Suasana Hari Pertama Pemberlakuan Tes GeNose C19 bagi Penumpang KAI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon penumpang mengikuti Rapid Tes GeNose di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/2). SP/Patrik Cahyo 
Calon penumpang mengikuti Rapid Tes GeNose di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/2). SP/Patrik Cahyo 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Stasiun Surabaya Pasar Turi mulai menyediakan layanan tes Covid-19 menggunakan alat GeNose C19 di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya, Senin (15/2). Namun, masih tak terlalu ramai yang mengakses layanan ini. Berdasarkan pantauan Surabaya Pagi pukul 12:35, pelayanan tes masih terlihat sepi.

Beberapa penumpang yang KAI yang memilih layanan GeNose, dengan melihat pertimbangan harga yang lebih terjangkau  yaitu sebesar Rp. 20.000 dan hanya perlu menunggu selama 3-5 menit untuk mendapatkan hasil.

GeNose dinilai lebih mudah, penumpang KAI hanya perlu meniup kantong balon yang disediakan oleh petugas. Penumpang juga dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makan dan minuman, kecuali air putih selama 30 menit. Sebab, GeNose sangat sensitif dengan bau.

Seperti salah satu penumpang, Agung Rochman yang lebih memilih menggunakan GeNose mengatakan, proses dari layanan KAI dengan menyediakan Genose C19 lebih memudahkan penumpang dan tidak membuang waktu lama, serta harga yang lebih terjangkau.

"Pertimbangan utama memang dari harga, lalu cara kerja test ini tidak punya efek samping. Jadi saya lebih memilih Genose ketimbang rapid test antigen," ucapnya, pada Senin (15/2/2021).

Senada dengan hal tersebut, calon penumpang KAI tujuan Stasiun Pasar Senen, Mutia Ulfa mengatakan, lebih cepat dan perbandingan harga menjadi alternatif menggunakan GeNose C19

"GeNos lebih murah, menurut riset lebih akurat dan mendekati PCR dan hasilnya lebih cepat. Otomatis lebih mempertimbangkan harga dan tingkat akurasinya," ucap Mutia.

Tidak hanya itu, penumpang lainnya, Purwati yang membawa cucunya, M. Rais Yuansa, harus dibujuk oleh pihak KAI Daop 8 untuk meyakinkan bahwa GeNose C19 lebih aman dan mudah, serta tidak menimbulkan efek sakit pada hidung.

"Saya trauma dengan rapid antigen, jadi tadi saya deg-degan. Ini cucu saya tadi juga sempat lari, karena dulu di rapid dan menangis. Mungkin karena sakit," ujar Purwati.

Layanan pemeriksaan GeNose C19 merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada. Sesuai SE Kemenhub No 20 Tahun 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menuturkan, hingga pukul 14.28 siang, sebanyak 350 penumpang telah menggunakan jasa pelayanan GeNose C19, sedangkan layanan rapid antigen baru mencapai 20 penumpang.

"Sementara untuk di Kota Surabaya dapat menggunakan layanan di Stasiun Surabaya Pasar Turi dan nantinya akan dikembangkan bertahap di stasiun lainnya," terang Luqman.

Untuk hasil sample GeNose C19, penumpang dapat mengambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum jam keberangkatan.

Penumpang yang hendak menggunakan layanan GeNose C19, dapat melengkapi persyaratan berikut tiket penumpang KAI,  verifikasi data dengan datang ke Stasiun Surabaya Pasar Turi, pembayaran administrasi sebesar Rp. 20.000, dan melakukan test GeNose C19. Pat

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…