PPKM Mikro Surabaya, Whisnu Minta Kampung Tangguh Tak Bingung Pendanaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana SP/DECOM
Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana SP/DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Surabaya akan dilaksanakan mulai, Selasa (9/2/2021). PPKM mikro ini diterapkan atas instruksi dari Pemerintah Pusat.

Whisnu Sakti Buana, Plt Walikota Surabaya, mengatakan warga tidak perlu bingung terkait dengan dana untuk melaksanakan PPKM mikro. Ia menjelaskan jika sudah ada instruksi dari Kementrian Dalam Negeri untuk menggunakan APBD apa bila dibutuhkan.

"Sehingga nanti akan kita coba refocusing kalau APBD kita belum bisa menjangkau ke sana," ujar Whisnu, Senin (8/2/2021).

Kabar keluhan warga terkait dana Kampung Tangguh sudah didengar Whisnu. Selain itu ia mengungkapkan jika ada beberapa warga kampung yang takut untuk menyusun administrasi.

"Makanya nanti kita akan susun supaya kampung tangguh bisa menerima bantuan dengan cepat. Dan juga bisa menggunakan dana itu tanpa harus takut menyusun pertanggungjawaban. Kita coba bikin pendampingan. Nanti pak lurah bersama stafnya mendampingi kampung tangguh ini," ungkapnya.

Dalam pelaksanaan PPKM mikro, Whisnu mengharapkan adanya kolaborasi antara kampung-kampung dengan Pemkot Surabaya dan aparat lainnya. Ia mengharapkan agar Kampung Tangguh untuk membuka dapur umum sendiri, yang mana ditujukan untuk memberikan makanan kepada warga terdampak.

"Karena PPKM sudah berjalan sebulan, saya yakin ada yang terdampak. Karena sebetulnya melawan COVID-19 yang paling penting imun kita sendiri. Imun atau antibodi itu muncul kalau kita minimal bisa makan 3 kali sehari. Jadi jangan sampai ada warga kita yang tidak bisa makan. Yang tahu datanya paling cepat itu RT/RW. Kita harus memotivasi mereka untuk terus memantau kondisi warganya," jelas Whisnu.

Plt Walikota Surabaya ini menambahkan, pihaknya membutuhkan masukan dari berbagai pihak untuk menmukan solusi dalam langkah kebijakan menangani Covid-19 kedepan.

"Mulai besok akan diterapkan PPKM mikro. Yang notabene di Kota Surabaya sebetulnya PPKM Mikro ini sudah kita laksanakan secara efektif. Karena leading sektornya ada di bawah yaitu di kampung tangguh," ujarnya. Arb6

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…