Jadi Pengangguran Diduga Penyebab Ayah Tiri Aniaya Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar video penganiayaan yang dilakukan ayah tiri kepada anaknya yang viral di medsos.
Tangkapan layar video penganiayaan yang dilakukan ayah tiri kepada anaknya yang viral di medsos.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setelah sempat viral akibat perbuatannya, NN, pelaku penganiayaan terhadap anak tirinya hingga kini masih dalam pengejaran anggota Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. NN diketahui merupakan suami siri dari Desi Winda, ibu kandung bocah yang dianiaya NN.

Saat ditemui di rumahnya di Jalan Bogen I, Desi Winda, istri NN mengungkapkan, penganiayaan yang dilakukan di rumahnya pada Minggu (14/2/2021) malam.

Menurut Desi ada banyak faktor yang menyebabkan suaminya memukul anak keduanya yang masih berumur enam tahun. 

Ia melanjutkan, yang pertama NN tidak suka dengan anaknya karena bukan anak kandungnya, berani dengannya, dan benci terhadap Rizal, suami siri Desi terdahulu asal Madura.

“NN tidak suka dengan suami siri saya dulu itu karena dianggap tidak pernah bertanggungjawab dan menengok anak saya,” beber Desi.

Desi mengungkapkan, sebenarnya suaminya NN, merupakan suami yang bertanggung jawab meski hanya siri. Namun, karena beberapa faktor tersebut menyebabkan NN beberapa bulan ini menjadi ringan tangan kepada anak keduanya itu. 

Ditambah NN yang dulu cleaning service sekarang menjadi pengangguran karena pandemi Covid-19.

“Kemungkinan faktor tersebut membuat suami saya sering marah dan memukuli anak saya beberapa akhir ini,” ungkap wanita berperawakan kurus ini.

Lantaran tidak tega melihat anaknya dipukuli terus, sebagai ibu membuatnya tidak terima. Puncaknya, pada Minggu (14/2/2021) malam, anak keduanya itu dipukuli di dalam kamar. Desi lantas merekamnya menggunakan HP. Kemudian hasil rekaman itu, diposting di Instagram dan Facebooknya hingga viral.

“Saya mem-posting kejadian penganiayaan terhadap anak di media sosial agar memberikan efek jera kepada suami. Saya tidak berniat melaporkannya ke polisi,” tandas Desi.

Setelah rekaman video viral, NN sebenarnya tahu dan tidak berniat meninggalkan Desi.  Bahkan, pada Senin (15/2/2021) pukul 22.30, suaminya masih menemaninya ke Rumah Sakit  Soewandi karena menenggak air berisi sabun cair.

Desi menceritakan, malam itu dia selesai makan. Karena kepedasan kemudian mencari gelas berisi air.  Setelah ketemu, air diminum ternyata bukan berisi air melainkan sabun cair.

Akibatnya, Desi keracunan dan mengira tetangganya bunuh diri. Bahkan, saat ke rumah sakit diantar NN. Saat menunggui itu, suaminya baru bilang gelas berisi sabun cair itu dituangkan ke gelas untuk mengepel lantai di rumahnya. “Tapi suami saya tidak ngomong ke saya,” jelas Desi.

Beruntung kejadian itu, tidak sampai merenggut nyawanya dan hanya kepanasan di bagian mulut. Kemudian paginya NN pamit pergi dan tidak kembali. Hingga disarankan membuat laporan polisi.

Desi sendiri sudah menikah beberapa kali dengan pria. Namun, hanya satu yang nikah sah, yakni dengan Yono, warga Lamongan. Dari pernikahan itu, Desi dikaruniai satu anak.

Tapi, Yono akhirnya meninggalkannya tanpa pamit dan kini belum diketahui keberadaannya. Setelah kepergiannya, Desi menikah lagi secara siri dengan Rizal dan dikaruniai satu anak.

Namun, akhirnya Rizal meninggalkan Desi tanpa pamit. Anaknya ikut Desi yang diketahui sering dianiaya oleh NN.

“Setelah dengan Rizal, Desi bertemu dengan NN dua tahun lalu di Bandung. Kemudian menikahinya siri di Surabaya pada 2018,” pungkas Desi.

Hingga saat ini polisi masih berusaha mengungkap kasus tersebut. Saat ditanya mengenai kasus tersebut Unit PPA Polrestabes Surabaya mengatakan jika kasus ini masih dalam proses penyidikan.

"Masih belum, masih kita proses. Nanti akan kami laporkan jika memang sudah waktunya," pungkas Kanit PPA Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzi. fm

Berita Terbaru

Pelantikan PAC ISNU se-Kabupaten Lamongan Digelar Bersamaan dengan Madrasah Kader

Pelantikan PAC ISNU se-Kabupaten Lamongan Digelar Bersamaan dengan Madrasah Kader

Sabtu, 27 Jun 2026 06:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 06:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) se-Kabupaten Lamongan resmi dilantik, bersamaan dengan Madrasah…

Diwarnai Bentrok, Ratusan Massa Aksi Desak Evaluasi Program Pemerintah

Diwarnai Bentrok, Ratusan Massa Aksi Desak Evaluasi Program Pemerintah

Jumat, 26 Jun 2026 21:13 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 21:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Aksi demonstrasi bertajuk “Warga Surabaya Turun ke Jalan” digelar di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026). Ratusan …

Aksi #IndonesiaSekarat Berujung Pembubaran, Polisi Amankan Sejumlah Peserta

Aksi #IndonesiaSekarat Berujung Pembubaran, Polisi Amankan Sejumlah Peserta

Jumat, 26 Jun 2026 20:58 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Aparat kepolisian melanjutkan pembubaran aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat hingga ke kawasan Jalan Pemuda, tepatnya di depan…

Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Jumat, 26 Jun 2026 20:37 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyayangkan kembali terjadinya perusakan terhadap Gerbang yang saat ini…

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total di Tengah Desakan Penghentian Sementara dan Fokus Wilayah 3T

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total di Tengah Desakan Penghentian Sementara dan Fokus Wilayah 3T

Jumat, 26 Jun 2026 20:22 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Lembaga pengawas program makan siang pemerintah, MBG Watch, mendesak pemerintah untuk segera memberlakukan moratorium atau p…

Saksi Sumarno Sebut Maidi Minta OPD Siapkan Satu Domba untuk Mini Zoo 

Saksi Sumarno Sebut Maidi Minta OPD Siapkan Satu Domba untuk Mini Zoo 

Jumat, 26 Jun 2026 20:20 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –‎Selain dugaan pemerasan terhadap pengusaha dan pengembang dalam persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi berkedok CSR dan grati…