Kasus Covid-19 Ponorogo Tinggi Karena Klaster Komplek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini. SP/ Dinkes Ponorogo
Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini. SP/ Dinkes Ponorogo

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Jumlah kasus positif aktif di Ponorogo masih banyak, bahkan menjadi salah satu yang tertinggi di provinsi Jawa Timur.

Menurut Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini melihat dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, jumlah kumulatif pasien Covid-19 di Ponorogo sudah mencapai 2.866 pasien. Dengan pasien sembuh mencapai 2.488 orang dan kasus pasien meninggal sebanyak 159 orang. Artinya ada 217 orang yang saat ini menjadi pasien positif aktif.

“Kasus pasien positif aktif tinggi di Ponorogo ya penyebabnya banyak sekali. Tetapi yang jelas tingkat penularannya tinggi,” katanya, Selasa (9/3/2021).

Saat ini, pergerakan atau mobilitas masyarakat tinggi. Sehingga bisa menyebabkan penularan dari orang satu ke orang lainnya. Selain itu penularan mungkin juga disebabkan dari pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Selama isoman itu, apakah si pasien menjalani isolasi secara tertib atau masih suka keluar rumah sehingga berpotensi untuk meningkatkan penularan.

“Jadi kasus penularan di Ponorogo sudah komplek sekali,” katanya.

Irin sapaan karib Rahayu Kusdarini menyebut  butuh kesadaran dari semua pihak untuk menekan penularan Covid-19 ini. Baik itu petugas maupun masyarakat, sebab ini merupakan penyakit menular. Setiap hari hampir ada kasus baru di Ponorogo. Ke depan, akan ada wacana semua pasien positif harus melakukan isolasi di shelter, tidak boleh isolasi mandiri.

“Pasien positif yang isoman ini mungkin kedisiplinannya kurang, jadi ada wacana untuk menjalani isolasi di shelter,” pungkasnya. Dsy12

 

Berita Terbaru

Sorot Kekerasan di Daycare, Pakar UNAIR Ingatkan Dampak Trauma Anak dan Pentingnya Pengawasan Ketat

Sorot Kekerasan di Daycare, Pakar UNAIR Ingatkan Dampak Trauma Anak dan Pentingnya Pengawasan Ketat

Rabu, 06 Mei 2026 16:14 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 16:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dugaan kasus kekerasan dan penelantaran anak di tempat penitipan anak (daycare) kembali menjadi sorotan publik. Menanggapi hal t…

Dukung Dermaga Baru, INSA Gresik Soroti Sejarah Pelabuhan Rakyat dan Bayang-Bayang Dominasi Pelindo

Dukung Dermaga Baru, INSA Gresik Soroti Sejarah Pelabuhan Rakyat dan Bayang-Bayang Dominasi Pelindo

Rabu, 06 Mei 2026 16:13 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Rencana pembangunan dermaga penumpang dan barang yang digagas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendapat dukungan dari kalangan pelaku …

Gelar RUPST, Bank Jatim Setujui Pembagian Dividen Rp 850 Miliar dan Angkat Pengurus Baru

Gelar RUPST, Bank Jatim Setujui Pembagian Dividen Rp 850 Miliar dan Angkat Pengurus Baru

Rabu, 06 Mei 2026 16:03 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 16:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025.…

Cabai Gratis untuk Warga Kota Mojokerto

Cabai Gratis untuk Warga Kota Mojokerto

Rabu, 06 Mei 2026 15:31 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Gerakan Cabenisasi sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus pengendalian…

Plengsengan Sungai Sadar Ambrol, DPUPR dan PJT I Gercep Tangani

Plengsengan Sungai Sadar Ambrol, DPUPR dan PJT I Gercep Tangani

Rabu, 06 Mei 2026 15:24 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Tanpa hujan maupun angin kencang, plengsengan Sungai Sadar di Lingkungan Ngaglik, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, m…

Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

Rabu, 06 Mei 2026 14:11 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 14:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 400 guru dan tenaga pendidik …