPORKAN KE JAMWAS, JPU HILANGKAN 3 BUKTI

DILAPORKAN KE JAMWAS, JPU HILANGKAN 3 BUKTI

Rabu, 30 Sep 2026 08:05 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ayah terdakwa Raditya menyatakan JPU dalam perkara ini dengan sengaja menghilangkan 3 bukti yang seharusnya wajib ada di berkas…