Harga Gabah Anjlok, Bupati Minta Bulog Serap Gabah Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan saat sidak ke Gudang Bulog. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Lamongan saat sidak ke Gudang Bulog. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Petani di Lamongan beberapa Minggu ini sudah memulai memanen. Namun sayang, harga gabah malah anjlok. Kondisi ini diperparah pihak Bulog masih belum kelihatan melakukan upaya penyerapan. Karena demikian itu bupati Yuhronur Efendi meminta Bulog segera menyerap gabah milik petani.

Hal itu disampaikan oleh Bupati, saat melakukan sidak ke gudang Bulog, Selasa (9/3/2021) dengan Plt Sekda dan beberapa pejabat terkait, sebagai langkah cepat atas laporan petani yang sambat kalau harga gabah saat ini tengah anjlok.

Panen gabah di Kabupaten Lamongan harus dibayar “Bulog dan seluruh lumbung padi di Lamongan agar segera menyerap hasil panen padi petani. Selain untuk menjaga ketahanan pangan apalagi Kabupaten Lamongan adalah salah satu lumbung padi nasional juga untuk menjaga harga jual gabah agar tidak anjlok sehingga petani tidak merugi,” Ungkap Yuhronur Efendi.

Apalagi menurutnya saat ini di akhir bulan Maret adalah puncak-puncaknya panen padi. Dari data yang dihimpun oleh Dinas TPHP Luas Tanam Padi bulan Oktober 2020 sampai dengan Februari 2021 yakni seluas 69.632 hektar. Luas panen padi dari Januari hingga Februari 2021 seluas 12.926 hektar. Sedangkan produksi padi sampai dengan Februari 2021 sebanyak 98.238 ton. Jadi provitas padi saat ini telah mencapai 7,6 ton.

“Saat ini harga Gabah Kering Panen berkisar Rp. 3.900 sampai dengan Rp. 4.100 per kilogram sedangkan Gabah Kering Giling (GKG) Rp. 5.200 sampai dengan 5.300 per kilogram. Kita menjaga agar harganya tidak turun,” Imbuhnya.

“Ini juga sebagai langkah mendukung program Ayo Beli Produk Lamongan, jika penyerapan dan daya beli terhadap gabah atau beras lamongan meningkat maka dengan sendirinya harga jualnya akan meningkat,” Imbuh Yuhronur Efendi.

Di Kabupaten Lamongan sendiri terdapat 603 lumbung padi di 27 kecamatan dengan 12 berstatus maju, 214 berstatus berkembang, dan 377 lainnya berstatus perintis.jir

Berita Terbaru

Warga Punjul Menolak, Rencana Pengembangan TPST Bakal Dialihkan ke TPA Kaliabu

Warga Punjul Menolak, Rencana Pengembangan TPST Bakal Dialihkan ke TPA Kaliabu

Kamis, 27 Agu 2026 15:50 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Madiun - Rencana pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di RW 07 Dusun Punjul, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, akhirnya…

ASUS Kenalkan ExpertBook P5 G2 di Surabaya, Jawab Kebutuhan Laptop Bisnis Berbasis AI

ASUS Kenalkan ExpertBook P5 G2 di Surabaya, Jawab Kebutuhan Laptop Bisnis Berbasis AI

Kamis, 27 Agu 2026 15:41 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Di tengah pesatnya perkembangan dunia kerja modern, ASUS Indonesia melalui lini ASUS Business merespons kebutuhan perangkat berkinerja …

Hadir di GIIAS Surabaya, Chery Perluas Pasar Jawa Timur

Hadir di GIIAS Surabaya, Chery Perluas Pasar Jawa Timur

Kamis, 27 Agu 2026 15:37 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Chery Indonesia memperluas pasar kendaraan listriknya ke Jawa Timur dengan menghadirkan Chery Q secara resmi dalam ajang GAIKINDO I…

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bojonegoro Kejar Kategori Nindya Layak Anak

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bojonegoro Kejar Kategori Nindya Layak Anak

Kamis, 27 Agu 2026 15:21 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan penilaian Kabupaten Layak Anak…

Cegah Penyakit Ayam Petelur, Diperta Probolinggo Tekankan Prosedur Biosecurity

Cegah Penyakit Ayam Petelur, Diperta Probolinggo Tekankan Prosedur Biosecurity

Kamis, 27 Agu 2026 15:18 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka pencegahan dan penanganan penyakit menular pada ternak Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo memberikan…

Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Warga

Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Warga

Kamis, 27 Agu 2026 14:59 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menjaga stabilitas harga pangan dan membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus untuk menekan angka inflasi daerah dan…