Harga Cabai Meroket, Mas Bub Ditho Sidak Pasar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mas Bub Ditho Pramana saat melakukan sidak harga cabai di Pasar Pare, Kabupaten Kediri
Mas Bub Ditho Pramana saat melakukan sidak harga cabai di Pasar Pare, Kabupaten Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, kediri - Akibat tidak terganggu produksi di tingkat petani dan terhambat pasokan ke pasar, membuat harga cabai kian meroket. Saat ini harga cabai di Kediri menembus Rp 100 ribu per kilogram. Melihat kondisi tersebut Mas Bubati Kediri Ditho Pramana langsung turun tangan dengan melakukan sidak pasar tradisional.
 
Mas Bub Ditho Pramana sapaan akrabnya, memeriksa sejumlah pedagang cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri sakit tadi. Inspeksi ini dilakukan menyusul melonjaknya harga cabai belakangan ini. Saat ini harga cabai rawit ataui menembus angka Rp 100 ribu atau naik sebesar Rp 8 ribu per kilogram dari sehari sebelumnya Rp 92 ribu per kilogram.
 
"Ini harus ada langkah-langkah yang harus diambil oleh Pemkab. Salah satunya yang akan kami lakukan dengan menggelar operasi pasar dulu apakah ini efesian atau tidak," ujarnya, Rabu (10/3/2021).
 
Para pedagang mengaku kenaikan harga cabai ini karena oleh minimnya persediaan cabai di pasaran. Salah satu penyebabnya adalah terganggunya produksi di tingkat petani akibat cuaca ekstrem. kabupaten kediri sebagai pemasok cabai nasional penurunan produksi hingga 60 persen. 
 
Untuk menghentikan harga cabai ini Mas Bub Ditho Pramana memerintahkan satuan kerja terkait menggelar operasi pasar komoditi cabai dengan sasaran pelaku umkm terdampak. Seperti produsen sambal pecel dan rumah makan, namun operasi diwajibkan menerapkan protokol kesehatan covid-19.
 
Kabupaten Kediri memiliki lahan pertanian cabai seluas 3 ribu hektar. Tingkat produksi cabai Kabupaten Kediri mencapai 23 ton. Sementara untuk jumlah permintaan cabai dari masyarakat Kabupaten Kediri hanya berkisar 7 ton, sisanya banyak diminati oleh daerah lain.
 
"Jumat rencananya akan ada operasi pasar, tadi kami masih atur mekanismenya. Yang saya khawatirkan, yang terancam terancam kondisi sekarang ini adalah pedagang atau pelaku UMKM," terangnya. Ada/kominfo

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …