Pemkot Malang Izinkan Gelar Wisuda Tatap Muka dengan Prokes Ketat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu universitas di Kota Malang. SP/ Humas Pemkot Malang
Salah satu universitas di Kota Malang. SP/ Humas Pemkot Malang

i

SURABAYAPAGI.com, Malang – Pemerintah Kota Malang kini sudah mengizinkan kampus untuk menggelar wisuda tatap muka, mengingat proses vaksinasi Covid-19 yang juga sedang distribusikan. Sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 13 Tahun 2021, tentang pelaksanaan wisuda dalam tatanan normal baru, produktif, aman Covid-19 bagi perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Malang.

Namun sebagai langkah antisipasi, jumlah wisudawan juga dibatasi yaitu sebanyak 200 mahasiswa. Sementara jumlah pendamping maksimal 400 orang dengan menggunakan protokol kesehatan maksimal selama proses wisuda tatap muka.

Panitia juga diminta tidak menghadirkan anak di bawah umur 12 tahun, serta warga lanjut usia di atas 60 tahun. Itu karena rentan tertular penyakit.

Wali Kota Malang Sutiaji membenarkan adanya keputusan berupa SE, yang mengatur dan mengizinkan pelaksanaan wisuda bagi perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Malang.

"Kami yakin, perguruan tinggi akan taat mengikuti aturan yang ditetapkan. Prinsipnya, protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan selama pelaksanaan wisuda," ungkap Sutiaji, Rabu (24/3/2021).

Menurut Sutiaji, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat kelurahan akan terus berjalan, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2021.

Selain itu, Pemerintah Kota Malang harus memikirkan bangkitnya perekonomian masyarakat. Beberapa kelonggaran sudah diberikan oleh pemerintah pusat. Terkait hiburan malam, konser dan kegiatan lain dengan catatan protokol kesehatan harus dijalankan.

"Selain PPKM tetap jalan, kami harus memikirkan bagaimana roda perekonomian masyarakat bangkit dan berjalan kembali. Apalagi, Kota Malang merupakan kota pendidikan, di mana perguruan tingginya banyak diminati pelajar dari seluruh Indonesia," imbuh Sutiaji.

Dan mengenai kewajiban swab antigen bagi peserta wisuda tatap muka dan pendamping, Sutiaji mengaku akan berkoordinasi dengan ahli epidemiologi. "Teknis akan kita koordinasikan dengan epidemiologi," pungkasnya. Dsy9

 

Berita Terbaru

Bulan Suci Ramadhan, Baznas Pacitan Salurkan Santunan ke 1.000 Anak Yatim

Bulan Suci Ramadhan, Baznas Pacitan Salurkan Santunan ke 1.000 Anak Yatim

Rabu, 25 Feb 2026 12:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai rangkaian kegiatan bulan Ramadhan sekaligus peringatan Hari Jadi Ke-281 Kabupaten Pacitan, Badan Amil Zakat Nasional…

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur melarang penggunaan sound horeg saat kegiatan sahur…

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Bojonegoro yang memenuhi kualifikasi administratif dan teknis mendapatkan bantuan pemberian…

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Rabu, 25 Feb 2026 10:41 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Diterjang banjir bandang karena hujan deras sepanjang malam mengakibatkan sejumlah aktivitas warga juga ikut terganggu, pasalnya…

Sering Terjadi Kecelakaan di Lintasan Rel KA Blitar, KAI Tutup Perlintasan Sebidang

Sering Terjadi Kecelakaan di Lintasan Rel KA Blitar, KAI Tutup Perlintasan Sebidang

Rabu, 25 Feb 2026 10:30 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Bersamaan jelang Hari Raya idul Fitri mendatang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus menunjukkan…

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Lumajang Integrasikan UMKM dengan Digitalisasi dan Hilirisasi

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Lumajang Integrasikan UMKM dengan Digitalisasi dan Hilirisasi

Rabu, 25 Feb 2026 10:27 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai salah satu memperkuat pondasi ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, mengintegrasikan usaha…