Huda Hasilkan Pundi-Pundi Rupiah Lewat Budidaya Merpati Pos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Huda memberi makan merpati pos peliharaannya. SP/ TRG
Huda memberi makan merpati pos peliharaannya. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Lewat hobinya memelihara merpati pos di saat Lelah bekerja, kini Huda Pranowojati dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah berkat anakan merpati pos ternakannya minimal laku Rp 300 ribu setiap pasang. Bagi Huda, saat ini merpati eksis dalam berbagai perlombaan akan kecepatan merpati pos tersebut pulang. Sebab, selain kecerdasan dan daya indra yang dimiliki, para pencinta mencintai merpati pos karena kecepatannya terbang untuk kembali ke kandang.

Selain itu, proses pengecekan gizi makanan pada merpati yang disediakan harus baik dan terjaga. Biasanya Huda memberi pakan berupa campuran beras merah dengan jagung, kacang tanah, kacang hijau, serta kedelai karena jenis biji-binian memiliki kandungan tersendiri. Seperti beras merah yang merupakan jenis biji-bijian termasuk dalam kategori sereal. Beras merah berperan penting dalam proses pembentukan tulang. Biji ini mengandung banyak kalsium dan rendah lemak. Memberikannya dalam jumlah banyak tidak akan menyebabkan merpati mengalami kegemukan.

Sedangkan bagi induk merpati, kacang hijau diketahui dapat membantu menjaga kesuburan sistem reproduksi merpati pascamengeram dan meloloh. Sedangkan, jagung diberikan karena mengandung karbohidrat yang sangat tinggi, karbohidrat berguna menyediakan kalori yang menghasilkan tenaga bagi merpati.

Tak hanya itu, pemberian jenis jagung giling sangat bagus saat merpati akan meloloh. Tujuannya, agar anakan merpati lebih mudah mencerna karena sistem pencernaan anak merpati belum sempurna seperti merpati dewasa. "Selain pakan itu, biasanya saya memberi pakan lain seperti konsentrat yang biasa dijual di pasaran," imbuh Huda.

Itu dilakukan minimal jika anakan sudah bisa makan sendiri dan siap jual sekitar usia 30 hingga 40 hari. Namun setelah piyek sudah mulai makan sendiri dan siap jual, Huda langsung memberinya vaksin dan obat cacing. Tujuannya, untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Sedangkan untuk harganya sangat bervariasi. Dilihat dari indukan piyek yang akan dijual. Terlihat jika indukan pernah ikut lomba, tapi tidak juara dan hanya masuk nominasi, anakan diberi harga minimal Rp 300 ribu per pasang. Jika indukan pernah juara lomba masuk 10 besar, harga minimal Rp 500 ribu per pasang.

Harga tersebut akan berlipat jika anakan pernah ikut lomba. Jika masuk nominasi, di atas Rp 1 juta setiap pasang dan jika masuk 10 besar, di atas Rp 2 juta. "Untuk lomba, dengan catatan jarak sekitar 600 kilometer atau pelepasannya di Jakarta," imbuh pria 29 tahun ini.

Biasanya dari delapan pasang indukannya, dirinya mendapat keuntungan minimal Rp 3 juta. Itu akan bertambah jika anakan merpati yang diikutkan lomba dan minimal masuk nominasi. Dengan bisa pulang sebelum batas hari maksimal yang diterapkan. Dsy14

Berita Terbaru

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Libatkan Polwan Aipda Dianita Agustina      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam kasus na…

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat capaian positif selama momentum libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026 dengan tot…

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, mengingatkan Direksi BPJS Kesehatan harus memastikan…