Stok Darah PMI Gresik Terbatas, Layanan Hemodialisa Ikut Berimbas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Gresik, dr. Jufrita. SP/ Sem
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Gresik, dr. Jufrita. SP/ Sem

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Menipisnya penyediaan kantong darah di tengah terpaan virus corona (Covid-19) membuat managament unit tranfusi darah PMI Gresik ketar-ketir.

Menurut Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Gresik, dr. Jufrita, ketersediaan kantong darah yang ada saat ini tidak cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat yang sangat tinggi.
 
Permintaan dari masyarakat dalam sebulan mencapai 1.500 hingga 2.000 kantong darah. Namun ketersediaan yang ada di PMI Gresik adalah sebanyak kurang lebih 100 kantong darah. Artinya secara perbandingan permintaan dengan ketersediaan kantong darah adalah 1:15. 
 
"Saat ini baik kami di PMI Gresik maupun PMI Surabaya mungkin sama stok (darah) kami minim," kata dr. Jufrita saat wawancara bersama Surabaya Pagi di Mako Lantamal V, Rabu (10/02/2021).
 
Akibat terbatasnya stok darah, dr. Jufita mengaku beberapa layanan pasien untuk sementara dipending hingga ketersediaan darah terpenuhi.
 
"Beberapa pasien juga pending untuk layanan seperti hemodialisa dan kegiatan operasi," katanya
 
Pandemi Covid-19 kata dr. Jufrita, menjadi musabab berkurangnya ketersediaan kantong darah di PMI Gresik. Ditambahlagi adanya peraturan dari pemerintah terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
 
"Sehingga semua mewaspadai dan mengurangi aktivitas. Karena selama ini kami secara rutin bekerjasama dengan perusahaan untuk kegiatan donor," ucapnya.
 
"Sekarang untuk lakukan kegiatan donor, harus mengatur waktu lebih ekstra lagi," tambahnya.
 
Guna mengantisipasi kekurangan tersebut, pihaknya terus melakukan kerjasama dengan sejumlah stakeholders khususnya terkait kegiatan pendonoran darah. Tak hanya itu, program donor keluarga pun diberlakukan oleh PMI Gresik manakala ada masyarakat yang membutuhkan darah.
 
"Jadi keluarga pasien sendiri yang menjadi pendonornya," aku dr. Jufrita. Sem

Berita Terbaru

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 21:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 21:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…