Serapan Anggaran Pemkab Mojokerto Lampaui Target 20 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. SP/Dwy Agus Susanti
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Pemerintah Kabupaten Mojokerto pada triwulan pertama tahun 2021 sudah mencapai 28,5 persen. 

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan target serapan anggaran untuk triwulan pertama sebesar 20 persen. Dan hingga batas akhir, sudah melampaui target sebesar 28,5 persen.

"Ini merupakan capaian yang luar biasa, kita patut memberi apresiasi untuk kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," ujarnya saat di konfirmasi, Kamis (8/4) sore.

Ia menyebut, sebagai kepala daerah, ia memiliki kewajiban untuk mengendalikan roda pemerintahan agar berjalan sebagaimana mestinya. Ia berharap seluruh jajarannya agar mampu memaksimalkan penyerapan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan.

"Mereka sudah profesional dan berpengalaman dalam melaksanakan tupoksinya. Tinggal tugas saya, bagaimana memegang kendali kemudi agar semuanya bisa berjalan dengan kecepatan dan arah yang sudah ditentukan," katanya.

Dijelaskannya, monitoring serta evaluasi penyerapan anggaran, pengadaan barang dan jasa, maupun realisasi keuangan tahun 2021 terus dilakukan oleh Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) di Bagian Pembangunan Setda Kab Mojokerto tiap bulannya. 

"Ini sudah masuk triwulan kedua, serapan harus terus di genjot agar memenuhi proyeksi target sebesar 30 persen. Saya berharap untuk apa yang sudah diprogramkan dan dianggarkan harus dijalankan," tekannya.

Sementara, Kepala BPPKAD Kabupaten Mojokerto, Mieke Juli Astuti menambahkan meski sedikit terkendala Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) pengganti SIMDA yang belum maksimal untuk diterapkan. Namun tak berpengaruh besar terhadap serapan anggaran triwulan pertama Pemkab Mojokerto. 

"Realisasi anggaran memang sempat tersendat di awal tahun, tapi pada pertengahan bulan Februari 2021 semuanya bisa teratasi lantaran muncul kebijakan aplikasi SIMDA boleh digunakan kembali," paparnya.

Ia menambahkan, penerapan SIPD ini masih memiliki banyak kendala. Selain input data yang sulit, sistem ini juga masih belum mengakomodir seluruh pengelolaan keuangan.

"Misalnya, menu untuk pendapatan masih belum tersedia. Jadi kita masih diberi manual book untuk kita pelajari dulu. Pun demikian untuk menu bendahara pengeluaran pembantu, juga belum tersedia di sistem tersebut," terangnya.

Mieke menambahkan, serapan anggaran 28,5 persen yang sudah terealisasi di triwulan pertama ini sudah menyangkut keseluruhan belanja. Rinciannya, untuk belanja operasi, belanja modal dan belanja transfer.

"Terbesar memang untuk belanja operasi, karena didalam situ terdapat belanja rutin pegawai dan belanja barang serta jasa yang tidak dapat ditunda atau ditangguhkan," cetusnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya membuka ruang konsultasi bagi OPD. Tujuannya, agar penyerapan pada triwulan kedua dan ketiga bisa lebih maksimal.

"Kita berharap ada akselerasi percepatan pengadaan barang dan jasa karena akan berpengaruh pada penyerapan," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…