Wisata Museum Panda, Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Ekologi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengunjung saat bersama Panda kembar di Chengdu. SP/ CH
Pengunjung saat bersama Panda kembar di Chengdu. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - Sebuah museum bertema panda raksasa menawarkan pengunjung untuk mendapatkan pengalaman interaktif yang dibuka untuk umum di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan di China barat daya.

Kota Chengdu disebut juga sebagai kota Panda, karena terdapat destinasi khusus untuk riset terhadap Panda. Di Tiongkok sendiri, Panda merupakan satwa khas negara ini, karena hanya bisa ditemukan di Tiongkok.

Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding merupakan destinasi wisata yang paling utama di Chengdu. Dikelilingi oleh dinding besar layar peka sentuhan dan pengaturan yang dirancang dengan cermat, Museum Panda Raksasa Chengdu memberikan pengalaman mendalam sambil mendemonstrasikan berbagai fakta menarik tentang spesies berharga serta sejarah, kebiasaan, dan upaya pelestarian panda China.

Destinasi ini merupakan tempat bagi panda untuk hidup, makan, dan berkembang biak. Di tempat ini, traveler bisa secara langsung menyentuh, berinteraksi, dan menggendong bayi panda yang imut dan menggemaskan. Momen ini bisa diabadikan dengan mengambil beberapa foto bersama anak panda sebagai kenang-kenangan saat traveling di Chengdu.

Museum seluas 7.179 meter persegi dengan tujuh bagian pameran ini dibangun oleh Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding. Pengunjung dapat mengakses berbagai informasi terkait panda raksasa dengan mengetuk layar yang dipandu oleh animasi panda.

Skenario yang mereproduksi lingkungan prasejarah tempat panda raksasa pertama kali muncul juga merupakan bagian dari presentasi.

Museum itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang panda raksasa dan hewan liar lainnya, dan meningkatkan kesadaran publik tentang lingkungan ekologi dan perlindungan hewan, kata basis penelitian, tujuan utama pecinta panda secara global.

Chengdu telah menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi traveler mancanegara. Kota Chengdu, tidak hanya memiliki sejarah yang memikat bagi masyarakat Tiongkok.

Namun, hingga sekarang kota ini masih menjadi kota perdagangan yang penting di Cina. Sebuah bentangan kota metropolis dengan sejarah panjang dan terkenal, menjadikan Chengdu dijuluki sebagai kota Surga Seribu Wajah.

Dimulai sebagai pusat perdagangan kemudian dikembangkan sebagai tempat pariwisata, maka Chengdu telah berkembang menjadi tujuan wisata bagi masyarakat dunia. Meskipun terbilang masih cukup berkembang, namun traveler tidak perlu khawatir saat berwisata ke kota Chengdu.

Akomodasi berupa penginapan dari hotel berbintang lima hingga hostel telah tersedia di kota Chengdu. Traveler bisa memilih penginapan yang ramah dengan kantong yang bersahabat. Seperti The Temple House, Niccolo Chengdu, Diaoyutai Boutique Hotel Chengdu, Chendu Old Congde Alley, dan lain sebagainya.

Selain itu, Chengdu juga terkenal dengan Museum Teddy Bear di Chengdu adalah museum untuk Teddy Bear terbesar di dunia yang memiliki koleksi-koleksi khusus dari seluruh belahan dunia juga. Jika Anda berwisata ke Chengdu dengan keluarga dan anak, tempat ini bisa menjadi destinasi wisata utama karena sangat menarik. Para wisatawan tidak hanya akan menikmati boneka Teddy Bear saja, namun juga bisa belajar tentang sejarah, budaya dan film 3D tentang Teddy Bear. Dsy9

 

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…