Jualan Sepi, Pedagang Kebab Beralih Jual Narkoba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BNNK Gresik, AKBP Supriyanto (kiri) dan tersangka Fikri (tengah) saat rilis di kantor BNNK Gresik.
Kepala BNNK Gresik, AKBP Supriyanto (kiri) dan tersangka Fikri (tengah) saat rilis di kantor BNNK Gresik.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kasus peredaran narkoba di Gresik terbilang masih lumayan tinggi. Baru-baru ini Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik mengamankan seorang pengedar narkoba untuk kalangan pelajar.

Dalam kasus tersebut, satu orang diamankan. Pelaku yakni Fikri Ahmad Ramadhan (22) warga Kecamatan Menganti, Gresik. Selain mengamankan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 50 ribu pil koplodan sabu seberat 5,18 gram.

Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menuturkan dari pengakuan tersangka, ia nekad mengedarkan barang haram karena pekerjaannya sepi akibat terdampak pandemi covid-19. selain itu, juga untuk memenuhi kebutuhan membayar sekolah kedua adiknya.

Penangkapan tersangka Fikri Ahmad Ramadhan berawal dari informasi masyarakat. Pelaku diamankan di sebuah rumah kos di Driyorejo, Gresik.

“Tersangka kami amankan di tempat kosnya. Sebelum ditangkap anggota kami terlebih dulu sudah melakukan penyelidikan selama satu bulan mengamati gerak-gerik tersangka,” tuturnya, Jumat (12/03/2021).

Masih menurut Supriyanto, dari pengakuan tersangka sewaktu menjalani pemeriksaan. Sebagian besar pembelinya dari kalangan pelajar serta orang tua. Setiap dari transaksi jual beli 20 gram sabu. Tersangka ini mendapat upah Rp 1 hingga Rp 2 juta.

“Tersangka Fikri Ahmad Ramadhan mendapatkan pil koplo dan sabu ini berasal dari rekannya yang berinisial ANS seorang bandar yang kini telah menjadi DPO,” paparnya.

Sedangkan modus yang dilakukan oleh tersangka, mengirim paket narkoba ini dengan sistem ranjau. Dimana, penjual dan pembeli terlebih dulu janjian lalu diletakkan ditempat yang telah disetujui.

“Kalau ditotal 50 ribu pil koplo ini harganya bisa mencapai Rp 35 sampai Rp 50 juta,” ujar Supriyanto.

Dalam press release di kantor BNNK Gresik, tersangka Fikri alias Far mengaku sudah tiga bulan menjadi kurir barang haram ini.

"Pil koplo pembelinya adalah remaja atau pelajar. Kalau sabu pembelinya kalangan orang tua, pemuda. Setiap 20 gram sabu yang terjual, tersangka diberi upah Rp 1 juta," terangnya.

Dia mendapatkan pil koplo dari wilayah Petemon, Kota Surabaya. Modusnya mengirim narkoba dengan sistem ranjau, janjian dengan pembeli dan diletakkan di sebuah tempat yang telah disepakati. Pil koplo sebanyak 50 ribu butir habis dalam kurun waktu satu sampai dua minggu.

"50 ribu pil koplo ini harganya kurang lebih Rp 35 sampai 50 juta," terangnya.

Dari hasil penjualan pil koplo, tersangka hanya diberi upah berupa sabu saja. Sabu tersebut dikonsumsi Fikri hampir setiap hari.

"Tersangka ini dulunya adalah penjual kebab, kemudian sepi terdampak pandemi," kata dia.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka ijerat pasal 114 ayat 2 Pasal 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Berita Terbaru

Viral Tahlilan ‘Orang Have’ di Lamongan, Pulang-pulang Bawa Kipas Angin

Viral Tahlilan ‘Orang Have’ di Lamongan, Pulang-pulang Bawa Kipas Angin

Senin, 21 Sep 2026 11:28 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Media sosial kembali dihebohkan dengan adanya unggahan video tahlilan tak biasa di Kabupaten Lamongan yang diklaim sebagai ‘orang h…

Masuk Status Siaga, Gunung Semeru Kembali Erupsi 27 Kali Selama 6 Jam

Masuk Status Siaga, Gunung Semeru Kembali Erupsi 27 Kali Selama 6 Jam

Senin, 21 Sep 2026 11:20 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Hingga kini, gunung tertinggi di Pulau Jawa yakni Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, masih mengalami erupsi, dan masih…

Jadi Sorotan! Kucing Berkostum Open Donasi di Jalan Tunjungan Terlihat Lemas

Jadi Sorotan! Kucing Berkostum Open Donasi di Jalan Tunjungan Terlihat Lemas

Senin, 21 Sep 2026 11:15 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial dihebohkan soal sejumlah kucing berkostum yang berada di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, yang…

Tumbuh Pesat hingga 32,36 Persen, PAD Jember Tertinggi di Jawa Timur

Tumbuh Pesat hingga 32,36 Persen, PAD Jember Tertinggi di Jawa Timur

Senin, 21 Sep 2026 11:11 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait menggelar Anugerah Insan Pajak Daerah 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha sekaligus mengapresiasi…

Diduga Kompor Menyala dan Ditinggal, 4 Warung di Jemur Andayani Ludes Terbakar

Diduga Kompor Menyala dan Ditinggal, 4 Warung di Jemur Andayani Ludes Terbakar

Senin, 21 Sep 2026 10:59 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini kebakaran terjadi di Jalan Jemur Andayani I Surabaya, akibatnya sebanyak empat unit bangunan semi permanen yang…

Lewat Agenda BIG Downhill, Pemkab Banyuwangi Genjot Wisata Olahraga

Lewat Agenda BIG Downhill, Pemkab Banyuwangi Genjot Wisata Olahraga

Senin, 21 Sep 2026 10:56 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Lewat gelaran kejuaraan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill, pada 19-20 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…