Hendak Pensiun, Pegawai Honorer Jadi Pegawai Kontrak Pemkab Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor serahkan SK pegawai PPPK
Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor serahkan SK pegawai PPPK

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Rosyidah (56) Penyuluh Pertanian Kecamatan Tulangan merasa sangat bersyukur ia sudah diangkat menjadi pegawai PPPK. 

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Total ada 104 pegawai honorer K2 yang dinyatakan lulus seleksi menjadi PPPK tahun 2019. Senin (15/3/2021) di Pendopo Delta Wibawa.

Menjalani sebagai penyuluh honorer K2 dengan gaji jauh dari cukup itu dijalani selama 12 tahun sejak tahun 2008. Meski usianya tidak lagi muda karena kurang 2 tahun lagi Ia sudah pensiun. 

"Alhamdulillah saya mensyukuri dengan rezeki ini, dulu pernah berjuang ikut seleksi CPNS tapi terkendala karena usia. Mungkin sudah rezeki saya digariskan seperti sekarang ini kurang dua tahun lagi sudah pensiun dan keterima jadi pegawai PPPK", tutur Rosyidah usai menerima SK Bupati.

Dari jumlah honorer K2 sebanyak 122 orang yang ikut seleksi Computer Assisted Test (CAT) yang dinyatakan lulus sebanyak 104 orang.

Jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan pada tiga instansi sesuai dengan formasi kebutuhan. 

Ketiga instansi yakni dinas pendidikan sebanyak 56 guru, dinas kesehatan sebanyak 1 orang perawat, kemudian yang ketiga dinas pangan dan pertanian sebanyak 46 penyuluh pertanian.

Gus Muhdlor berpesan kepada semua pegawai terutama PPPK yang baru saja menerima SK agar bekerja dengan disiplin waktu dan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Serta terus mengembangkan potensi untuk mengabdi membangun Sidoarjo lebih baik baik.

Bupati Sidoarjo juga mendorong agar BKD memperhatikan ribuan pegawai yang masih berstatus kontrak untuk mengisi PPPK. Menurut putra KH. Agoes Ali Masyhuri itu, mereka pegawai kontrak wajib diperhatikan nasibnya karena sudah mengabdikan diri untuk Sidoarjo.

Begitu juga dengan Guru Tidak Tetap (GTT) Muhdlor minta dinas pendidikan memperhatikan nasib mereka karena sudah berjasa.

"Saya minta BKD memperhatikan tenaga kontrak untuk mengisi posisi PPPK, ada 2000 ribuan lebih. Juga Dinas pendidikan agar mengangkat GTT menjadi pegawai PPPK. Pemkab harus berterima kasih kepada GTT dan tenaga kontrak atas jasa mereka. Mereka juga punya hati dan pemkab harus menghargai itu," terangnya. 

Nasib mujur juga dialami rekan sejawat Rosyidah, yakni Hasanudin (55) teman seangkatan Rosyidah yang sama-sama mengabdi menjadi penyuluh honorer K2 sejak tahun 2008 kini bisa tenang dan bernafas lega. Pendapatan setiap bulannya yang akan diterima sama dengan pegawai ASN. Ada gaji pokok dan dapat tunjangan lainnya. Bedanya pegawai PPPK usai purna tugas tidak mendapat uang pensiun.

Penyuluh yang bertugas di kecamatan kota Sidoarjo ini mengaku terharu, dia tidak menyangka bisa lulus seleksi CAT PPPK. Usia yang tak lagi muda membuat Hasanudin tak patah semangat, setelah diumumkan ada seleksi PPPK Ia bersama rekan-rekan sesama penyuluh mengikuti proses seleksi.

"Hanya bisa bersyukur, tidak menyangka akhirnya bisa diterima menjadi pegawai pemerintah jalur PPPK. Meski usia tak lagi muda", ucapnya. sg

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…