Soeharto Korupsi Rp 456 Triliun, Terbesar Diantara 7 Kepala Negara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suharto dan beberapa kepala daerah terkorup menurut versi majalah Forbes
Suharto dan beberapa kepala daerah terkorup menurut versi majalah Forbes

i

 

Versi Majalah Forbes

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jenderal (Purn) Soeharto, mantan Presiden Indonesia, dicatat oleh majalah Forbes, melakukan korupsi sampai $15 – 35 miliar US (Rp 456 triliun). Ini dugaan korupsi terbesar diantara tujuh kepala nagara di dunia.

Dikutip melalui Youtube SocialHits, hari Selasa (6/4/2021) dana sebesar itu “dicuri” selama 31 tahun. Menurut Forbes, selama berkuasa sejak 12 Maret 1967 hingga 21 Mei 1998,

Soeharto menempatkan anggota keluarganya di kursi kementrian dan memberikan sejumlah perusahaan besar untuk ditangani oleh anaknya. Jika ditotalkan, hasil korupsi yang dilakukan oleh Soeharto mencapai $15 – 35 miliar US (Rp456 triliun).

Youtube SocialHits, mempublikasi Soeharto, satu dari tujuh kepala negara (presiden) paling korupsi di dunia.

 

Hartanya Diduga 9 Miliar US

Pada thun 1999, Presiden BJ Habibie, juga ingin melacak keberadaan harta Soeharto.

Kebetulan pada saat itu, majalah Times menulis telah terjadi pemindahan besar-besaran dan mencurigakan harta Soeharto sebesar 9 miliar dollar US dari rekening Swiss ke Wina.

BJ Habibie kemudian menugaskan Jaksa Agung waktu itu Andi Ghalib untuk menyelidiki kebenaran berita itu. Anehnya, Andi Ghalib malah meminta izin kepada Soeharto untuk melacak hartanya sendiri dengan alasan "tidak mungkin bank Swiss mau membuka data rekening tanpa seizin orang yang punya rekening."

Tentu saja pegawai Bank Swiss tersenyum dan mengatakan berita itu tidak benar, lalu menghibur Andi Ghalib dengan mengatakan akan membantunya jika Soeharto sudah jadi tersangka. Dan sampai kematiannya, Soeharto tidak pernah dijadikan tersangka.

 

Ferdinand Marcos Rp 133 Triliun

Kepala negara lain adalah Alberto Fujimori, Peru. Dia adalah pemimpin negara paling korup pertama. Alberto Fujimori, menjabat pada tahun 1990 – 2000. Pada 7 April 2009, Fujimori dinyatakan terbukti dan divonis 25 tahun penjara atas dakwaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) serta korupsi

Selama menjadi presiden dan terbukti ‘mencuri’ uang negara sebesar $600 juta US (Rp7,98 triliun).

Presiden ketiga, Jean Claude Duvalier, dari Haiti.

Jean Claude Duvalier mantan Presiden Haiti melakukan korupsi sejak tahun 1971 – 1986. Aksi korupsi Duvalier dianggap terlalu besar sehingga banyak kalangan yang curiga terhadapnya.

Duvalier menyalahgunakan kedudukannya dengan melakukan korupsi sebesar $300 – 800 juta US (Rp10.6 triliun).

Keempat, Slobodan Milosevic, Serbia Yugoslavia.

Mantan Presiden Serbia Yugoslavia, selama 11 tahun menjabat sejak tahun 1989 – 2000, terlibat kasus korupsi yang jumlahnya sangat fantastis kala itu.

Milosevic berhasil ‘mencuri’ uang negara sebesar $1 mililiar US (Rp14 triliun). Milosevic ditangkap di rumah nya sendiri dan dibawa ke penjara pada 1 April 2001.

Namun, pengadilan tidak memutuskan vonis, karena Milosevic ditemukan meninggal dunia di sel penjara pada 11 Maret 2006.

Kelima presiden Sani Abacha, dari Nigeria. Tidak ada yanh menyangka jika negara yang sering dilanda perang sipil ini mampu melahirkan seorang presiden korup.

Sani Abacha, mantan Presiden Nigeria yang menjabat sejak tahun 1993 – 1998.

Saat itu, Nigeria sedang dilanda perang berkepanjangan, melakukan korupsi uang negara sebesar $2 – 5 miliar US (Rp66.5 triliun).

Keenam, presiden Mobutu Sese Sejo, dari Zaire. Mobutu Sese Sejo berhasil mengkorupsikan uang sebesar $5 miliar US (Rp66.5 triliun).

Korupsi yang dilakukan oleh Sejo ini terbilang cukup lama, karena dirinya menduduki kursi kepresidenan selama 32 tahun sejak 1965 – 1997. Bahkan, kekayaan Sejo saat itu setara dengan hutang negara Zaire pada kala itu.

Ketujuh, presiden Ferdinand Marcos, dari Filipina. Ferdinand Marcos, menjabat sebagai presiden dari tahun 1972 – 1986. Selama 14 tahun menjabat, Marcos memimpin Filipina dengan sifat diktator.

Selain itu, selama masa jabatannya, ia diam-diam melakukan korupsi sebesar $5 – 10 miliar US atau Rp133 triliun. fbr/erk/cr2/rmc

Berita Terbaru

Tim Mabes TNI Verifikasi KDKMP di Wilayah Kabupaten Blitar

Tim Mabes TNI Verifikasi KDKMP di Wilayah Kabupaten Blitar

Selasa, 20 Okt 2026 15:16 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Rombongan pejabat tinggi dari Markas Besar TNI yang di Komandani Laksamana Muda TNI AL di dampingi  Marsekal Pertama TNI AU Agus …

Sah! Anggota DPRD Jatim Darmawan Sutanto Pimpin Gerindra Ngawi

Sah! Anggota DPRD Jatim Darmawan Sutanto Pimpin Gerindra Ngawi

Selasa, 20 Okt 2026 15:15 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai…

Talkshow Mojo City Innovation Expo, Perkuat Semangat Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan

Talkshow Mojo City Innovation Expo, Perkuat Semangat Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan

Selasa, 20 Okt 2026 15:11 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi daerah tidak cukup berhenti pada gagasan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan dampak bagi m…

Pemkot Mojokerto Sosialisasikan Draft Juknis Pelaksanaan dan Pengendalian Kegiatan

Pemkot Mojokerto Sosialisasikan Draft Juknis Pelaksanaan dan Pengendalian Kegiatan

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bagian Pengadaan Barang/Jasa menggelar Sosialisasi Draft Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan dan…

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya menindaklanjuti kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan,…

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tumpahan solar di Jalan Raya Desa Waruwetan, Kecamatan Pucuk, Lamongan yang diduga berasal dari kebocoran tangki truk itu membuat…