Eri UMKM, Gus Yani Banjir, Gus Muhdlor Perbaiki Jalan Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melantik Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Gedung Grahadi Surabaya. SP/Patrik Cahyo
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melantik Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Gedung Grahadi Surabaya. SP/Patrik Cahyo

i

 

Ini Program Unggulan Tiga Kepala Daerah Surabaya Raya Periode 2020-2025

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Usai dilantik oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, tiga kepala daerah di Surabaya Raya, yakni Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, sama-sama langsung gas pol untuk memulihkan kondisi ekonomi di daerahnya masing-masing. Hal ini dikarenakan tiga kota pendamping ini diharapkan bisa bersinergi dalam pembangunan daerahnya masing-masing.

Selain ekonomi, yang menjadi sorotan utama. Gresik dan Sidoarjo akan melakukan perbaikan-perbaikan infrastruktur terutama soal perbaikan banjir di Kali Lamong beserta jalan-jalan rusak yang tersebar di sepanjang Gresik dan Sidoarjo.

Sedangkan, sorotan Eri Cahyadi yakni antusias untuk merentas kemiskinan, pengangguran dan pemulihan perkonomian yang ada di Kota Pahlawan dengan cara melakukaan pendataan keluarga yang nantinya akan diberikan bantuan.

"Semua data yang ada akan kita turunkan ke RT/RW. Sehingga kita harus tahu, dalam satu keluarga, itu pendapatan per keluarganya berapa. Siapa didalam keluarga itu yang belum bekerja?, dan itu yang akan kita carikan pendapatannya," begitu kata mantan Kepala BAPPEKO Surabaya.

Hal itu digadang-gadang oleh Eri dapat memutarkan roda perekonomian, dengan cara melatih melalui UMKM. Program yang akan dilangsungkan oleh Eri, berfokus pada penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat Surabaya. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

Salah satunya, tambah Eri, juga akan menggandeng berbagai kalangan pengusaha untuk melakukan percepatan dalam pemulihan ekonomi tersebut.  ”A world-class business environment, itulah Surabaya ke depan. Ekosistem bisnis di Surabaya harus kelas dunia. Apa saja itu ekosistem bisnis? Mulai dari SDM, infrastruktur, sistem perizinannya, kesiapan tenaga kerja, dukungan pemerintah, dan sebagainya. Semuanya harus berkelas dunia. Kemudahan berbisnis di Surabaya terus kita tingkatkan," kata Eri.

Untuk mewujudkan itu, Eri menyebut, sinergitas antara pemerintah kota dengan pengusaha adalah hal wajib. Sebab dengan begitu dunia usaha akan tetap bisa bergeliat dan membuka lapangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

"Apalagi dalam konteks menghadapi dampak pandemi COVID-19, butuh sinergi pemerintah dan dunia usaha, sehingga kita bisa buka kembali lapangan kerja untuk rakyat," terang Eri Cahyadi.

Menurutnya, ada dua paradigma pemerintah dalam memandang dunia usaha. Pertama, paradigma direct income, yaitu dunia usaha hanya dipandang sebagai kontributor PAD. Kedua, paradigma indirect income, yaitu memandang dunia usaha sebagai penggerak perekonomian yang bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.

"Saya memilih tidak memandang setiap aktivitas dunia usaha sebagai unit penerimaan yang harus memberi PAD ke pemerintah. Tapi kita tekankan bahwa aktivitas dunia usaha memberi indirect income, yaitu rakyatnya sejahtera, pendapatan warga melonjak, lapangan kerja terbuka, rakyat bahagia. Itulah tujuan kita ke depan, sehingga mari bergandengan tangan terus memajukan Surabaya," pungkasnya.

 

Banjir Kali Lamong

Sedangkan, Bupati Gresik Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani bersama Aminatun Habibah program utamanya selain percepatan ekonomi, yakni mengatsi persoalan banjir Kali Lamong yang sudah menjadi tahunan.

Menurut Gus Yani, dampak banjir Kali Lamong juga berdampak pada ekonomi warga Gresik. “Tentunya banyak persoalan, tetapi selain pemulihan ekonomi karena Covid-19 ini, kami juga akan fokuskan selesaikan permasalahan banjir Kali Lamong. Karena disini juga banyak ekonomi warga Gresik yang mayoritas petani terdampak,” jelas Yani.

Selain, tambah Yani, infrastruktur rusak (jalan-jalan di sekitar Kabupaten Gresik) dan meredam masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Gresik. “Mudah-mudahan Gresik baru menjadi kota milik semua dan kami selesaikan persoalan yang belum terselesaikan itu. Kami juga berharap, KEK di Gresik berdampak positif terhadap masyarakat,” ujarnya.

Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) kawasan industri terintegrasi yang ada di Kabupaten Gresik akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus. Karena itu Khofifah menaruh atensi khusus.

Gus Yani pun berharap, KEK JIIPE nantinya tidak hanya berdiri sebagai kawasan industri terintegrasi di Gresik, tapi juga menyerap tenaga kerja lokal di kabupaten yang dia pimpin selama 3,5 tahun ke depan.

 

Jalan Rusak

Pada waktu terpisah di tempat sama, Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor, S.IP., mengeklaim, 17 program yang dia usung selama kampanye semua juga sudah termuat dalam program-program yang ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). “Seperti yang disampaikan Bu Gubernur, kami akan dukung relevansi antara RPJMD Kabupaten, RPJMD Provinsi, dan RPJMN. Alhamdulillah 17 program kami sebenarnya sudah ada di RPJMN,” ujarnya.

Apa itu? Diantaranya, yakni infrastruktur jalan yang cukup banyak dikeluhkan warga Sidoarjo baik warga yang memiliki tempat tinggal di Sidoarjo atau warga asli ber-KTP Sidoarjo.

“Pastinya kami akan lakukan perbaikan jalan-jalan rusak di Sidoarjo. Karena itu juga berdampak juga. Kemudian pelayanan publik, bagaimana mengurus KTP, izin dan lain-lainnya cepat seperti di daerah lain,” kata Gus Muhdlor, yang merupakan anak dari ulama NU putra KH Ali Agoes Mashuri Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Sidoarjo itu.

Untuk jalan rusak, tambah Gus Muhdlor, sejumlah jalan berlubang yang menjadi sorotan selama kampanye kemarin akan bersama-sama Wakil Bupati Subandi, untuk dilakukan perbaikan secara khusus. “Frontage Road di Gedangan itu rahun ini anggarannya sudah ada. Tinggal eksekusinya bagaimana, supaya bisa berjalan dengan tepat dan cepat,” katanya.

Bahkan, wakil Muhdlor, Subandi juga akan memanggil secara khusus Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo soal jalan berlubang itu. “Akan kami panggil Dinas PU bersama Camat untuk bersinergi terkait masalah seribu lubang di Sidoarjo. Ini akan segera kami sikapi karena kami sudah siapkan dana PIWK,” ujar Subandi.

Selain itu, Bupati Sidoarjo terpilih ini juga akan memastikan bahwa industri halal itu bukan hanya sekedar 'ada', namun dirinya bersama Subandi memastikan ada kemaslahatan bagi masyarakat Sidoarjo. “Nantinya, masyarakat Sidoarjo juga akan mendapatkan impact dari industri halal tersebut. Apalagi tadi (Jumat kemarin, red) disinggung oleh Bu Gubernur, industri halal di Indonesia cukup besar,” kata Muhdlor. mbi/alq/cr2/rmc

Berita Terbaru

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…