Masa Jabatan Bupati Pungkasiadi Berakhir Hari Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pungkasiadi mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Mojokerto tahun 2021 di Gedung SBK, Pemkab Mojokerto, Rabu (17/2/2021).SP/Dwy Agus Susanti
Pungkasiadi mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Mojokerto tahun 2021 di Gedung SBK, Pemkab Mojokerto, Rabu (17/2/2021).SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYA PAGI, Mojokerto - Masa jabatan Pungkasiadi sebagai Bupati Mojokerto tahun 2021 telah berakhir.

Hal ini disampaikan saat Serah Terima Jabatan dan Penyerahan Memori Dari Bupati Mojokerto kepada Plh. Bupati Mojokerto Didik Chusnul Yakin di gedung SBK Pemkab Mojokerto, Rabu (17/2/2021) sore.

Pungkasiadi mengatakan jabatan sebagai Bupati Mojokerto berakhir pada Kamis (18/2/2021) tepatnya pukul 00.00 WIB. Bahkan satu bulan sebelum lengser, dia telah menyiapkan semuanya yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto.

"Prinsipnya semuanya adalah untuk menyejahterakan masyarakat Kabupaten Mojokerto," ungkapnya Rabu (17/2) sore.

Diakhir masa jabatannya tersebut, Pungkasiadi menyampaikan pada publik untuk kemajuan bersama bahwasanya dia bersama seluruh ASN telah bekerja secara maksimal melayani masyarakat. Apalagi, pergantian Kepala Daerah atau Bupati itu merupakan hal yang lumrah.

Ia juga meminta maaf pada masyarakat jika ada yang tidak berkenan selama dia menjabat Bupati Mojokerto.

"Barangkali ada beberapa hal yang kurang berkenan kami juga memohon maaf untuk semuanya masyarakat Kabupaten Mojokerto dan teman-teman media," ucap Pungkasiadi.

Setelah tidak lagi menjadi Bupati Mojokerto, Pungkasiadi berencana akan kembali pada rutinitasnya semula yaitu menjadi pengusaha.

"Jelas saya balik lha, balik kandang, saya juga pengusaha, pedagang dan petani paling ditambah menjadi takmir," selorohnya.

Menurut dia, pihak mempunyai saran untuk Pemerintah Daerah selanjutnya yang prinsipnya melayani masyarakat dan menambah inovasi berkelanjutan yang semuanya telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Paling tidak ada strategi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.

"Jadi yang paling penting adalah pembangunan dan pelayanan publik yang harus langsung dirasakan atau diterima manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…