Hobi Ngutang Barang Endorse

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Shandy Aulia
Shandy Aulia

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Aktris cantik Shandy Aulia mendadak ramai jadi perbincangan karena kerap menunda pembayaran belanjaan di online shop. Berawal dari beredarnya unggahan story dari akun @kmwidjaja yang menyebut artis SA dianggap selalu berkelit mencari alasan jika ditagih pembayaran barang.

Tak hanya itu, pemilik akun @kmwidjaja juga mengunggah sejumlah tangkapan layar pesan langsung atau direct message. Pesan itu dikirim sejumlah wirausaha yang memajang dagangan di etalase akun Instagram. Isinya, keluhan seputar kerja sama endorsement dengan artis SA.  “Jadi si mbak ini bilang kalau ngajak barter barang dan dia mention rate 1X foto dia itu 100 juta/ post. Jadi kasarnya minta ‘dikasih’ barang senilai 100 juta ditukar sama ‘1X post,” cuitnya via DM.

Selain itu, pihak perusahaan yang merilis produk tersebut tak serta merta mengiakan. Terjadi negosiasi lumayan panjang hingga tercapai kesepakatan harga 80 juta rupiah dengan ketentuan, setengah harga dibayar tunai. Sisanya, dengan endorsement.

“Namun pada akhirnya si Mbak ini hanya post 1X feeds dan story (di luar yang dia janjikan banyak post itu) dan itu pun enggak ada sebulan sudah dihapus sama dia di feeds-nya,” keluhnya.

Ini pun berakhir tak menyenangkan. “Perkara perjanjian endorse dia ingkar janji udah enggak kita tagih. Boss saya sudah malas untuk menagih. Jadi direlain saja tuh janji,” tulis netizen itu.

Setelahnya warganet menyerbu kolom komentar akun Instagram Shandy Aulia. Yang menarik, warganet memergoki bintang film Eiffel I’m in Love berpatroli menghapus sejumlah komentar warganet.

"I know public figure juga perlu uang, banyak kok yang DM kita nawarin barter dll, and I honestly think itu hak mereka juga, secara itu kan kerjaan mereka. Gak salah juga mereka usaha," tulis lagi.

Sebenarnya untuk urusan artis SA dengan @kmwidjaja sudah selesai. Dia menyebut artis tersebut sudah membayar, meski harus ditagih terlebih dahulu.

Akan tetapi, dia juga mengunggah direct message dari beberapa pengusaha online shop yang mengalami hal serupa. Oleh karena itu, dia juga mewanti-wanti online shop lainnya untuk berhati-hati, jika artis SA sudah melirik barang dagangannya.

"Aku bukan mau jelekin dia, kasihan karena punya baby. Intention aku agar yang punya usaha waspada kalau ada artis inisial SA nyelip di DM kalian," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, secara terbuka melalui story di akun Instagram-nya, Shandy Aulia menjelaskan guna meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Dalam klarifikasinya, Shandy Aulia mengaku sudah membayar lunas produk online tersebut meski adanya keterlambatan pembayaran.

"Memang benar adanya pihak saya membeli produk secara online dan sudah melakukan pembayaran secara LUNAS," tulis Shandy Aulia, dikutip Minggu (4/4/2021).

Dengan segenap kerendahan hatinya, ibu satu anak ini meminta maaf atas kejadian yang membuat online store tersebut merasa tak nyaman. "Bila pemilik dari toko online tersebut merasa tidak nyaman dengan waktu proses pembayaran dan menunggu beberapa hari dari pihak saya dan manajemen dengan kerendahan hati saya memohon maaf yang sangat besar," tulis Shandy.

Terlepas dari masalah tersebut, Shandy menyarankan alangkah baiknya jika pihak toko online tersebut menghubungi langsung manajemennya. "Pihak saya pasti akan merespons secara baik karena tidak ada tujuan dari saya untuk tidak menghargai produk anda. Kiranya ini menjadi pembelajaran bagi saya dan management ke depannya," tulisnya. dsy/re

 

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…