Gubernur Khofifah dan Bupati Jember Kunjungi Warga Terdampak Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Jember melakukan peninjauan Bencana Banjir di Dusun Kreongan, Rabu (03/03/2021). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI 
Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Jember melakukan peninjauan Bencana Banjir di Dusun Kreongan, Rabu (03/03/2021). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Gubernur Jawa Timur melakukan peninjauan Bencana Banjir di Dusun Kreongan, Kelurahan Jember lor, Kec Patrang Kab. Jember. Kunjungan itu dilangsungkan oleh Khofifah Indar Parawansa usai menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Jember. Rabu (03/03/2021).

Air di sungai yang melewati tiga kecamatan, yakni Kecamatan Patrang, Bangsalsari, dan Rambipuji meluap karena tingginya curah hujan di lereng Gunung Argopuro pada Sabtu (27/02/2021). Yang menjadi sorotan adalah, salah satu dari ratusan rumah yang kebanjiran tersebut merupakan kediaman Bupati Jember yang baru saja dilantik, Hendy Siswanto.

Saat peninjauan Khofifah melihat lokasi tampak genangan banjir sudah surut total dan masyarakat melakukan kegiatan normal kembali dan melakukan pembersihan. Meski demikian, disekitar area terdampak Banjir, Tagana Dinsos Kabupaten Jember mendirikan Dapur Umum di Mako Tagana (belakang Hotel Ardi Chandra) dengan logistik dari BPBD Kabupaten Jember serta menyalurkan beberapa bantuan yang bisa dimanfaatkan warga. 

Antusiasme warga sangat terpampang ketika menyambut kedatangan Gubernur perempuan pertama di Jatim itu. Pada saat tiba, mantan Menteri Sosial itu hendak bersosialisasi dan berdialog dengan warga.

Usai berdialog dengan warga dan membagikan sembako dan masker serta alat tulis kepada anak anak, Gubernur Khofifah menyatakan, bahwa curah hujan yang melanda beberapa daerah di Jatim merupakan bentuk dari bencana Hidrometeorologi. 

Namun, Pemprov Jatim dan Pemkab Jember tidak tinggal diam dan melakukan sejumlah langkah antisipatif seperti segera melakukan pengerukan terhadap sungai akibat sedimentasi atau banyaknya endapan lumpur di sungai. 

Maka, dalam waktu dekat, Khofifah meminta untuk dilakukan pengerukan secara berkala terhadap seluruh sungai. "Pak Bupati membutuhkan bantuan berupa eskavator dan segera akan kami kirimkan. Nanti saya minta tim PU SDA Jember bisa berkoordinasi dengan tim dari PU SDA Prov. Jatim," ungkapnya. 

Terlebih lagi, selain pengerukan terhadap sedimentasi sungai juga harus di cek plengsengan plengsengan tepi sungai. Untuk itu, seluruh Dinas terkait harus saling berkoordinasi mencegah sekaligus mengantisipasi jika terdapat curah hujan yang cukup tinggi agar tidak terjadi banjir atau bencana lainnya.

Bupati Jember Hendy mengemukakan, setidaknya ada dua faktor penyebab banjir di Jember. Penyebabnya yakni sedimen lumpur di dalam sungai dan saluran-saluran air yang tertutup. 

Bedasarkan data dari BPBD Kab. Jember, dari ketiga sungai yang meluap di lokasi Sungai Kalijompo: Kec. Kaliwates, Kec. Patrang, Kec. Sukorambi, Sungai Dinoyo: Kec. Rambipuji, Sungai Petung: Kec. Bangsalsari berdampak terhadap sejumlah kerusakan antara lain Rumah terdampak: 155 unit, fasum terdampak: 4 unit (tempat ibadah), rumah rusak ringan: 1 unit, rumah rusak sedang: 1 unit dan jembatan rusak berat: 1 unit.

Gubernur Khofifah melalui BPBD Prov Jatim menurunkan bantuan berupa sejumlah sembako dan masker sekaligus membagikan 80 kontainer paket kebersihan yang bisa digunakan warga pasca banjir. mbi

Berita Terbaru

Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3

Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3

Minggu, 13 Sep 2026 10:49 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Khusus untuk warga Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang kerja bagi warga usia produktif yang masuk…

R-APBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, Hidayat : Jangan Andalkan Pajak Saja

R-APBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, Hidayat : Jangan Andalkan Pajak Saja

Minggu, 13 Sep 2026 10:40 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka ruang fiskal APBD 2027 dengan tantangan tidak ringan. Pendapatan daerah diproyeksikan …

Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi

Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi

Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun memperkuat…

Bantu Modal Usaha Gen Z, Pemkot Surabaya Dorong Pemanfaatan Anggaran di Tingkat RW

Bantu Modal Usaha Gen Z, Pemkot Surabaya Dorong Pemanfaatan Anggaran di Tingkat RW

Minggu, 13 Sep 2026 10:35 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mendorong modal kegiatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi dan menciptakan penghasilan bagi pemuda, Pemerintah Kota…

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Program bedah rumah pemerintah dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik hunian. Ketepatan sasaran penerima …

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…