Datang dari Malang ke Surabaya, Linda Berharap Temui Sang Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Linda MD dan kuasa hukumnya saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Julian
Linda MD dan kuasa hukumnya saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Julian

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pasca bercerai dengan mantan suami, Linda LD ibu asal Malang tak bisa bertemu dengan anaknya hampir selama setahun penuh. Ia tak pernah bisa mendapat kabar dari sang buah hati lantaran dibawa oleh ayahnya sejak Mei 2020 lalu.

Nomor telepon sang buah hati (Michael) pun juga tak dapat dihubungi. Hingga sebuah kabar terngiang, Michael tinggal di sebuah apartemen di Surabaya.

Naluri seorang ibu, Linda langsung mendatangi apartemen tersebut, Kamis (4/3/2021) siang berharap bisa memeluk sang anak yang dirindunya.

Alih-alih berhasil, lagi-lagi upaya Linda kandas.

Dengan wajah memerah menahan air mata, ia tak tahu sampai kapan mampu menahan rindunya kepada Michael.

"Tadi sudah coba untuk hubungi nomor telepon kamar melalui resepsionis. Namun tidak tersambung. Ponselnya juga tidak bisa dihubungi sejak tahun lalu," kata Linda saat ditemui di lobi apartemen tersebut.

Linda menuturkan, terakhir berkomunikasi dengan Michael pada 20 Mei 2020. Saat itu, ia juga mengaku jika hubungan dengan putra kandungnya itu baik-baik saja.

Persoalan muncul saat keesokan harinya setelah chat terakhir Linda melalui whatsapp 20 Mei 2020 itu.

"Sudah tidak balas chat saya. Nomor saya juga diblokir. Padahal anak saya tidak seperti ini. Saya tahu dia," imbuhnya.

Linda berpesan, kepada buah hatinya agar tidak terpengaruh omongan negatif tentang dirinya.

"Ini kan kesalahpahaman antara orang tua. Saya sayangkan kenapa anak saya dibawa-bawa. Saya sangat kangen sama dia. Dia anaknya baik. Berapapun usia anak, dia tetap butuh bimbingan ibunya," kata Linda terbata disusul tangisnya pecah.

Kuasa hukum Linda, Abdul Malik mengatakan jika pihaknya akan melayangkan surat ke Komisi Perlindungan Anak dan Komnas Ham untuk memediasi persoalan tersebut.

"Kami akan segera layangkan surat ke KPAI dan Komnas Ham untuk membantu memediasi persoalan ini. Karena penting biar anak ini tidak termasuk omongan yang tidak benar dari orang lain. Karena bagaimanapun ini kan ibu kandungnya," kata Malik.

Malik mengatakan jika Michael berada di dalam salah satu kamar apartemen tersebut setelah mengkonfirmasi sekuriti apartemen.

"Tadi sudah dibantu sekuriti. Di telepon kamar. Sempat nyambung dan bicara kalau anak klien saya ada di dalam. Tapi tidak mau menemui ibunya. Kalau bicara sama sekuriti mau. Ini saya kasihan sama anak dan ibunya. Tentu ibunya ini sangat shock terhadap perubahan anaknya tersebut," tandasnya.

"Ingat ini Ibu kandungnya . Apapun agamanya . Jangan berani sama ibu kandung dan durhaka seperti cerita maling kundang. Bisa berbahaya. Bahwa surga ada di Telapak Kaki Ibu," tutup Malik. jul

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…