Kasus Tewasnya Kakek Bisri, Polres Blitar Periksa 12 Saksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat melakukan olah TKP di tempat kejadian. SP/Hadi Lestariono
Polisi saat melakukan olah TKP di tempat kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tewasnya Kakek Bisri Efendi (71) warga Desa Jatinom Kec Kanigoro Kabupaten Blitar, terus dilakukan pengusutan dan penyelidikan. Atas kasusnya, Polres Blitar sampai hari ini (Minggu 28/2) telah memeriksa belasan saksi guna menguak tewasnya pemilik Toko BISRI itu, seperti yang disampaikan Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela SH.S.IK MH di kantornya (28/2) kepada beberapa wartawan.

"Kita telah memeriksa sebanyak 12 saksi, terdiri dari karyawan sekaligus penjaga toko milik korban, juga tukang bangunan, dan pihak keluarga korban, tim kita masih lakukan penyelidikan  bersama dari Tim Labfor Polda yang terjun langsung, selain melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi sejak kemarin, kini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif, baik saksi termasuk pihak keluarga korban,"  terang Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela.

Lebih jauh perwira polisi dengan dua melati kuning di pundaknya ini mengatakan, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP). Untuk barang bukti yang diamankan, selain rekaman CCTV juga berupa lingkaran lakban yang diduga terkait untuk mengikat korban,  termasuk sebuah gagang sebuah cangkul yang terletak dekat posisi korban di temukan.

"Untuk gagang cangkul kita periksa secara mendalam di mungkinkan ada sidik jari di sana, kemungkinan  bisa juga diduga kuat digunakan pelaku untuk memukul korban hingga meninggal dunia, kini barang barang tersebut sudah kita amankan," tambah AKBP Leonard.

Untuk itu orang nomor satu di Polres Blitar ini berharap kasus tersebut segera menemui titik terang. Terlebih, setelah terduga pelaku ada yang tertangkap kamera CCTV seseorang sedang mengambil uang di laci kasir toko milik korban.

"Rekaman CCTV yang terpasang di beberapa titik di toko milik korban terus kami dalami mudah-mudahan bisa membantu mengungkap pelaku kasus ini, doa nya ya rekan rekan," pungkas AKBP Leonard.

Perlu diketahui peristiwa di temukan jasad Kakek Bisri Efendi (71) di dalam toko miliknya Sabtu (27/2) sekitar pukul 07.00 WIB setelah salah satu karyawan toko milk korban Alivreza (25). Melihat toko milik bosnya ini terbuka, pemuda berkulit kuning ini memanggil korban, karena tidak ada jawaban Reza langsung masuk ke ruangan toko, dan melihat bosnya dengan posisi tergeletak dan tangan dan kakinya terikat lakban dan hanya memakai katok pendek hitam. Atas hal itu saksi langsung teriak dan memanggil Sutrisno tetangga dekat Toko korban.

Kini kasusnya masih dalam penyelidikan pihak Polres Blitar.

Sementara informasi yang santer dari keluarga korban diperoleh keterangan bahwa korban Kakek Bisri yang hidup sendirian itu, pernah kehilangan uang tunai sebesar Rp 1 Miliar sekitar sebulan lalu.

Menurut Siswanto adik kandung korban, mengatakan kakaknya sempat mengeluh kehilangan uang sekitar satu bulan lalu, tapi tidak membuat laporan ke polisi.

"Kehilangan uang sebesar itu dia (Bisri) tidak mau me lapor polisi," ujar Siswanto kepada wartawan di sekitar Sabtu (27/2/2021).

Siswanto menduga kemungkinan kakaknya sebenarnya sudah tahu pelaku yang mengambil uangnya. Namun, Bisri tidak ingin pelaku mendapatkan sanksi hukum jika dirinya membuat laporan polisi. Les

Berita Terbaru

Perkuat Ketahanan Pangan, BUMDes Kedungsugo Budidaya Melon Hidroponik

Perkuat Ketahanan Pangan, BUMDes Kedungsugo Budidaya Melon Hidroponik

Rabu, 05 Agu 2026 13:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Desa Kedungsugo, Kecamatan Prambon, Sidoarjo mulai menerapkan strategi baru dalam memperkuat ketahanan pangan desa. Pemerintah…

Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah, Pemkot Batu Gencarkan PMK3I

Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah, Pemkot Batu Gencarkan PMK3I

Rabu, 05 Agu 2026 13:27 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai salah satu langkah strategis untuk mendukung penilaian dan penetapan Kota Batu sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia…

Genjot Sport Tourism, Pemkot Batu Benahi Landing Zone Paralayang Gunung Banyak

Genjot Sport Tourism, Pemkot Batu Benahi Landing Zone Paralayang Gunung Banyak

Rabu, 05 Agu 2026 13:22 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan estetika kawasan sekaligus memperkuat aspek keselamatan atlet agar memenuhi standar…

Tingkatkan Status Kesehatan, Dinkes Bondowoso Gencarkan Bulan Pemberian Vitamin A

Tingkatkan Status Kesehatan, Dinkes Bondowoso Gencarkan Bulan Pemberian Vitamin A

Rabu, 05 Agu 2026 13:13 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Melalui pemberian kapsul Vitamin A secara gratis bagi anak usia 6 hingga 59 bulan di seluruh Posyandu, Puskesmas, dan fasilitas…

Harga Sayur di Pasar Kota Malang Naik Turun Bikin Pedagang Pusing dan Rugi

Harga Sayur di Pasar Kota Malang Naik Turun Bikin Pedagang Pusing dan Rugi

Rabu, 05 Agu 2026 13:09 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, sejumlah pedagang di pasar tradisional Kota Malang dibuat pusing dan merugi lantaran harga sejumlah komoditas harga…

Atasi Kekeringan, Bantuan Air Bersih mulai Sasar Pondok Pesantren di Pamekasan

Atasi Kekeringan, Bantuan Air Bersih mulai Sasar Pondok Pesantren di Pamekasan

Rabu, 05 Agu 2026 12:32 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Berlangsungnya musim kemarau panjang mengakibatkan beberapa kawasan di Kabupaten Pamekasan mengalami kekeringan hingga krisis air…