DD Dipangkas 58 Persen, Kades Kedinding Manfaatkan BK untuk Bangun Infrastruktur

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi jalan lingkungan RT. 14, Dusun Gebangmalang, Desa Kedinding. SP/JUMAIN AGUS, S.
Kondisi jalan lingkungan RT. 14, Dusun Gebangmalang, Desa Kedinding. SP/JUMAIN AGUS, S.

i

SURABAYAPAGI.com - Kendati anggaran pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dikhawatirkan terganggu karena adanya pemangkasan dana desa (DD) untuk kegiatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Namun, roda pembangunan infrastruktur di desa masih bisa berjalan berkat adanya dana bantuan keuangan (BK). Dana BK tersebut dikucurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebagai program aspirasi pada DPRD Sidoarjo.

Kepala Desa (Kades) Kedinding, Haji Sudana mengatakan, manfaat alokasi dana BK ini sudah dirasakan oleh masyarakat. Contohnya adanya pembangunan infrastruktur berupa pavingisasi di wilayah desanya. 

Pavingisasi akses jalan dilaksanakan di beberapa wilayah RT yang kondisi jalan dinilai tidak layak. Dengan dana BK yang dialokasikan ke desa itu, pemdes bisa menyediakan akses jalan yang lebih baik dari sebelumnya.

"Sudah selesai mas. Dan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat," jelas Haji Sudana, kepada Surabaya Pagi. Minggu (16/8)

Dimana akses tersebut sebelumnya hanya pavingisasi di sebagian jalan. Sebagian lagi, jalan sudah tidak layak dan mudah becek ketika terguyur hujan. 

Dengan pavingisasi menyeluruh itu, kini masyarakat desa setempat merasakan akses yang lebih nyaman.

Kades Haji Sudana juga mengungkapkan, manfaat dana BK untuk biaya pembangunan infrastruktur di desa cukup besar.

"Harapan kita ya dana BK. Berharap kucuran dana BK ini bisa terus diberikan pada pihak desa. Sebab manfaatnya sangat banyak," ungkapnya.

Perlu diketahui, pemerintah menetapkan alokasi penyesuaian DD sebesar 58,03�ri pagu DD setiap desa diwajibkan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan KDMP. (jum)

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…