Gekombang Tinggi

BMKG Prediksi Gelombang 4 Meter Hajar Laut Jatim 2 Hari Kedepan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Perkiraan cuaca perairan laut Jawa/ foto: BMKG Tanjung Perak
Caption: Perkiraan cuaca perairan laut Jawa/ foto: BMKG Tanjung Perak

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak mengingatkan bahaya gelombang tinggi yang mencapai 4 meter di perairan laut Jawa Timur. Peringatan tersebut berlaku mulai 17 Februari besok hingga 18 Februari 2021.

"Waspada gelombang tinggi mencapai 4 meter akan terjadi di perairan selatan Jatim dan Samudera Hindia selatan Jatim," kata kata Koordinator Bidang Observasi dan informasi BMKG Tanjung Perak Sutarno melalui pesan singkat, Selasa (16/02/2021).

Ketinggian gelombang kata Sutarno diperkirakan berdasarkan gelombang signifikan. "Untuk gelombang maksimum bisa 2 kali dari gelombang signifikan," ujarnya

Gelombang signifikan dari suatu perairan biasanya digunakan para pelaut untuk mengetahui kondisi gelombang di perairan tersebut, dimana gelombang tinggi akan menyulitkan navigasi.

"Keberadaan awan cumulonimbus yang luas dan gelap bisa menambah kecepatan angin dan tinggi gelombang," tambahnya.

Untuk arah angin sendiri didominasi dari barat daya dan barat laut dengan kecepatan maksimum angin di laut Jawa bagian timur sebesar 24 knot (44 km/jam) dan samudera Hindia selatan Jatim sebesar 18 knots (34 km/jam).

Selain gelombang 4 meter di perairan selatan Jatim, gelombang setinggi 2,5 meter juga terjadi di perairan utara Madura, Perairan Tuban-Lamongan, laut Jawa bagian timur dan barat Masalembu serta laut Jawa bagian selatan dan utara Bawean. 

Mengingat gelombang yang tinggi, BMKG Tanjung Perak pun mengingatkan kepada perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal barang untuk selalu berwaspada.

Adapun saran keselamatan berlayar dari BMKG adalah sebagai berikut: 

1. Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

2. Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

3. Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).

4. Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). 

Selain saran keselamatan berlayar, BMKG Tanjung Perak juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di pesisir pantai untuk selalu berwaspada dan selalu mengupdate informasi terkait cuaca perairan laut.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisisr sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," katanya mengingatkan.sem

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…