Bahan Pokok Naik Jelang Ramadhan, Komisi B Minta Pemkot Lebih Peka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris komisi B DPRD Surabaya, Mahfudz. SP/Al Qomar
Sekretaris komisi B DPRD Surabaya, Mahfudz. SP/Al Qomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik, fenomena ini terjadi menjelang Bulan Suci Ramadhan. Maka dari itu Sekretaris komisi B DPRD Surabaya, Mahfudz mendesak Pemerintah Kota Surabaya agar lebih peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat. 

Terlebih Wali Kota Surabaya yang baru, Eri Cahyadi, menginginkan perubahan nyata di Kota Pahlawan. Salah satunya adalah mengubah kebiasaan lama, menjadi kebiasaan yang lebih baik.

"Menurut saya Ini belum terlambat. Ini Saat Pemerintah Kota harusnya lebih peka lagi untuk melihat bahan-bahan apa yang akan naik menjelang Ramadhan,” ungkap Mahfudz, Jumat, (9/4).

Mahfud menerangkan, Pemkot Surabaya harus cepat melakukan antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok dengan  memperbanyak supply ketika bahan pokok sudah mulai  langka supaya harga tetap stabil. 

"Ini menjadi kebiasaan ketika ada momen hari besar biasanya memang naik, karena permintaan lebih tinggi, sedangkan untuk supply-nya tetap. Hal itu mengakibatkan harga kebutuhan pokok menjadi naik. Satu bulan menjelang hari-hari besar, pemerintah harus mengintervensi harga dengan cara melakukan operasi pasar," terang Politisi PKB tersebut.  

Mahfudz, meski kenaikan bahan pokok jelang ramadhan sudah terjadi selama puluhan tahun, ia meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk mengubah stereotip itu. Seharusnya sebagai kota yang sudah lebih maju, hal-hal seperti ini tidak perlu terjadi. 

Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Pakis Surabaya, Romlah, mengatakan saat ini harga ayam potong mencapai Rp 36 ribu per kilonya, dari sebelumnya Rp 27 ribu.

"Harga dasar dari peternak juga sudah naik. Jadi kita sebagai pedagang juga harus menaikkan harga walaupun sedikit," katanya.

Selain ayam potong, untuk harga telur ayam berkisar Rp 23 ribu per kilonya dari harga Rp 19 ribu per kilo. "Untuk telur ayam biasanya kami mengambil dari Blitar dan Kediri," kata salah seorang pedagang telur bernama Rustam.

Guna mengendalikan lonjakan harga menjelang bulan Ramadhan ini Pemkot Surabaya akan gencar melakukan sidak dan operasi pasar. 

Kepala Dinas Perdagangan Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya pengendalian harga pasar di bulan Ramadhan. Diakui olehnya dari tren tahunan di Bulan Ramadhan banyak kejadian kenaikan harga yang cukup tinggi, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Sidak pasar akan kami lakukan untuk melihat tren harganya seperti apa. lalu analisa tren kenaikan sebabnya apa," kata Wiwiek di Surabaya. 

Pihaknya akan menyelidiki penyebab naiknya harga, baik dari sisi penjual, distributor, hingga di petani. "Itu kan bisa di-tracing. Baru kami laksanakan oprasi pasar yang menyasar langsung ke masyarakat,” kata Wiwiek.

Rencananya, sidak pasar akan dilakukan di pasar-pasar tradisional maupun pasar modern. Apabila ada yang tidak sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar aturan Kementerian Perdagangan, maka pemkot akan meminta pedagang menyesuaikan harga. Alq

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…