Pastikan Aman, Gubernur Cek Ketersediaan Sembako di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemilik penggilingan padi di Lamongan saat menyampaikan seputar beras. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Pemilik penggilingan padi di Lamongan saat menyampaikan seputar beras. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Jelang bulan Ramadhan,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung bergerak ke sejumlah daerah, salah satunya di Lamongan, Minggu (4/4/2021), untuk mengecek ketersediaan kebutuhan sembako. 

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur ini didampingi oleh bupati Yuhronur Efendi, mengecek penggilingan padi milik Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) di Desa Puter Kecamatan Kembangbahu. 

Selain mengecek ketersediaan beras, Khofifah juga mengecek kebutuhan sembako lainnya di Pasar Sidoharjo Lamongan Kota. Di Pasar ini, Gubernur menanyakan seputar harga sembako dan distribusi sembako menjelang bulan Ramadhan. “Menjelang bulan Ramadhan ini masyarakat harus merasa aman, bahwa sembako aman stock nya dan harganya stabil. Bahkan harga beras relatif menurun,” ungkapnya.

Disebutkan olehnya, Kabupaten Lamongan adalah penghasil beras terbesar di Jawa Timur, menurut data Kabupaten Lamongan Dalam Angka tahun 2020, produksi padi Lamongan sebesar 1.173 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara 753 ton beras. Sehingga tahun 2020 lalu, Kabupaten Lamongan surplus beras sebesar 564 ton.

“Lamongan produksi tertinggi dari gabah dan beras di Jawa Timur. Oleh karena itu kita akan mengkoordinasikan untuk bisa membantu penyerapan di luar dari pada Bulog. Jadi Pemprov bersama Baznas Provinsi Jawa Timur, mulai hari ini akan menyerap beras yang di penggilingan-penggilingan terutama milik Gapoktan supaya harga segera stabil.” ungkapnya. 

Di awal musim panen akhir Februari hingga minggu kedua Maret, harga jual gabah di Kabupaten Lamongan sempat mengalami koreksi dari HPP (Harga Pokok Penjualan) yang ditetapkan, hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sehingga berpengaruh terhadap rendemen. Selain itu adanya wacana impor beras oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan juga ikut mempengaruhi harga di tingkat petani. 

Sementara Untuk mengantisipasi terjadinya koreksi atau penurunan harga gabah yang terjadi, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah berinisiasi dan mendorong serta berupaya agar harga gabah di tingkat petani sesuai dengan HPP atau di atas HPP. Diantaranya dengan melakukan kunjungan oleh Bupati Yes ke Bulog untuk mendorong penyerapan hasil panen padi oleh Bulog dan seluruh pengelola lumbung padi.  

Tidak berhenti di sana, koordinasi dengan Tim Monitoring Serap Gabah Kementerian Pertanian agar Bulog beserta pengelola lumbung/penggilingan (Perpadi) untuk mengoptimalkan penyerapan gabah /beras di tingkat petani pun juga telah dilakukan. “Ibu Gubernur berkunjung ini merupakan upaya untuk mempercepat penyerapan gabah dan beras. Mudah-mudahan Ibu dapat memberi solusi untuk kebaikan anda semua,” sambut Yes dalam audiensi dengan Kelompok Petani.

 Saat audiensi itu, Khofifah ingin memastikan ada beras yang dibeli dengan harga di bawah HPP. Karena di bawah standarnya Bulog. "Testimoni panjenengan semoga ada yang merekam sehingga saya bisa menyampaikan suara dari para petani dan penggilingan padi. Saya sudah menyampaikan agak detail kepada Bapak Presiden dan menteri-menteri. Bahwa Jawa Timur surplus beras," terangnya. 

Kemudian tentang kebijakan impor beras, sebenarnya masih indent bahasanya seperti itu. Namun berita sudah terlanjur menyebar sehingga mempengaruhi harga. "Monggo kita bersama-sama mencari solusi. Untuk teknis penyerapan oleh Baznas monggo dibicarakan dengan Kepala Dinas Pertanian,” terang Khofifah mengakhiri audiensi.jir

Berita Terbaru

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jombang dalam beberapa pekan terakhir, memicu kenaikan sejumlah komoditas harga cabai…