Bangun RS Darurat Covid-19, Bupati Sanusi Letakkan Batu Pertama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peletakan batu pertama RS Khusus Covid-19 dilakukan oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM, Senin (5/4/2021).SP/PEMKAB MALANG
Peletakan batu pertama RS Khusus Covid-19 dilakukan oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM, Senin (5/4/2021).SP/PEMKAB MALANG

i

SURABAYAPAGI, Malang  - Percepatan penanganan dampak Covid-19 menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Malang bersama dengan Kementerian PUPR , BNPB Malang  dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membangun Rumah Sakit (RS) Khusus Covid  resmi dimulai pada Senin, (5/4/2021).

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Malang Sanusi.  Acara tersebut dilaksanakan di Halaman Gedung RIC RSU UMM dengan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang sangat ketat.

Rasa terimakasih dan apresiasi turut dihaturkan Sanusi kepada sejumlah pihak yang telah menginisiasi pembangunan RS Darurat Penanganan Covid-19 ini.

“Dengan demikian maka akan banyak nanti masyarakat yang terdampak Covid-19 bisa terselamatkan dengan baik karena rumah sakit, tenaga medis, fasilitas dan keamanannya khusus untuk menangani pasien yang terpapar Covid-19,” katanya, Senin (5/4/2021).

Target pembangunannya juga dibeberkan oleh Sanusi. Menurutnya, ini menjadi Rumah Sakit Khusus penanganan pasien yang terpapar Covid-19 dan tak dapat bercampur dengan pasien umum.

Diprediksi tuntas dalam 45 hari, Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 yang dibangun di atas lahan 7978,02 M² ini bisa tampung puluhan pasien.Tak hanya itu, Rumah Sakit Darurat ini juga menyediakan lahan hijau seluas 4.259,54 M² sebagai pemenuhan standar.

Sanusi menuturkan, meski angka covid di Malang cukup menurun, Rumah Sakit ini diharapkan mampu menanggulangi pandemi , khususnya di area Malang Raya. Pria asal Gondanglegi ini menyebutkan, kasus Covid-19 di wilayahnya masih menyisakan sekitar 300 pasien saja.

“Untuk Kecamatan Dau tinggal enam. Kabupaten Malang dari 14.600 sekian RT/RW tinggal sekitar 80 an RT/RW yang masih zona kuning, semua sudah hijau. Mudah-mudahan sebelum 45 hari semuanya sudah hijau. Jadi nanti rumah sakit ini tidak terlalu sibuk menangani Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Direktur RSU UMM, Djoni Djunaedi, mengatakan, RS darurat ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Mulai dari ruang rawat inap hingga ruang intensif care.

“Komplit fasilitasnya. Jadi ada 65 ruang rawat inap biasa untuk covid-19, juga ada delapan ruang intensif care dan lain-lain,” katanya.

Mengenai pembiayaan, Pasien Covid-19 yang dirawat di RS darurat ini akan dibiayai oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Begitu ditemukan pasien yang positif Covid-19 usai swab PCR, maka pasien tersebut dapat dirawat di RS darurat ini.

“Juga ada fasilitas hiburan di tengah-tengah rumah sakit. Gymnastic atau seperti itu,” ujarnya.na

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…