Pengusaha Keripik Raih Omzet Jutaan Hingga Luar Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Abdul Majid Firdaus dengan varian keripik Rengginang miliknya. SP/ BYW
Abdul Majid Firdaus dengan varian keripik Rengginang miliknya. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Abdul Majid Firdaus merupakan seorang pengusaha keripik. Saat ini, pria asal Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi tersebut mampu meraup omzet sebesar Rp. 6 juta tiap bulannya dengan beragam varian keripik yang dijualnya, mulai pisang, singkong, talas, bahkan hingga rengginang.

Sebelum menjadi berhasil seperti saat ini, Majid awalnya harus melewati pahit manisnya perjuangan. “Tahun 2003 adalah masa awal saya merintis usaha jajanan keripik. Dengan keterbatasan yang ada, saya hanya mengerjakannya berdua dengan istri saya, apalagi saat itu tidak punya karyawan sama sekali,” ujar Majid.

Hanya bermodalkan sebesar Rp 300 ribu, kenang Majid, waktu itu hanya cukup untuk membeli bahan baku berupa pisang, minyak goreng, dan plastik untuk kemasan.

Setiap pagi ayah dari kedua anak ini mengawali hari-harinya dengan proses pengupasan bahan baku, perendaman, penggorengan, sampai tahap pengemasan. Dia melakukan proses produksi ini mulai selepas sholat shubuh sampai pukul 16.00 WIB.

Berbekal kesederhanaan manajemen pemasaran, dia memasarkan jajanan keripik pisang ke warung dan tetangga terdekat. Ia gunakan kurun waktu satu minggu. Yakni tiga hari untuk proses produksi, tiga hari untuk pemasaran, dan satu hari untuk istirahat.

Barulah di tahun 2005 usahanya mulai tumbuh, berkat mengikuti beberapa pelatihan pendukung. Di tahun ini pula, Majid mulai melebarkan sayap dalam memasarkan produknya seiring dengan perkembangan koneksi yang ia bangun.

“Setelah mengikuti pelatihan,  usaha saya semakin berkembang. Baik soal kualitas produk sampai dengan perkembangan jaringan pemasaran. Ditambah dengan adanya empat orang karyawan yang memiliki dedikasi tinggi. Saya sangat berharap sekali pemerintah terus melakukan edukasi kepada masyarakatnya melalui pelatihan-pelatihan,” tuturnya.

Kini usaha Majid telah menembus konsumen di beberapa daerah seperti Jakarta, Jepara, hingga Semarang. Bahkan digelarnya berbagai festival di Banyuwangi yang memberi kesempatan bagi pelaku usaha mikro untuk bisa membuka stand pameran, membuat usahanya semakain maju dengan pesat.

Intinya dalam merintis usaha apapun, kata Majid, dirinya tidak pernah lupa melakukan tiga hal. Pertama belajar, kedua berjuang, dan ketiga berdoa. “Tiga hal itu selalu saya pegang. Tanpa adanya ridha Allah, mustahil saya bisa seperti sekarang,” tandas Majid. Dsy2

Berita Terbaru

PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia Perpanjang Kampanye “Rejeki Langsung” Hingga Juni 2026

PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia Perpanjang Kampanye “Rejeki Langsung” Hingga Juni 2026

Jumat, 10 Apr 2026 10:00 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 10:00 WIB

Surabayapagi.com:  PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia (PT AMBPI) resmi mengumumkan peluncuran kampanye “Rejeki Langsung” pada Februari 2026. Kamp…

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…