Penyidik KPK Periksa Rekanan Investor PDAM Gresik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirut Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah saat memberi keterangan kepada wartawan terkait dugaan kasus korupsi di perusahaan yang dipimpinnya. SP/M.AIDID
Dirut Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah saat memberi keterangan kepada wartawan terkait dugaan kasus korupsi di perusahaan yang dipimpinnya. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan proses penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi di PDAM Giri Tirta Gresik. Setelah memeriksa tiga direksi dan para mantan direksi PDAM, pada Rabu (7/4) pagi hingga malam giliran petinggi perusahaan rekanan perumda milik Pemkab Gresik itu yang diperiksa oleh para penyidik KPK. 

Ada tiga orang dari perusahaan rekanan PDAM, yakni PT Dewata Bangun Tirta (DBT) yang diperiksa. Pemeriksaan dilakukan di ruangan dewan pengawas Kantor Pusat Perumda Giri Tirta di Jl Raya Bunder Asri Gresik.

"Benar kemarin pagi hingga malam ada tiga orang dari Dewata (maksudnya PT DBT) yang diperiksa penyidik KPK. Mereka (KPK) meminjam ruangan di kantor PDAM Gresik untuk pemeriksaan," ungkap Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah kepada sejumlah wartawan di kantornya, Kamis (8/4). 

Risa, demikian wanita Dirut PDAM Gresik biasa disapa, tidak menyebut berapa jumlah anggota tim penyidik KPK yang datang ke kantornya. Namun dia memastikan bahwa keberadaan para penyidik lembaga antirasuah itu sekitar 11 jam. 

Dari hasil pantauan Risa, pemeriksaan kepada tiga orang dari perusahaan rekanan tersebut dilakukan sejak pukul 09.00 WIB pagi hingga pukul 20.00 WIB malam.

"Ya sekitar sebelas jam-lah, tapi juga diselingi ishoma (istirahat, sholat dan makan)," ujar Risa yang juga sudah dimintai keterangannya oleh penyidik KPK beberapa hari lalu di Surabaya. 

Lebih lanjut diungkapkan Risa, selama dilakukan pemeriksaan, tim penyidik KPK tidak melakukan penggeledahan dan penyitaan dokumen di kantornya meski objek yang diselidiki adalah perusahaan yang kini dipimpinnya. "Begitu juga tidak ada pemeriksaan terhadap pegawai maupun jajaran direksi PDAM," jelasnya. 

Risa kembali mengemukakan bahwa saat ini penyidik KPK sedang menyelidiki adanya dugaan korupsi terkait proyek pengadaan air bersih PDAM Gresik pada 2012. Nilai investasinya bernilai di atas Rp 100 miliar dengan melibatkan dua perusahaan sebagai pemodal.

Dua perusahaan dimaksud adalah PT Dewata Bangun Tirta dengan nilai investasi sebesar Rp 47 miliar. Satunya lagi adalah PT Drupadi Agung Lestari (DPL) dengan nilai investasi lebih gede, yakni sebesar Rp 86 miliar.

Dari informasi yang diterima wartawan, pada hari ini, Kamis (8/4) giliran petinggi PT Drupadi Agung Lestari yang dipanggil untuk diperiksa oleh tim penyidik KPK. did

Berita Terbaru

Surabaya Printing Expo 2026 Jadi Katalis Pertumbuhan Industri Percetakan Jawa Timur

Surabaya Printing Expo 2026 Jadi Katalis Pertumbuhan Industri Percetakan Jawa Timur

Rabu, 08 Jul 2026 15:33 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran industri percetakan Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 resmi dibuka di Grand City Convention Center, Surabaya, Rabu (…

Jember Kalahkan Rata-rata Nasional, Inflasi Berhasil Ditekan ke 3,13 Persen

Jember Kalahkan Rata-rata Nasional, Inflasi Berhasil Ditekan ke 3,13 Persen

Rabu, 08 Jul 2026 15:26 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan taji dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Di kala ekonomi global masih dibayangi k…

Lewat Uji Pullorum, Pemkab Probolinggo Perketat Kesehatan dan Keamanan Unggas

Lewat Uji Pullorum, Pemkab Probolinggo Perketat Kesehatan dan Keamanan Unggas

Rabu, 08 Jul 2026 15:18 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Lewat uji Pullorum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) terus memperkuat pengawasan…

Penjualan Seragam di Pasar Ngawi Menurun Jelang Tahun Ajaran Baru

Penjualan Seragam di Pasar Ngawi Menurun Jelang Tahun Ajaran Baru

Rabu, 08 Jul 2026 14:32 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menjelang Tahun Ajaran Baru, omzet penjualan seragam sekolah di Pasar Besar Ngawi justru mengalami penurunan yang cukup signifikan…

Prioritaskan Fasilitas Penunjang, Jombang Tunda Perluasan Terminal Barang Glagahan

Prioritaskan Fasilitas Penunjang, Jombang Tunda Perluasan Terminal Barang Glagahan

Rabu, 08 Jul 2026 14:25 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat memilih memprioritaskan penambahan sarana dan…

Bertahan dengan Tarif Murah, Penjahit di Magetan Banjir Pesanan Seragam Sekolah

Bertahan dengan Tarif Murah, Penjahit di Magetan Banjir Pesanan Seragam Sekolah

Rabu, 08 Jul 2026 14:14 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI,com, Magetan - Memasuki Tahun Ajaran Baru, para penjahit di Magetan justru dihadapkan pada dilema. Pasalnya, harga benang, kain, dan kebutuhan…