Kisah Sukses Zaitun, Berbisnis Aneka Keripik Beromzet Ratusan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Zaitun dengan keripik 'Ilham' miliknya. SP/ SBY
Zaitun dengan keripik 'Ilham' miliknya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Zaitun merupakan pengusaha rempeyek yang memulai usahanya tersebut sejak tahun 2004 silam. Rempeyek atau lebih dikenal dengan sebutan peyek, merupakan cemilan yang memang digemari oleh semua lapisan masyarakat.

Awalnya, ia hanya mencoba-coba menjalankan usaha ini dengan menitipkan barang dagangannya ke beberapa warung di sekitar rumahnya. Ternyata, usaha tersebut mendapatkan respons positif dari konsumen dan hingga kini omsetnya telah mencapai Rp 200 juta perbulan.

Wanita 46 tahun ini tak pernah menyangka jika usahanya bakal sebesar dan sesukses sekarang. Selain didorong oleh faktor keuangan yang kala itu dengan gaji PNS suaminya kurang memadai, juga kondisi keluarganya yang masih tinggal di rumah kontrakan. Ini membuat Zaitun tergerak untuk mencari penghasilan tambahan (sampingan).

"Saya ingin membantu suami dan ingin memiliki rumah sendiri, sehingga memotivasi saya lebih bersemangat lagi dalam menekuni usaha ini," ceritanya, Dikutip Minggu (28/3/2021).

Zaitun mengelola modal yang diperolehnya guna menambah bahan dagangan ke warung-warung lain dan memvariasikan adonan dengan tambahan daun kunyit serta bumbu cabai.

Sejak 2004 itu Zaitun telah memiliki 2 karyawan diiringi dengan mulai mendaftarkan produk rempeyeknya ke Dinas Kesehatan. Sementara, perihal ide brand produk peyek diambil dari kegelisahannya sembari berdoa, maka tercetuslah "Ilham" yang menurutnya, segala perjalanan usaha yang sedang dirintisnya itu seperti mendapatkan ilham dan hidayah dari Allah SWT sehingga dapat berkembang. "Kebetulan nama putra pertama saya juga Ilham," ujarnya.

Mulanya Zaitun hanya memproduksi satu jenis peyek, namun semakin banyaknya permintaan maka dibuatlah berbagai varian peyek. Di antaranya peyek kacang, teri, dan udang.

"Hingga pada 2010 saya bikin aneka peyek. Dari yang tadinya hanya satu jenis yaitu peyek kacang, sekarang sudah punya berbagai macam model bukan hanya bulat saja, dan saya kembangkan juga keripik tempe, bayam serta sawi," ungkapnya.

Selama menjalankan usaha ini, Zaitun mengaku memiliki suka duka. Diantara sukanya, ia dapat membantu sesama, dan dapat berbagi ilmu. 

Hal itu, diakui Zaitun, tidak terlepas dari peran Bank Indonesia (BI) yang memberikan kesempatan baginya. "Terhitung 6 bulan ini, saya mengikuti naungan Wirausaha Binaan Bank Indonesia (WUBI). Sudah diikutkan dalam pelatihan-pelatihan, dan berbagai pameran serta difasilitasi. Ini benar-benar membawa perubahan baik bagi usaha saya. Begitu pula keinginan untuk memiliki rumah sendiri dapat terwujud," terangnya.

Menurut dia, bantuan pemerintah melalui BI tersebut sangat besar terhadap pengembangan usaha Rempeyek Ilham. Terutama dari segi promosi produk lokal. 

Terlebih karena pemerintah, kata Zaitun, juga mempermudah proses perizinan usaha. "Promosi melalui pameran saya banyak dibantu," katanya. 

Kendati demikian, meskipun kini ia telah memiliki 16 karyawan, tetap kewalahan pada bagian produksi karena melonjaknya jumlah permintaan. Dsy2

 

Berita Terbaru

Ledakan Dahsyat Pabrik di Lamongan, 1 Meninggal dan 6 Luka Berat

Ledakan Dahsyat Pabrik di Lamongan, 1 Meninggal dan 6 Luka Berat

Kamis, 17 Sep 2026 14:42 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ledakan dahsyat terjadi di PT Superior Prima Sukses, yang berada di Desa Warukulon RT 03 RW 03, Kecamatan Pucuk, Kabupaten…

Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara Demi Keselamatan

Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara Demi Keselamatan

Kamis, 17 Sep 2026 14:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kebakaran hutan yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu sejak Senin (14/09/2026), Perhutani Kesatuan Pemangkuan…

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti fenomena kekeringan saat musim kemarau yang terus meluas turut melanda 5 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan…

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah mengantisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengimbau masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih…

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kebakaran huran dan lahan (karhutla) di Gunung Ijen turut mempengaruhi sektor pariwisata Banyuwangi. Sejumlah hotel di…

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Kota Kediri, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis…