Dari Jualan Aksesoris Hingga Sukses Lewat Mesin Printing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rico Huang. SP/ SBY
Rico Huang. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rico Huang merupakan pengusaha sukses dan mampu membeli Ferari dari kerja kerasnya sendiri, hingga dapat membeli mesin Photobook seharga Rp10 miliar.

Berawal dari sebuah musibah saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Rico Huang memutuskan untuk memperbaiki kehidupan finansialnya dengan membantu orang tuanya berdagang jam tangan selama tiga tahun.

Beranjak SMP dengan modal uang jajan dan angpao, Rico pun memulai bisnis pertamanya jualan aksesoris. Sayangnya, bisnis yang digelutinya harus berakhir bangkrut karena tak kuat bersaing dengan perang harga. Mulai dari situ muncul jiwa entrepreneur dalam diri Rico.

Lalu ia tertarik bisnis ini karena pada saat itu banyak orang yang ingin membeli casing HP dengan gambar sesuai dengan keinginan sendiri, tetapi tidak ada yang bisa membuatnya. Dari peluang bisnis casing HP custom, Rico pun mulai merambah ke kaos, topi, mug, jaket yang bisa dipesan dan jadi langganan.

Hingga kemudian terbentuklah Dropshipaja.com yang tercatat sudah memiliki 85 ribu reseller di seluruh Indonesia.  Selain di bidang produk, ekspansi bisnis Rico juga merambah ke bisnis software dan sekolah internet marketing, yang kini menjadi salah satu sekolah internet marketing terbesar di Indonesia.  Berkat kerja kerasnya, di umur 21 tahun ia berhasil membeli mobil pertamanya, Mercy.

Kemudian selang 3 tahun atau saat usinya menginjak 24 tahun, ia kembali bisa membeli mobil impiannya, Ferrari California. Sukses dengan Dropshipaja.com, di bawah bendera PT Alona Indonesia Raya, Rico baru membeli sebuah mesin printing seharga Rp10 miliar yang bisa mencetak satu produk yang pangsa pasarnya masih terbilang tinggi di Indonesia. Soal pilihan bisnis ini, Rico beralasan,

“Berdasarkan data dari Retail Photo Market Value 2018, di Eropa ada 1 perusahaan yang bisa menghasilkan omzet Rp120 triliun hanya dari 1 produk lewat mesin printing ini. Nah, di Indonesia ini pasarnya masih luas dan belum ada pemainnya. Jadi, peluangnya besar,” ujarnya, dikutip Rabu (31/3/2021).

Berbeda dengan Ferrari, harga mesin printing ini 4x lipat lebih mahal, punya kecepatan super kilat, dan kualitas produk yang mumpuni.  Selaras dengan harganya yang super, biaya maintenance mesin printing yang bernama BAIM ini pun, diakuinya, lumayan mahal sekitar 30 juta per bulan di luar depresiasi.

“Produk ini adalah photobook /photo album. Market dari photobook adalah perempuan, para ibu muda yang memiliki anak, traveller, photographer, mahasiswa atau siapapun yang mau mencetak foto menjadi sebuah memori. Agar kenangan manis bisa tersimpan rapi dalam photo album,” katanya.

Selain itu foto adalah digital file yang memiliki banyak variasi produk yang bisa ditemukan di mana saja. Bisa dalam bentuk dekorasi wallpaper kantor, foto untuk wedding, sebagai kado untuk orang tersayang dan masih banyak lainnya.

Bahkan berdasarkan data dari printed photo product USA, ada 68% menggunakan foto sebagai hadiah atau untuk konsumsi pribadi. Dengan banyaknya data dan nilai pasar yang tinggi, photobook menjadi salah satu variasi produk printing foto yang sangat bisa menjanjikan dalam sebuah bisnis kreatif. Dsy2

Berita Terbaru

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, ​Sidoarjo - Dugaan kasus pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan me…