SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemandangan di pelabuhan Tanjung Perak hari ini, Jumat (12/03/2021) tak seperti biasanya.
Dari pantauan Surabaya Pagi di lapangan, sejak pukul 12:45 penumpang nampak memadati terminal Gapura Surya Nusantara (GSN).
Terlihat beberapa petugas dengan tegas meminta untuk mematuhi protokol kesehatan. "Jaga jarak, berdiri di garis merah. Jangan lupa maskernya dipakai dengan benar," teriak salah satu petugas
Dengan satu komando, para penumpang pun diarahkan untuk berbaris rapi demi berjalannya pemeriksaan dokumen baik tiket maupun surat tes antigen bebas covid-19.
Bagi penumpang yang telah tervalidasi pemeriksaan tiket dan surat bebas covid-19 di tempat pemeriksaan dokumen, maka akan mendapatkan stiker sebagai tanda masuk ke dalam terminal keberangkatan.
Dari jadwal para penumpang sebanyak ini akan berangkat hari ini dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Sampit Kalimantan menggunakan kapal Kirana III.
Petugas Operasional pelabuhan Tanjung Perak, Indra Kusuma menyampaikan, total keberangkatan penumpang hari ini menggunakan kapal Kirana III sebanyak 136 orang.
Menurutnya angka tersebut, masih terbilang sedikit bila dibandingkan dengan jumlah penumpang sebelum pandemi covid-19.
"Masih jauh dari normal mas, 1 kapal ini biasaya 600 orang. Apalagi kalau libur nasional bisa lebih dari itu," kata Indra Kusuma kepada Surabaya Pagi.
Lebih lanjut Indra menjelaskan, sebagai petugas operasional, pihanya selalu menghimbau kepada penumpang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan khususnya menjaga jarak dan memakai masker.
Agar jarak antara penumpang satu dengn yang lainnya terjaga, pihaknya telah menyediakan garis merah sebagai tanda berdirinya penumpang saat memvalidasi dokumen.
"Karena pasti kan antri, jadi petugas kita selalu ingatkan untuk selalu menjaga jarak, berdiri di garis merah yang telah disediakan. Masker juga demikian, harus menggunakannya dengan benar, jadi tidak memakainya di dagu," tegasnya
Selama pandemi, pihak pelabuhan Tanjung Perak sendiri telah membatasi jumlah penumpang sebanyak 50 persen.
Pembatasan tersebut dilakukan agar menghindari terjadinya kerumunan sekaligus mengantisipasi terjadinya penyebaran virus covid-19.
"50 persen maksimal," singkatnya. Sem
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB
Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…
Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB
Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…
Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB
Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…
Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB
Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB
SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …
Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB
Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB
SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …
Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB
Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB
SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…