Sejak Berdirinya TPS, Income Pedagang Stagnan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tempat Penampungan Sementara (TPS) di depan Gedung Pemadam Kebakaran Kota Surabaya. SP/Mahbub Fikri
Tempat Penampungan Sementara (TPS) di depan Gedung Pemadam Kebakaran Kota Surabaya. SP/Mahbub Fikri

i

 

Testimoni Taufik Al Djufri, Pedagang Pasar Turi 3 Dekade

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Semenjak terbakarnya Pasar Turi pada 2007 silam, para pedagang yang mengais pundi-pundi di Pasar Turi lama itu mulai kembali membangun asa berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS), tepatnya di depan Gedung Pemadam Kebakaran Kota Surabaya.

Berdirinya stand yang terlihat seadanya dan dipaksakan ini lantaran nasib Pasar Turi Baru yang terkatung-katung sejak pembangunan yang dilakukan oleh gabungan tiga perusahaan yang bernaung di bawah Joint Oeperation (JO) bernama Gala Megah Invesment.

Salah seorang pedagang yang sudah 3 dekade berdagang di pasar turi Mohammad Taufik Al Djufri mengisahkan pasca kebakaran dan untuk kembali memulihkan ekonomi pedagang harus dapat kembali mengupayakan pembangunan kembali pasar turi tersebut, pedagang menemui walikota Surabaya saat itu Bambang DH.

"Tertatih-tatih mas, gila, pendapatan awal kita itu sumpama sehari 1 juta, nah sejak kebakaran itu menyusut menjadi 400 ribu sampai 500 ribu," ungkapnya.

Tauifk menambahkan jika keadaan saat itu membuat para pedagang kaget lanataran stand dan barang yang ada di dalamnya terbakar, hal ini sontak membuat para pedagang menjadi pasrah diri.

"Awalnya kita jaya, hancur seketika, makan saja susah apalagi disuruh bayar uang DP sebesar 20 persen untuk stand di Pasar Turi Baru," katanya.

"Kalau dari sejak berdirinya TPS pendapatan kita ya begini saja, surut mas. Sangat terasa ini masih stagnan," imbuhnya.

Menurut Taufik, Bambang DH, saat ditemui pedagang kala itu bulan Agustus 2007, ia mengatakan bahwa pembangunan pasar turi bisa cepat dibangun bila menggandeng investor. Inisiatif ini kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan lelang investasi pembangunan pasar turi. 

"Pada tahun 2009 pemkot mengumumkan pemenang lelang tersebut yakni PT.Gala Bumi Perkasa (yang bertindak selaku Lead Firm) dan kongsinya PT Lucida Megah Sejahtera, dan PT Central Asia Investment dalam sebuah payung Joint Operation (JO) bernama Gala Megah Investment," cerita Taufik.

Masa pendaftaran pembelian stand dengan status Hak Pakai Stand dimulai bulan Januari – Maret 2012, dengan membayar pendaftaran sebesar 5 juta/stand. Kemudian dilanjutkan dengan pengundian stand untuk pedagang lama pada akhir juni sd awal juli 2012 yang dihadiri oleh Pemkot, Notaris, Pedagang dan Investor di gedung Garnisun Tetap 3 Surabaya. Pembayaran uang muka stand yang dibeli 20% harus lunas Desember 2012 sedangkan sisanya 80% harus sudah lunas 3 bulan sebelum bangunan pasar turi selesai yang direncanakan tanggal 14 Februari 2014.

Kemudian sisa dari undian stand tersebut akan dipasarkan ke pedagang baru oleh investor mulai bulan Agustus 2012. 

Menurut Taufik Al Djufri saat dipasarkan dengan harga jual mulai 17 juta sampai 25 juta per meter persegi tersebut, benar-benar menuai respon yang luar biasa dari pembeli, 

"Infonya dengan terjual Rp 1,7 triliun dalam jangka waktu 3 minggu dan sisa stand senilai Rp 1,1 triliun saat itu," paparnya.

Menurutnya, dari penjualan itu, dari yang pernah ia dengar, sudah ada yang dibagi-bagi dengan konsorsium investor JO. Akan tetapi, lanjut Taufik, sekitar September 2012, karena animo makin tinggi, Henry J Gunawan, bos dari PT Gala Bumi Perkasa, tergiur. 

"Saat itu Henry tergiur, mereka pun langsung memecat wakil kongsi JO, yakni Teguh Kinarto. Dan menyingkirkan kongsi lainnya, ada pak Totok (Lusida) dan pak Haji Turino (Junaedy). Henry ambil alih sendiri semua," cerita Taufik.

Hal ini dianggap sebagai bentuk kudeta kepada kongsi kongsi JO nya di Gala Megah Investment.

"Semuanya itu saya tahu setelah mengikuti perkembangan kesaksian saksi saksi pemilik JO di pengadilan, Henry J Gunawan selanjutnya mengganti Legalitas JO menjadi PT.Gala Bumi Perkasa sendiri, mendepak sama sekali keterlibatan investor peserta JO dan menontaktifkan rekening JO yang sebelumnya disepakati, mengganti dengan rekening PT.Gala Bumi Perkasa. Sehingga semua pembayaran yang tadinya ditujukan ke rekening JO, selanjutnya pedagang diminta setor ke Rekening PT.GBP bukan rekening JO sebagaimana awalnnya," pungkas Taufik. fm/cr2/rmc

Berita Terbaru

Budiman Sujatmiko: MBG Harus Gerakkan Ekonomi Desa

Budiman Sujatmiko: MBG Harus Gerakkan Ekonomi Desa

Kamis, 13 Agu 2026 21:28 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 21:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan gizi buruk dan menurunkan angka stunting. Pro…

DPRD-Pemkot Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Program Prioritas Bakal Diakomodasi

DPRD-Pemkot Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Program Prioritas Bakal Diakomodasi

Kamis, 13 Agu 2026 21:25 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun – DPRD Kota Madiun bersama Pemkot Madiun menyepakati perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Sejumlah program prioritas yang sebelumnya b…

PLN UIT JBM dan PT MCG Serah Terimakan Aset PLTP Ijen, Perkuat Keandalan Penyaluran Energi Hijau

PLN UIT JBM dan PT MCG Serah Terimakan Aset PLTP Ijen, Perkuat Keandalan Penyaluran Energi Hijau

Kamis, 13 Agu 2026 19:42 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 19:42 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama PT Medco Cahaya Geothermal (PT MCG) menandatangani B…

WhatsApp Hadirkan Agen AI 24 Jam, Peluang Baru bagi UMKM Tingkatkan Penjualan

WhatsApp Hadirkan Agen AI 24 Jam, Peluang Baru bagi UMKM Tingkatkan Penjualan

Kamis, 13 Agu 2026 19:20 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 19:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara pelaku usaha melayani konsumen. WhatsApp memperkenalkan Meta Business Agent, a…

Tuntut Tuntaskan Kasus TP Dewan, Puluhan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo dan Hadiahi Obat-obatan

Tuntut Tuntaskan Kasus TP Dewan, Puluhan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo dan Hadiahi Obat-obatan

Kamis, 13 Agu 2026 18:34 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 18:34 WIB

PONOROGO- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pimpinan Cabang Ponorogo melurug kantor Kejaksaan Negeri (Kejari)…

SMPN 5 Sidoarjo Gelar Lomba Dance Semaphore, Sambut Dirgahayu 81 RI

SMPN 5 Sidoarjo Gelar Lomba Dance Semaphore, Sambut Dirgahayu 81 RI

Kamis, 13 Agu 2026 17:39 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dalam menyambut semarak Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia, SMP Negeri 5 Sidoarjo menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan g…