Dugaan Hukuman Berlebih Pelaku Balap Sepeda

Siap Tindak Tegas Anggotanya Jika Terbukti

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Herman Priyatno saat dikonfirmasi. SP/Mahbub Fikri
Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Herman Priyatno saat dikonfirmasi. SP/Mahbub Fikri

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Anggota unit Sabhara Polrestabes Surabaya diduga melakukan tindakan berlebih terhadap pelaku kerumunan yang terjaring dalam operasi yang digelar pada Sabtu (20/02) dini hari sekira pukul 03.00. Pasalnya beberapa oknum petugas dinilai berlebihan dalam melakukan penindakan.

Seperti yang diceritakan Denny, salah satu orang yang terjaring operasi tersebut. Ia mengaku pergi ke tempat ajang balap sepeda engkol bersama seorang rekannya bernama Markus.

"Berselang 15 menit datang petugas kepolisian Polrestabes Surabaya yang menangkap saya bersama 6 orang teman saya," ujarnya, Minggu (21/2).

Setelah ditangkap, masih kata Denny, ia bersama teman-temannya disuruh buka baju dan push up dengan cara ditahan.

"Waktu itu yang ditangkap 6 orang dan sepeda motor 4 unit. Lalu kami diangkut dan dibawa ke Polrestabes,"imbuhnya.

Lebih lanjut, Denny mengatakan, sesampainya di Polrestabes, ia bersama temannya disuruh menurunkan 4 sepeda motor dari atas truk. 

"Lalu kami disuruh push up 100 kali, terus skotjam 50 kali, sit up 50 kali. Subuh berhenti sebentar. Terus disuruh push up lagi 50. Itu sampai jam setengah 6 pagi," katanya.

Tak berhenti disitu, Denny mengaku ia bersama temannya disuruh mencuci sepeda motor milik petugas sebanyak 8 unit dan sebuah mobil petugas. 

"Kalau ga bersih disuruh nyuci lagi. Terus komandannya datang. Kami disuruh push up lagi 50 kali," ungkapnya.

Pada sekira pukul 08.00 WIB, Denny mengatakan bahwa ia dan temannya diberi pengarahan oleh polisi bahwa kesalahan mereka adalah berkumpul dan menimbulkan kerumunan. Sehingga melanggar aturan dalam masa pandemi Covid-19 ini. 

"Setelah itu, kami disuruh dorong mobil truk yang mogok sebanyak 3 unit. Lalu kami dikasih makan," bebernya.

Terpisah Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Herman Priyatno mengkonfirmasi jika hal itu dirinya tidak mengetahui pasti, namun menurutnya jika memang terdapat hukuman yang berlebihan dilakukan oleh anggotanya Herman mengaku siap menindak anggotanya.

"Terimakasih atas informasinya, ini nanti jadi bahan evaluasi kita bersama anggota. Kalau nanti memang terdapat hal seperti itu akan kami tindak sesuai kadar hukuman yang wajar," jelasnya.

Herman juga mengatakan, pada dasarnya pemberian hukuman atas para pemuda balap sepeda bukanlah karena atas dasar kebencian, namun lantaran karena sebuah edukasi bagi pemuda agar tidak kembali mengulangi.

"Pada dasarnya kan ya edukasi, memberi pelajaran. Toh kasihan orang tuanya kerja keras malah dibuat balapan," pungkasnya. fm

Berita Terbaru

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…